CEO Or PACAR

CEO Or PACAR
Bab 5 . Kencan


__ADS_3

...Jangan Lupa Vote Dan Comment Yaa...


...Happy Reading...


..........❣..........


.......


" Mama telfon Nathan dulu buat jemput kita sekalian bawa tas kamu " .


" Iya Ma ."


Saat ini keduanya sedang berada di restauran sushi untuk sekedar ngemil, iya ngemil .


Kan cuma sushi, jadi camilan bukan makan berat .


Keduanya menunggu sekitar lima belas menit disana sebelum telfon Mama berbunyi .


" Mama di restauran sushi xxxx Bang ."


" Iya Mama tunggu ."


" Nathan udah di parkir ."


" Bentar lagi sampai ." ujar Mama kepada calon menantunya itu, padahal kenyataannya Qia masih berstatus calon pacar anaknya .


Tak berapa lama Rafa sudah duduk di sebelah Qia .


" Kamu jalan aja dulu sama Qia bang ."


" Mama biar pulang dijemput supir ." Ucap Mama, ia memberikan waktu kepada keduanya untuk sekedar berkencan .


" Mama beneran gpp pulang sama supir ? ."


" Abang antar Mama dulu aja gpp ."


" Nanti kami bisa lanjut jalan habis antar Mama ." Nathan, ia tidak tenang sebenarnya jika sang Mama hanya pulang dengan supir, lebih aman jika ia sendiri yang mengantar .


" Iya Ma ."


" Kami antar Mama pulang dulu aja ya ." Bujuk Qia .


" Kan supir Mama juga masih dirumah ."


" Gpp Mama pulang sama supir aja ."


" Kalian nikmatin kencannya ya ."


" Mama duluan ."


" Bye ." Mama pun beranjak dari kursinya dan berlalu pergi .


" Saya juga pulang klau gitu Pak ." Nesya bersiap akan berdiri dari mejanya .


Namun tangannya dicekal oleh Nathan .


" Jangan ." Cegah Nathan .


" Loh Kenapa Pak ? ."


" Kan Mamanya Bapak udah pulang ."


" Ya saya juga pulang kalau gitu ." Qia .


" Mama belum pulang ."


" Pasti Mama lagi dilantai bawah beli sesuatu ."


" Kita jalan dulu aja ."


" Mumpung disini ." Nathan .


" Ya ya. "


" Mau nonton ? ." Tanya Nathan, ia mengeluarkan jurus merayunya .


" Emmm ." Qia berfikir sejenak, ia bingung menjawab apa .


Menolak ajakan nonton kan sayang, diterima takutnya film nya tidak sesuai dengannya .


" Mau nonton apa terserah kamu ."


" Beneran Pak ? ."


" Iya, hari ini saya ikutin mau kamu ."


" Yaudah kalau gitu ."


" Yuk Pak nonton ." Qia tanpa sadar menarik tangan Nathan untuk pergi .


" Eh tunggu dulu ."


" Tadi Mama udah bayar makan belum ? ." Tanya Nathan .


" Ngak tau, kayaknya sih belum ." Qiana .


" Kamu tunggu sebentar ."

__ADS_1


" Dilepas dulu tangannya ya sayang ." Ucap Nathan lembut, Nathan melapas tangan Qia dari lengannya .


Qia yang mendengarnya langsung melepaskan tangannya dengan kikuk, dan jangan lupakan wajahnya yang menahan malu .


Iya malu, malu banget malah .


Nathan pun berlalu dari sana untuk membayar .


" Ini tangan bisa - bisanya pakai acara gandeng tangan Pak Nathan ." Gumam Qia pelan .


Tak lama Nathan sudah berjalan ke arah meja .


" Yuk ." Ajaknya .


Qia pun berdiri, keduanya berjalan keluar dari restaurant .


💚💚💚


Keduanya duduk di kursi yang disediakan di sana .


Nathan beranjak dari kursi untuk menuju tempat pemesanan tiket .


" Mau nonton film apa ? ."


" Nonton film bias saya boleh Pak ? ." Tanya Qia pelan .


" Boleh ."


" Apa judulnya ? ." Tanya Nathan .


" NCT Dream The Movie ." Ucap Qia memberitahu .


" Oke , sebentar saya pesan ." Nathan pun berjalan menuju tempat pembelian tiket .


Tak lama Nathan sudah kembali dengan membawa dua tiket .


" Film nya satu jam lagi dimulai ."


" Mau jalan - jalan dulu ? ." Tawar Nathan .


" Jalan kemana Pak ? ." Qia .


" Ke Timezone gimana ? ."


Qia berfikir sejenak, ngak lama hanya beberapa detik .


" Yuk Pak ."


" Kayaknya seru ."


