
...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........❣..........
.......
" Saya di bawah ." chat masuk dari Nathan, ingat ya ini dibawah apartemen, bukan dibawah dalam arti lain .
Takutnya fikiran jadi travelling kemana mana .
Cia baru saja membawa pesan tersebut .
" Gue pergi dulu ."
" Bye Qi ." Ucap Cia sembari melambaikan tangannya dan melangkah keluar apartemen .
Dengan langkah santai Cia menghampiri Nathan yang sedang berdiri di samping mobil menunggunya.
Dengan setelan celana panjang berwarna hitam dan kaus putih .
Terlihat simple namun menawan .
Itulah batin Cia berkata jujur .
Nathan membukakan pintu mobil untuk Cia .
Melihat hal itu Cia segera masuk mobil dan duduk dengan nyaman, iya nyaman, mobil Nathan memang senyaman itu, apalagi harganya, nyaman banget dikantong para CEO seperti Nathan .
Setelah Cia duduk nyaman, Nathan pun memutari mobil dan duduk di kursi kemudi .
Dan langsung mengemudikan mobilnya ke jalanan menuju kerumah keluarga besarnya, dimana sang Mama, Papa dan adiknya menunggu kedatangan mereka berdua .
Tapi yang paling ditunggu adalah Cia .
Sang pacar pura - pura, namun Nathan berharap semua itu menjadi suatu kenyataan .
Tak berapa lama mobil yang dikendarai Nathan memasuki gerbang rumah yang tinggi menjulang.
Ia menghentikan mobilnya di depan sebuah rumah bernuansa modern yang mewah, sangat menggambarkan bagaimana rumah seorang pemilik perusahaan .
Nathan keluar terlebih dahulu, kemudian membukakan pintu untuk Cia .
Nathan melingkarkan tangannya di pinggang Cia .
Cia tersentak akan perlakuan Nathan barusan .
" Bersikap se natural mungkin ."
" Seperti pasangan kekasih pada umumnya ." Ucap Nathan sebelum keduanya melangkah masuk kedalam rumah .
" Oke Cia, anggap aja sekarang yang ada di samping lo bukan Pak Nathan ."
" Tapi Haechan ."
" Pacar halu lo tersayang ." Batin Cia berkata .
Memasuki rumah keluarga Nathan .
" Eh calon mantu Mama udah dateng ." Sambut Mama kepada calon menantunya itu sembari cipika cipiki ala - ala perempuan .
Kemudian memeluk gadis itu .
Di samping mama ada Papa, dan juga Ney, adik Nathan satu satunya .
" Udah Ma, ajak calon mantu ke ruang makan ." Interupsi Papa .
" Ayo sayang kita makan malam dulu ."
" Mama udah masak banyak khusu buat kamu ." Ucap Mama kepada Cia .
Ntah kenapa Cia merasa nyaman dengan perlakuan Mama Wellin terhadapnya .
Kelima manusia berbeda jenis kelamin itu pun menuju ruang makan .
Nathan dan Cia yang duduk bersebelahan, Papa duduk di kursi kepala keluarga, Mama dan Ney duduk tepat di harapan Nathan dan Cia .
Mereka memulai makan malam .
Sepuluh menit berlalu tanpa ada yang berusra, hanya dentingan sendok dan piring .
Acara makan malam selesai, saat ini sedang memotong Cheese cake dan diletakkan ke lima piring .
" Mami iseng - iseng coba buat cheese cake ."
" Kamu cobain ya Cia ."
" Nanti kasih tau Mama gimana pendapat kamu ." Ucap Mama sembari meletakkan sepiring cheese cake di depan Cia .
" Cia coba ya Ma ."
Cia menyendok cheese cake dan memasukkannya kedalam mulut .
Satu kata untuk cheese cake buatan Mama.
" Enak dan lembut ."
" Meleleh di mulut ." Otak Cia berbicara setelah cheese cake itu masuk kedalam mulut .
" Gimana rasanya ? ."
__ADS_1
" Ada yang kurang ngak menurut kamu ? ."
" Enak Ma ."
" Enak banget ini ." Komentar Cia .
" Berarti percobaan Mama berhasil ." Ucap Mama senang .
Yang lain pun mulai menikmati cheese cake buatan Mama .
💚💚💚
" Ma, Abang antar Cia pulang ya ."
" Udah hampir jam sembilan ." Ucap Nathan kepada sang Mama .
" Cepat banget Bang ."
" Bentar lagi ya ."
" Mama belum puas ngobrolnya ." Pinta Mama.
Ya mereka saat ini sedang berkumpul dan mengobrol bersama di ruang keluarga .
" Ngak bisa ma ."
" Besok Cia ikut Abang ke bandung ."
" Jadi malam ini harus istirahat lebih awal ." Nathan .
" Ooo...yaudah antar Cia sekarang Bang ."
