
...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........❣..........
.......
Puk puk puk
Ney menepuk pelan pipi sang Abang, guna membangunkan si empu yang saat inu masih tertidur lelap di pangkuannya .
" Bang "
" Bangunnn..." teriak Ney sembari mencubit hidung Nathan .
" Huuhh..." Nathan terbangun sembari menyingkirkan tangan adiknya yang membuatnya sulit bernafas .
Ini adeknya ada bakat dalam hal bunuh membunuh kayaknya, atau ada dendam sama Abang sendiri .
" Lo niat bunuh gue apa gimana Dek ."
" Ntar nyesel kalau ngak punya Abang kayak gue ." ucap Nathan yang sudah mengumpulkan nyawanya, namun masih dalam posisi seperti sebelumnya .
" Ngak bakalan ."
" Nanti cari Abang lagi ."
" Minta Papa buat cariin ." balas Ney .
" Dikira Abang bisa dicari ."
" Modelan kayak gue itu langka Dek ."
" Limited edition ." balas Nathan dengan percaya diri .
Jangan terlalu percaya diri wahai Nathan, ntar kalau tingkat percayanya ketinggian, kalau tiba - tiba dijatuhin kan sakit .
" Heh...enggak ya ."
" Masih ada Abang - abang yang lebih sempurna ."
" Kun ge contohnya ."
Contohnya Ney sungguh luar biasa, sejauh ini, ini yang paling jauh .
" Siapa lagi coba itu ."
" Coba kasih contoh tu ya produk laki - laki dalam negeri Dek ."
" Udah tau Abang ngak kenal sama orang - orang yang biasa kamu sebutin itu ."
" Cintailah produk - produk dalam negeri Dek ."
" Ya gimana ya Bang ."
__ADS_1
" Produk luar lebih menyegarkan mata ." jujur Ney, jujur banget ini, tanpa ada 1% pun kebohongan disana .
" Ntah la Dek ."
" Pusing Abang ." ucap Nathan, kemudian ia duduk dan langsung berdiri .
" Bye Dek ."
" Abang mau mempersiapkan mental, jiwa dan raga dulu sebelum ketemu calon mertua ." Nathan pun berlalu dari sana .
" Mau ketemu calon mertua se pusing itu apa ." gumam Ney .
Maklum la ya, Ney belum terlalu mengerti akan hal itu .
💚💚💚
Cklek
Nathan masuk kedalam kamarnya dan langsung melangkah menuju kamar mandi .
Membersihkan diri dulu yakan, biar nanti pas ketemu calon mertua ngak malu - maluin banget .
Tak berapa lama, Nathan sudah keluar dari dalam kamar mandi, dengan handuk yang melilit pinggangnya .
Sedangkan tubuh bagian atas tak tertutupi sehelai benang pun, polos, mulus, dan ada roti sobek yang sengaja terpasang disana .
Sembari tangannya mengusap usap rambut dengan handuk kecil .
Ia segera melangkah memasuki walk in closed untuk berpakaian .
Karena pemilihan baju yang pas dapat menambah tingkat ketampanan seseorang .
Tapi kalau dasarnya ganteng, ya ganteng aja, cuma nambah dikit aja karena faktor pakaian yang dipakai .
Setelah beberapa saat, Nathan akhirnya memilih mengenakan kemeja berwarna cream dan celana panjang hitam .
Tak lupa ia memilih salah satu jam tangan berwarna hitam favourite nya .
Dan diakhiri dengan sepatu berwarna putih .
Namun sepatu ternyata bukanlah akhir, karena Nathan mengakhirinya dengan parfum yang ntah berapa kali ia push .
Lebih ke mandi parfum sepertinya .
" Udah oke ." ucap Nathan sembari berdiri di depan cermin .
Ia pun akhirnya keluar kamar .
Melangkahkan kakinya menuruni satu persatu anak tangga .
" Ney ." panggil Nathan dengan sedikit bertwriak ketika sudah berada di anak tangga terakhir.
" Neee..." teriak Ney yang masih berada di ruang keluarga .
Betah banget Ney disitu .
__ADS_1
Udah posisi nyaman sepertinya .
Mendengar balasan dari Ney, Nathan langsung menuju ke sumber suara .
" Dek ." panggil Nathan ketika sudah berada di belakang Ney duduk .
" Hm ..."
" Gimana penampilan Abang Dek ." Nathan memposisikan diri berdiri tegak di depan mata sang Adik .
Meminta komentar dari Adiknya ini soal penampilannya .
Ney pun melihat dari ujung kaki sampai ujung kepala dengan teliti, cewek emang gitu, harus detail .
" Oke ."
" Terkesan rapi tapi ngak formal kali ." komentar Ney .
" Udah pas kan Dek buat ketemu calon mertua ? ."
" Udah udah ."
" Buruan otw Bang ."
" Ntar pintu rumahnya Kak Cia keburu ditutup ." ucap Ney .
Padahal kalau udah ditutup, ya tinggal dibuka lagi .
" Abang pergi dulu. "
" Baik - baik dirumah ya Adek Abang ." ucap Nathan sembari mengusap rambut Ney, namun lebih ke membuat rambut dang Adik berantakan .
Lalu Nathan dengan langkah lebar melarikan diri dari harapan sang Adik, sebelum suara petir Ney memekakkan telinganya .
" Ihh..."
" Kebiasaan sukanya berantakin ." geruru Ney .
..........❣..........
...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
Rengat Barat
Sabtu, 07 Oktober 2023
Pukul 22.10 Wib .
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
...Lee Haechan ❤...
__ADS_1
...Author kembali lagi ini dari fase hibernasi satu bulan ...