Namun kencannya versi pulang kerja , bisa dilihat dari pakaian kerja keduanya, walaupun Nathan sudah melepas jasnya, menyisakan kemeja putih saja .


" Pak mau capit boneka ." Qia menarik tangan Nathan menuju capit boneka .


" Bonekanya lucu ."


" Sebentar saya beli tiketmya dulu ." Nathan .


Tak lama Nathan sudah membawa beberapa tiket, cukup untuk mereka bermain selama satu jam .


Qia langsung mencobanya .


" Eh eh ."


" Yaahhh ." Qia gagal mendapatkan boneka tersebut .


Namun ia tidak menyerah, ia mencoba kembali .


" Huhhh gagal lagi ." Gerutu Qia .


Ia kesal sendiri jadinya .


Tapi memang sebenarnya ia kurang ahli dalam hal capit boneka, biasanya jika ia menginginkan boneka di dalam mesin capit , ia menyuruh Abangnya untuk bermain .


" Sini saya ajarin ." Nathan menaruh tangan Qia dan memegangnya .


Mengajarkan cara mencapit boneka yang benar .


Posisi mereka saat ini seperti sepasang kekasih hang sedang berpelukan .


Dengan fokus Qia melihat bagaimana mesin capit itu bergerak dan tangannya dituntun oleh Nathan .


" Yessss ." Qia langsung mengambil boneka itu .


Ia berteriak senang dan tanpa aba - aba memeluk Nathan .


Nathan ya dipeluk tentu dengan suka rela pasrah saja .


Jarang - jarang kan keberuntungan seperti ini, bukannya jarang, tapi memang belum pernah .


" Senang banget ? ." tanga Nathan kepada Qia yang saat ini masih berada di pelukannya .


Mungkin Qia terlanjur nyaman makanya peluknya lama .


" Senang banget ."


" Bonekanya lucu ."

__ADS_1


" Eh ."


" Maaf Pak ." Ucap Qia ketika ia tersadar sedang memeluk Nathan, ia langsung melepaskan pelukan mereka .


" Gpp ."


" Mau boneka yang mana lagi ? ." Nathan mencoba mencairkan suasana yang canggung ini .


" Mau yang biru ."


" Lucu juga soalnya ."


Dengan segera nathan memainkan mesin capit itu, dengan Qia yang senantiasa memperhatikan di sebelahnya sembari memeluk boneka pink yang baru saja di dapatkannya .


" Dapat lagi ." Qia senang, ia langsung mengambil boneka tersebut .


Nathan dengan semangat memainkan mesin capit tersebut berkali kali .


Hingga mereka mendapatkan total lima belas boneka yang saat ini dimasukkan kedalam plastik besar .


" Sebentar lagi film nya mulai ."


" Udah yuk Pak ."


" Bonekanya juga udah banyak banget ." Ucap Qia .


" Yaudah yuk ."


Nathan mengambil plastik berisi boneka dari tangan Qia .


Keduanya kembali menuju bioskop .


💚💚💚


Saat ini keduanya sedang duduk di kursi bagian tengah .


Keduanya menonton film sesuai kemauan Qia .


Ditemani dua hot chocolate dan popcorn .


Nathan yang baru kali ini menonton film seperti ini pun tampak tak terlalu fokus menonton film .


Ia hanya fokus memasukkan popcorn ke dalam mulut dan meminum hot chocolate nya .


Sedangkan Qia terlihat fokus menonton, sembari sesekali tersenyum melihat bujang - bujang kesayangannya .


Tak terasa film pun berakhir .


Keduanya keluar bioskop , tak lupa membuang sampah sisa makanan, menjaga kebersihan itu harus .


" Kita makan malam dulu ya sebelum pulang ." Ucap Nathan .


" Iya Pak ."


" Mau makan dimana ? ."


" Emm..."


" Kalau kita makan di angkringan taman kota gimana Pak ? ."


" Bisa makan sambil santai gitu ." ucap Qia menawarkan, ia lebih suka makan ditempat seperti itu daripada di restaurant .


" Boleh ."


Keduanya keluar dari Mall, jangan lupakan tangan Nathan yang masih membawa plastik besar berisi boneka, Nathan sudah seperti Abang - abang penjual boneka .


Nathan memasukkan plastik besar tersebut kedalam bagasi .


Membukakan pintu penumpang untuk Qia, kemudian ka mengitari mobil dan langsung masuk, duduk di kursi kemudi .


" Berasa beneran jadi pacar Pak Nathan kalau gini ." Batin Nesya .


Nathan melajukan mobilnya menuju taman kota .


..........❣..........


.......


...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...


...See You Next Chapter...


...Bye Byee...


.......


Rengat Barat


Senin, 13 Maret 2023


Pukul 18.50 Wib .


.......


...Salam Sayang Dari Namja Chingu...


...Lee Haechan ❤...

__ADS_1


__ADS_2