
...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........❣..........
.......
" Mau mampir beli mie ayam langganan ngak Dek ? ." tanya Ray yang sedang fokus menyetir .
" Mau mau ..."
" Sampai lupa kalau nanti kita lewatin tempat mie ayam Mbah Sri ." Cia menepuk jidat nya .
Bisa - bisa nya ia melupakan mie ayam langganannya itu .
Tak berapa lama, Ray sudah memarkirkan mobilnya di depan tempat mie ayam tersebut .
" Turun Dek ."
" Beli seperti biasa ." perintah Ray sembari memberikan dompetnya ke sang Adik .
" Okey ." dengan semangat Cia keluar dari mobil .
Sepuluh menit berlalu .
" Ah...panas ." keluh Cia yang baru saja mendudukkan diri di kursi samping kemudi .
Namun sebelumnya ia menaruh mie ayam ke kursi belakang .
" Emang ya Dek ."
" Lo itu ngak bisa banget kena panas ."
" Mau tinggal di kutub aja ngak Dek ? ." tawar Ray sembari mengambil tisu dan membantu mengelap keringat di dahi Cia .
" Yuk Bang ke kutub ."
" Mana tau bisa bestie an sama Haechan ." jawab Cia santai .
" Di kutub ngak ada Haechan - Haechan yang kamu maksud itu Dek ."
" Ya Allah ."
" Untung lo Adek gue ." Ray menggelengkan kepalanya .
" Kan Haechan emoji nya beruang Bang ."
" Abang ngak tau sih. "
" Ya Abang mana kan tau Dek ."
" Kalau ditanya tentang saham ."
" Abang pasti tau ." Ray tak habis fikir .
Tingg
Suara notifikasi handphone Cia menyudahi pembicaraan antara seorang Abang dan Adiknya .
Dengan cepat Cia mengambil handphonenya dari dalam tas .
...Pak Nathan...
Gimana hari libur nya ?
Ngak gimana - gimana
Ada cerita apa hari ini ?
^^^Cuma pulang kerumah^^^
^^^Trus ke kantor Abang^^^
Besok pulang ke apart ?
^^^Iya, mungkin besok sore^^^
Mau dijemput ?
^^^Ngak usah, kan aku bawa mobil sendiri^^^
Yaudah kalau gitu
Jangan lama - lama disana ya
Jangan minta tambah cuti
^^^Iya, ngak bakalan minta tambah cuti^^^
^^^Ngak berani juga^^^
^^^Soalnya bos nya galak^^^
Galak - galak gini juga pacar kamu
^^^Idih, pacar aku kan Haechan^^^
Yaudah, aku jadi selingkuhan kamu juga gpp
Cepat pulang ya sayang
Aku Rindu
Dammmmmm
Senyum manis sembari salah tingkah langsung mendera Cia .
Efek kata rindu Nathan memang ngak main - main
" Lo kenapa Dek ? ."
" Senyum - senyum sendiri ."
__ADS_1
" Ngak lagi kesambet setan kan ? ." tanya Ray sembari menempelkan telapak tangannya ke kening Cia .
Ini Ray lagi ngecek orang kesambet setan atau orang yang lagi demam ya .
" Setannya ngak mau sama orang cantik ." jawab Cia sembari menyingkirkan telapak tangan Ray dari keningnya .
" Lo punya pacar ya Dek ? ." tanya Ray sembari melirik Cia dengan tajam, setajam omongan netijen .
Cia yang mendapat pertanyaan itu seketika terdiam .
" Mampus gue ."
" Mami, tolong anakmu ini ." ucap Cia dalam hati .
" Siapa ? ." tanya Ray lagi, karena ia yakin jika pertanyaan yang tadi ia tanyakan pasti jawabannya adalah iya .
Paham banget Ray dengan gelagat sang Adik .
Cia sedang jujur atau bohong saja Ray pasti tau .
" Nn Nathan ." jawab Cia sembari menahan nafasnya .
Hati - hati Ca, ntar kebablasan tahan nafas hingga ke alam lain .
" Nathan Wiratama ? ." tanya Ray lagi .
Dan Cia menjawab dengan anggukan dengan hati yang dag dig dug .
Walaupun sebenarnya Ray sudah mengetahui jika Nathan sedang mendekati Cia .
Jangan Tanya Ray tau darimana .
Karena mata - mata Ray ada dimana mana, namun untungnya Ray tidak tahu mengenai Cia yang tidur seranjang dengan Nathan .
Suatu keberuntungan bagi Cia karena hal itu tidak diketahui oleh Abangnya .
Mungkin hari dimana tragedi apartemen Nathan, Ray sedang khilaf, yang mana membuat Cia aman hingga saat ini .
Kalau Ray sempat tahu, bisa - bisa Cia dan Nathan di nikahin saat itu juga .
Cia perlu bersyukur banyak - banyak pokoknya .
" Sejak kapan ? ."
Ray sedang dalam mode introgasi .
Karena bagi Nathan, ia harus melindungi Adiknya dari para buaya rawa diluar sana .
Jika menginginkan Adik tersayang nya, harus melewati ia, Rey dan tentunya sang Papi .
" Beberapa hari yang lalu ."
" Bawa Nathan kerumah ."
" Bilang kalau Abang yang minta ." ucap Ray .
