CEO Or PACAR

CEO Or PACAR
Bab 22 . Sepi Versi Nathan


__ADS_3

...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...


...Happy Reading...


..........❣..........


.......


Pagi ini Nathan memilih untuk tidak ke kantor, katanya sih percuma ke kantor kalau ngak ada ayang .


Wihh...ayang


Dan saat ini ia sedang menikmati roti bakar dengan selai durian asli, kombinasi yang sempurna sekali bukan untuk Nathan, sang pencinta durian akut .


" Ngak ngator Bang ? ." tanya Mama yang sedari tadi memperhatikan Nathan yang sedang menikmati roti bakar dengan hanya memakai baju tidur berwarna navy .


" Enggak Ma ."


" Lagi pengen libur ."


Enak ya jadi CEO, bisa libur sesuka hati, asalkan tidak ada jadwal yang mendesak .


" Tumben banget kamu pengen libur ."


" Biasanya juga dikantor terus sampai lupa pulang ." Nah, Mama tahu banget perangai anaknya yang satu ini.


" Dikantor sepi Ma ." jawab Nathan, sepi yang dimaksud memiliki arti tersendiri .


" Perasaan Mama kantor kamu karyawannya banyak ."


" Ngak mungkin banget kalau sepi. " elak Mama .


Ini kantor dengan karyawan yang banyak, yakali dibilang sepi, kuburan kali sepi .


" Kamu aneh - aneh aja ." Mama menggelengkan kepalanya, ia jadi pusing sendiri menghadapi putranya .


" Sepinya versi beda Ma ." Nathan berusaha menjelaskan .


" Beda apa ? ."


" Sepi ngak ada bagian - bagiannya Bang ." Mama masih menanggapi ucapan putranya .


" Beda Ma ."


" Ini sepi karena Cia libur ."


" Kan sepi nya beda Ma ."


" Hati Nathan yang sepi ." ucap Nathan, kalau idah bucin ya gini .


" Ya Allah Bang ."


" Daritadi Mama udah mikir keras ."


" Eh tau ya gini ."


" Kamu kalau lagi bucin buat Mama pusing ." Mama memijat pelipisnya pelan, tidak menyangka akan fikiran putra satu - satunya ini .


CEO kok gini ya kalau lagi bucin, seperti ada saraf otak yang terputus .


" Mama juga sering buat pusing kalau lagi bucin sama Papa ."


" Mana manja - manjaannya di depan aku sama Ney ." Nathan berusaha membela diri, walaupun pastinya kalah telak .


" Nikah Bang nikah ."


" Biar bisa saingan sama Mama ."


" Tunggu bentar Ma ." jawab Nathan .


" Bentar nya berapa lama ? ."


" Mama udah pengen gendong cucu ."


" Trus bisa dibawa arisan ." Mama sudah membayangkan ia membawa cucunya ke arisan .


" Mama pengen punya cucu cuma buat dibawa arisan ."


" Wah... ."


" Kasian anak aku besok Ma ."

__ADS_1


" Bukannya dibawa jalan - jalan keliling taman bermain atau Mall ."


" Malah dibawa ke kumpulan Mama - Mama yang pasti cuma bisa dengerin gibahan yang ngak habis - habis ."


" Kasihan banget kan Ma ." ucap Nathan dengan nada yang mendramatisir, seperti drama - drama yang kalau mau ketabrak mobil bukannya menghindar, tapi malah teriak jejeritan.


" Kan habis itu bisa Mama bawa jalan - jalan sepuasnya ."


" Udah deh kamu cepetan nikah aja Bang ."


" Trus kasih Mama cucu ."


" Secepatnya ya Bang ."


" Mama tunggu loh ."


" Mama mau ngurus taman mawar dulu deh sebelum ngurus cucu ." Mama kemudian berlalu menuju taman mawar kesayangannya .


" Baru juga taken ."


" Udah dimintain cucu ."


" Mama siapa coba yang gini ." gumam Nathan sembari menggelengkan kepala nya .


Nathan mengambil handphone dari dalam kantong celana, membuka aplikasi chat .


...Caca ❤...


^^^Udah makan ?^^^


Nathan menuliskan chat dan mengirimnya .


Tak lama


Ting


...Caca ❤...


Belum


Setelah membaca chat dari Cia, Nathan membuka aplikasi pemesanan makanan online, memesan beberapa makanan, snack beserta minuman kekinian yang biasa disukai para perempuan .


