CEO Or PACAR

CEO Or PACAR
Bab 27 . Persiapan


__ADS_3

...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...


...Happy Reading...


..........❣..........


.......


Puk puk puk


Ney menepuk pelan pipi sang Abang, guna membangunkan si empu yang saat inu masih tertidur lelap di pangkuannya .


" Bang "


" Bangunnn..." teriak Ney sembari mencubit hidung Nathan .


" Huuhh..." Nathan terbangun sembari menyingkirkan tangan adiknya yang membuatnya sulit bernafas .


Ini adeknya ada bakat dalam hal bunuh membunuh kayaknya, atau ada dendam sama Abang sendiri .


" Lo niat bunuh gue apa gimana Dek ."


" Ntar nyesel kalau ngak punya Abang kayak gue ." ucap Nathan yang sudah mengumpulkan nyawanya, namun masih dalam posisi seperti sebelumnya .


" Ngak bakalan ."


" Nanti cari Abang lagi ."


" Minta Papa buat cariin ." balas Ney .


" Dikira Abang bisa dicari ."


" Modelan kayak gue itu langka Dek ."


" Limited edition ." balas Nathan dengan percaya diri .


Jangan terlalu percaya diri wahai Nathan, ntar kalau tingkat percayanya ketinggian, kalau tiba - tiba dijatuhin kan sakit .


" Heh...enggak ya ."


" Masih ada Abang - abang yang lebih sempurna ."


" Kun ge contohnya ."


Contohnya Ney sungguh luar biasa, sejauh ini, ini yang paling jauh .


" Siapa lagi coba itu ."


" Coba kasih contoh tu ya produk laki - laki dalam negeri Dek ."


" Udah tau Abang ngak kenal sama orang - orang yang biasa kamu sebutin itu ."


" Cintailah produk - produk dalam negeri Dek ."


" Ya gimana ya Bang ."

__ADS_1


" Produk luar lebih menyegarkan mata ." jujur Ney, jujur banget ini, tanpa ada 1% pun kebohongan disana .


" Ntah la Dek ."


" Pusing Abang ." ucap Nathan, kemudian ia duduk dan langsung berdiri .


" Bye Dek ."


" Abang mau mempersiapkan mental, jiwa dan raga dulu sebelum ketemu calon mertua ." Nathan pun berlalu dari sana .


" Mau ketemu calon mertua se pusing itu apa ." gumam Ney .


Maklum la ya, Ney belum terlalu mengerti akan hal itu .


💚💚💚


Cklek


Nathan masuk kedalam kamarnya dan langsung melangkah menuju kamar mandi .


Membersihkan diri dulu yakan, biar nanti pas ketemu calon mertua ngak malu - maluin banget .


Tak berapa lama, Nathan sudah keluar dari dalam kamar mandi, dengan handuk yang melilit pinggangnya .


Sedangkan tubuh bagian atas tak tertutupi sehelai benang pun, polos, mulus, dan ada roti sobek yang sengaja terpasang disana .


Sembari tangannya mengusap usap rambut dengan handuk kecil .


Ia segera melangkah memasuki walk in closed untuk berpakaian .


Karena pemilihan baju yang pas dapat menambah tingkat ketampanan seseorang .


Tapi kalau dasarnya ganteng, ya ganteng aja, cuma nambah dikit aja karena faktor pakaian yang dipakai .


Setelah beberapa saat, Nathan akhirnya memilih mengenakan kemeja berwarna cream dan celana panjang hitam .


Tak lupa ia memilih salah satu jam tangan berwarna hitam favourite nya .


Dan diakhiri dengan sepatu berwarna putih .


Namun sepatu ternyata bukanlah akhir, karena Nathan mengakhirinya dengan parfum yang ntah berapa kali ia push .


Lebih ke mandi parfum sepertinya .


" Udah oke ." ucap Nathan sembari berdiri di depan cermin .


Ia pun akhirnya keluar kamar .


Melangkahkan kakinya menuruni satu persatu anak tangga .


" Ney ." panggil Nathan dengan sedikit bertwriak ketika sudah berada di anak tangga terakhir.


" Neee..." teriak Ney yang masih berada di ruang keluarga .


Betah banget Ney disitu .

__ADS_1


Udah posisi nyaman sepertinya .


Mendengar balasan dari Ney, Nathan langsung menuju ke sumber suara .


" Dek ." panggil Nathan ketika sudah berada di belakang Ney duduk .


" Hm ..."


" Gimana penampilan Abang Dek ." Nathan memposisikan diri berdiri tegak di depan mata sang Adik .


Meminta komentar dari Adiknya ini soal penampilannya .


Ney pun melihat dari ujung kaki sampai ujung kepala dengan teliti, cewek emang gitu, harus detail .


" Oke ."


" Terkesan rapi tapi ngak formal kali ." komentar Ney .


" Udah pas kan Dek buat ketemu calon mertua ? ."


" Udah udah ."


" Buruan otw Bang ."


" Ntar pintu rumahnya Kak Cia keburu ditutup ." ucap Ney .


Padahal kalau udah ditutup, ya tinggal dibuka lagi .


" Abang pergi dulu. "


" Baik - baik dirumah ya Adek Abang ." ucap Nathan sembari mengusap rambut Ney, namun lebih ke membuat rambut dang Adik berantakan .


Lalu Nathan dengan langkah lebar melarikan diri dari harapan sang Adik, sebelum suara petir Ney memekakkan telinganya .


" Ihh..."


" Kebiasaan sukanya berantakin ." geruru Ney .


..........❣..........


...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...


...See You Next Chapter...


...Bye Byee...


Rengat Barat


Sabtu, 07 Oktober 2023


Pukul 22.10 Wib .


...Salam Sayang Dari Namja Chingu...


...Lee Haechan ❤...

__ADS_1


...Author kembali lagi ini dari fase hibernasi satu bulan ...


__ADS_2