Ray harus menilai bagaimana sikap Nathan ketika bertemu keluarga dari pasangannya .
Kalau masalah sifat Nathan dalam pekerjaan, Ray tentunya sudah mengetahui hal itu, karena Ray mengenal Nathan .
" Nanti Adek bilang ke Nathan ." jawab Cia .
Bertambah satu pekerjaannya, yaitu meminta Nathan berkunjung kerumah atas perintah Abangnya ini .
" Jadi pacar belum ada seminggu aja udah disuruh kerumah ."
" Gini ni kalau pacarin cewek yang punya Abang posesif ." batin Cia .
Semoga esok Nathan baik - baik saja ketika bertemu tiga pria dirumahnya .
" Abang minta Nathan kerumah karena kalian sudah sama - sama dewasa ."
" Dan Abang ngak mau kamu pacaran hanya untuk main - main ."
" Abang juga ngak mau kalau kamu pacaran sama orang yang tidak berfikir untuk serius sama kamu ."
" Karena kamu Adek perempuan satu - satunya ."
" Harus banget dijaga ketat sebelum mendapat laki - laki terbaik yang bisa membahagiakan kamu ." ucap Ray dengan serius .
Nah, kalau Ray sudah berbicara dengan serius gini, Cia harus benar - benar mendengarkan dan mencerna kata yang diucapkan Ray .
" Jangan lupa bilang ke Nathan ."
" Abang tunggu dirumah ."
" Iya ."
" Nanti Adek bilang ."
" Tapi tunggu Nathan ngak sibuk banget ya Bang ." ucap Cia .
Karena ia tahu betapa sibuk nya Nathan .
" Sesibuk sibuk nya cowok ."
" Kalau dia sayang ."
" Pasti bakalan diusahakan ."
" Kalau dia beneran sayang dan serius sama kamu ."
" Dia pasti bakalan kerumah dalam minggu ini ."
" Atau bahkan ngak akan sampai dua hari dari kamu bilang ke dia ."
" Dia pasti usahain semampu nya ."
Ray sebagai laki - laki pasti bisa memahami jalan fikiran sesama lelaki .
Ngak ada tu yang namanya ngak bisa ngabarin, atau jika sang kekasih membutuhkannya, ia beralasan sibuk .
Semua itu bukan tentang kesibukan, namun prioritas .
__ADS_1
...💚💚💚...
Cia baru saja merebahkan diri ke atas ranjang, masih dengan rambut yang setengah basah .
Nanana...nananana
Dering handphone milik Cia .
Ia mengulurkan tangannya guna mengambil handphone yang tadi ia letakkan di atas meja nakas .
" Hallo ."
" Assalamualaikum ." jawab Cia .
" Waalaikumsalam Sayang ."
" Lagi sibuk ngak ? ." tanya Nathan dari seberang telfon .
" Enggak ."
" Lagi nyantai ."
" Sambil rebahan ." jawab Cia sembari memeluk boneka lumba - lumba yang mirim Chenle .
" Besok jadi pulang ? ."
" Jadi ."
" Tapi agak sorean mungkin ."
" Kenapa gitu ? ."
" Kamu baik - baik aja kan ? ." tanya Nathan yang mulai khawatir.
" Gpp ."
" Enak aja kalau nyetir sore - sore ."
" Lagian jarak rumah ke apart ngak jauh banget ."
Karena jarak rumah ke apart tak lebih dari satu jam .
" Kabarin kalau mau berangkat ." ucap Nathan .
" Iya, besok kalau mau otw dikabarin ."
" Oiya ."
" Aku mau bicara sesuatu ." ucap Cia, yang langsung membuat Nathan bertanya tanya dalam hati .
" Bicara apa yang ? ."
" Bang Ray tau kalau kamu pacar aku ." beritahu Cia .
" Apa kata Bang Ray ? ." tanya Nathan .
" Bag Ray minta kamu kamu kerumah ."
" Bisa ? ." tanya Cia .
" Aku usahakan ." jawab Nathan dengan nada serius .
" Tapi mungkin aku bisa kerumah kamunya malam ."
" Karena besok atau lusa aku ngantor dari pagi sampai sore ."
" Kamu kan juga tahu jadwal aku yang padat seperti jalan soebrantas pas malam minggu ."
" Iya, aku tahu ."
" Besok malam aku usahakan ya sayang ." ucap Nathan .
" Iya ."
" Eh, kalau kamu kerumah besok malam ."
" Berarti aku sehari bolak balik dong ." keluh Cia ketika ia menyadari akan hal itu .
" Kamu dirumah aja dulu ."
" Tunggu aku kesana ."
" Pulang ke apart nya bareng ." ucap Nathan memberi solusi .
" Trus mobil aku gimana ? ."
" Aku ke kantor nya pakai apa ? ." tanya Cia .
Bagaimana nasibnya jika tidak memiliki kendaraan di apart .
" Mobil kamu biar nanti dibawa sama supir aku ."
" Kamu sama aku ."
" Yaudah kalau gitu ." Cia mengikuti saran Nathan .
Mungkin itu adalah solusi yang terbaik .
..........❣..........
...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
Rengat Barat
Selasa, 11 Juli 2023
Pukul 20.06 Wib .
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
__ADS_1
...Lee Haechan ❤...