Memesan dan membayar melalui pembayaran online, dengan alamat penerima adalah rumah Cia .


Nathan lebih memilih langsung bertindak untuk menunjukkan kasih sayangnya .


💚💚💚


" Liburan ..." Cia terbangun dengan semangat full pagi ini, efek libur ya gini .


Apalagi saat ini ia sedang berada di rumah orang tuanya, semalam ia pulang kerumah, selagi libur ya kan .


Ia mengambil laptopnya dari dalam laci nakas, berniat untuk menikmati hari libur dengan rebahan dan menonton sepuasnya .


Ting


Bunyi notifikasi chat masuk di handphone Cia yang terletak di sebalahnya .


Mengambil handphone dan membuka chat tersebut, yang berasal dari kekasih yang barunya, iya baru, baru juga taken kemarin.


" Pagi - pagi ditanya udah makan apa belum ."


" Ya pasti belum la ."


" Kasur masih lebih nyaman dibandingkan meja makan ."


" Kan menikmati hari libur ."


Cia membalas chat Rafa, menjawab bahwasanya ia belum makan .


Setelah membalas chat dari kekasih tercinta, Cia melanjutkan kegiatan menatap fokus layar laptop di hadapannya, sembari menumpukan kepala di atas boneka lumba - lumba yang mengingatkan akan dolphin kesayangan sijeuni .


Setengah jam berlalu .


Tok tok tok


" Non Cia ." panggil Bibi dari luar kamar .


Mendengar ketukan pintu dan suara panggilan, Cia beranjak dari kasur nya dan berjalan menuju pintu .


Cklek

__ADS_1


" Kenapa Bi ? ." tanya Cia ketika sudah saling berhadapan dengan Bibi .


" Ini non ada kiriman ." Bibi menyerahkan dua paper bag ke Cia .


" Loh...dari siapa Bi ? ."


" Perasaan aku ngak ada pesan apa - apa deh ." gumam Cia heran, kenapa tiba - tiba ada pesanan untuknya.


Ia menerima paper bag tersebut .


" Makasih ya Bi ."


" Sama - sama non ."


Cia kembali masuk ke kamar setelah Bibi berlalu dari hadapannya .


Kembali ke atas ranjang, Cia membuka paper bag yang pasti berisi makanan, karena sudah terlihat jelas dari tulisan di paper bag tersebut .


" Ini kurirnya salah alamat apa gimana ."


" Tapi ngak mungkin juga salah yakan ." Cia masih sempat - sempatnya berfikir sembari mengeluarkan isi dari dalam paper bag.


Ting


" Selamat makan sayang ."


Isi chat dari Rafa yang baru saja Cia baca, ia langsung membalasnya dengan mengetikkan


" Makasih sayang ."


" Fix sih ini kalau Nathan yang mengirimkannya makanan ." ucap Cia .


Ia pun kembali mem play drama yang tadi ja pause sembari mulai menikmati makanan di atas ranjang, jangan dicontoh ya kebiasaan Cia yang suka makan diatas ranjang .


" Gue punya pacar pengertian banget ."


" Ngak cuma tanya udah makan atau belum trus disuruh makan ."


" Tapi langsung sat set kirim makanan ."


" Kan jadi tambah sayang ." ucap Cia sembari tersenyum manis, kalau Nathan melihatnya, pasti langsung salting, percaya deh .


Sedangkan di belahan alam lain, eh belahan bumi lain maksudnya .


Nathan kembali memulai pekerjaannya yang tadi tertunda karena membalas chat dari pacar barunya, iya in deh yang baru punya pacar, lagi masa manis - manisnya .


Americano delapan shot punya Jaemin saja terasa manis kalau lagi bucin, efek cinta memang luar biasa .


Tapi terkadang kalau lagi dilanda afek cinta


, susah bedain antara bucin sama bego, beda tipis .


Banana...nananana


Nada dering ponsel Cia berbunyi, pertanda ada telephone masuk .


" Caaaa ." teriak Qia saat Cia baru saja menggeser tombol hijau.


" Pelan woy pelan ."


" Sakit telinga gue ." ucap Cia kesal sembari menutup kedua telinganya dengan kedua tangan .


Turut prihatin wahai telinga Cia .


..........❣..........


...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...


...See You Next Chapter...


...Bye Byee...


.......


Rengat Barat


Jum'at, 30 Juni 2023


Pukul 21. 20 Wib .


.......

__ADS_1


...Salam Sayang Dari Namja Chingu...


...Lee Haechan ❤...


__ADS_2