" Harus istirahat sebelum besok ke bandung sama kamu ." Ucap Mama.
" Cia pamit Ma , Ma ."
" Kakak pamit ya Ney ." Ucap Cia berpamitan kepada keluarga Nathan.
" Iya, hati - hati ya sayang ."
" Ingat bawa anak gadis orang Bang ." Peringat Papa.
" Kalau Bang Nathan bawa mobilnya ngak bener , Kak Cia jewer aja kupingnya ya ." Ucap Ney .
" Cia pamit ya ."
" Assalamualaikum."
" Abang pergi dulu ." Ucap Nathan.
Lalu ia mengajak Cia keluar rumah .
Keduanya memasuki mobil Nathan untuk menuju apartemen Cia .
💚💚💚
Cia memasukkannya pin apartemen.
Cklek
" Asalamualaikum wahai anaknya Pak Regan ." Ucap Cia sembari melangkah memasuki apartemen .
" Waalaikumsalam yang baru pulang dari rumah camer ." Kawab Qia, posisi Qia masih sama seperti tadi, yaitu duduk di sofa depan televisi.
"Gimana acara makan malam dirumah camer ? lancar ? ." Tanya Qia .
" Lancar dong ."
" Cia gitu ." Ucap Cia menyombongkan diri.
" Gimana Mama Papa nya pak Nathan pas ketemu lo ? ."
" Ngak gimana gimana ."
" Mereka baik ."
"Mama nya apalagi ."
" Baik bangett ." Jawab Cia .
Tring tring tring
Handphone Cia berbunyi .
" Iya Saya ."
" Baik sebentar ya ."
" Kenapa Ca ? ." Tanya Qia.
" Ada pesanan makanan online buat gue katanya ."
" Tapi perasaan gue ngak ada pesan apa - apa deh ." Ucap Cia, ia jadi heran sendiri .
Ini pesanan salah orang atau gimana.
Ada akhirnya Cia dan Qia turun bersama kebawah untuk mengambil .
" Dengan Kak Cia ? ." Tanya kurir tersebut .
" Iya saya ."
__ADS_1
" Ini kak ." Bapak tersebut memberikan paper bag lumayan besar kepada Cia .
" Makasih Pak ."
" Kalau boleh tahu, nama pemesannya siapa ya Pak ? ."
" Sebentar saya lihat ." Bapak tersebut membuka handphone nya .
" Dari atas nama Nathan kak." Jawab orang tersebut .
" Kalau begitu saya permisi ." Kurir tersebut pun berlalu .
" Pak Nathan Ca ? ." Tanya Qia .
" Ngak tau gue ."
" Tapi yang namanya Nathan dan gue kenal ya cuma Pak Nathan ."
Ting
Chat masuk ke handphone Cia .
" Saya tahu kami belum kenyang karena tadi makannya cuma sedikit ."
" Jadi saya pesankan makanan buat kamu ."
" Jangan lupa dimakan, jangan dianggurin kayak saya ." Isi pesan dari Nathan.
" Nah kan benar dari pak Nathan Qi. " Ucap Cia .
" Ni barusan orangnya chat gue ." Cia menunjukkan chat tersebut kepada Qia .
" Jangan dianggurin kayak saya ." Qia membaca chat tersebut kumudian terkikik.
" Kasian banget Pak Nathan dianggurin ...hahahahaha."
" Lo kalo ketawa nyeremin Qi ."
" Yok balik keatas ." Cia menyeret tangan Qia .
💚💚💚
Mentari mulai terbit, diiringi suara kokok
an ayam jago yang saling bersahutan.
Eh lupa, di kawasan apartemen ngak ada ayam jago.
Paling yang ada ayam kampus...upss
Cia mulai mengerjapkan matanya .
Ia segera bangkit, karena harus segera bersiap siap untuk perjalanan bisnis ke Bandung bersama Nathan hari ini .
Tiga puluh menit kemudian Cia sudah siap .
Tring tring tring
Cia mengangkat panggilan masuk di handphone nya.
" Saya tunggu dibawah ."
Tut tut tut
" Saya tungu dibawah ."
" Singkat banget Pak ya Allah ." Gerutu Cia .
Cia melangkah keluar kamar.
Tok tok tok
" Qi, gue berangkat." Ucap Cia berpamitan di depan pintu kamar Qia .
" Iya, hati - hati Ca ." Jawab Qia yang masih bergelung selimut karena saat ini masih pukul tujuh pagi .
" Jangan lupa oleh - oleh ." Pesan Qia .
Cia menyeret kopernya dan keluar dari unit apartemen .
Ia melangkah memasuki lift yang akan membawanya ke lantai bawah, dimana Nathan sedang menunggunya .
..........❣..........
...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
.......
Rengat Barat
Senin, 03 April 2023
Pukul 12.54 Wib .
.......
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
__ADS_1
...Lee Haechan ❤...