CEO Or PACAR

CEO Or PACAR
Bab 8 . Rahasia Lelaki


__ADS_3

...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...


...Happy Reading...


..........❣..........


.......


" Trus gimana kelanjutan Pak Nathan yang bilang mau tanggung jawab sama lo ? ."


" Ya gue ....."


" Gue ngak sempat jawab ."


" Kenapa gitu ? ."


" Harusnya lo jawab iya Ca ."


" Kalau gue ya langsung gue iyain ."


" Modelan Pak Nathan langka tau ."


" Ganteng iya, kaya jangan ditanya ."


" Kesejahteraan hidup udah pasti terjamin kalau sama dia ."


" Kalau soal playboy, kayaknya sih enggak ."


" Sampai detik ini gue belum pernah dapat gosip Pak Nathan punya pacar atau ada yang lagi dekat sama dia ."


" Tapi ya gitu ."


" Minus dinginnya aja ." Qia, ya benar kan kata Qia, modelan Nathan gitu langka


" Yeee..."


" Lo Mah mikirnya kejauhan ."


" Kalau aslinya Pak Nathan itu playboy gimana ? ."


" Pak Nathan yang bentukannya kayak gitu pasti gampang banget dapat pacar ."


" Yakin gue kalau dia buat kompetisi buat cari pacar pasti banyak banget yang antri ." Ucap Qia sungguh yakin sekali .


" Lo selama jadi sekretaris Pak Nathan pernah tau dia punya pacar ? ." Tanya Qia, keponya mulai nih .


" Selama ini gue ngak tau ."


" Tapikan gue cuma sekretarisnya ."


" Cuma ngurusin urusan kantor bukan urusan pribadinya ." Qia .


" Tapi kalau lagi sama lo , dia pernah ngak lagi balas chat sambil senyum - senyum gitu ? ." Ini Qia lagi mode Q&A .


" Ngak ."


" Pak Nathan kalau fokus sama handpgone nya ya palingan lagi nonton naruto ." ucap Cia memberitahu, jangan syok ya kalau Pak Nathan suka Naruto.


" What ...."


" Pak Nathan nonton naruto ? ." Qia syok, tidak menyangka Pak Nathan yang modelan seperti itu sukanya nonton naruto .


" Heeh ."


" Tapi bukannya wajar ya ."


" Setahu gue banyak cowok suka naruto deh ." ya Cia mewajari saja, biasa saja menurutnya .


" Abang gue juga suka ." tambahnya lagi .


" Bang Ray apa Bang Rey ? ."


" Dua duanya ."


" Gue baru tau ternyata cowok ganteng kayak Pak Nathan, Bang Ray sama Bang Rey sukanya naruto ."


" Heem ." Cia .


" Kita skip naruto dulu."


" Gue masih kepo tentang Pak Nathan ."


" Oke lo tadi ngak sempat jawab ."


" Mungkin waktunya ngak pas ." Ucap Qia .


" Trus kenapa lo ngak jawab aja pas kalian lagi jalan berdua tadi ." Ini Qia jadi gedek sendiri sama Cia .


" Ngak inget ."


" Gue sibuk main mesin capit boneka ."


" Eh ...."


" Boneka gueee ." Cia menyadari bahwa bonekanya tidak ada bersamanya saat ini .


" Boneka apa ? ." tanya Qia penasaran, apa lagi ini dengan boneka, trus bonekanya dimana ? perasaan disini ngak ada penampakan boneka.


" Boneka yang dapat dari mesin capit ."


" La trus bonekanya dimana ? ." Qia .


" Yah , pasti ketinggalan di mobil Pak Nathan ."

__ADS_1


" Huaaaa...."


" Gimana ini ."


" Bonekaa gueee ." Sedih Cia memikirkan bagaimana nasib bonekanya yang berada di dalam sekantung plastik besar tadi .


" Kan besok bisa diambil Ca ."


" Tapi ya lo berdoa aja semoga boneka lo masih utuh, belum dibuang sama Pak Nathan ."


" Ya Allah Pak Nathan baik yakan ."


" Ngak mungkin buang boneka Cia ." gumamnya bermonolog sendiri, Qia hanya mendengarkan .


💚💚💚


Malam ini Nathan pulang kerumah orang tuanya . karena sang Mama memintanya untuk pulang .


Ntah la ini hanya akal akalan sang Mama yang katanya kangen atau ini merupakan sesi Mama untuk menginterogasinya perihal sang Mama memergokinya sedang terlelap bersama Cia di apartemen .


" Assalamualaikum ." ucap salam Nathan memasuki kediaman orang tuanya .


" Waalaikumsalam ." jawab ketiga manusia yang sedang berkumpul di ruang keluarga .


Nathan mendudukkan diri di sofa, tepat disamping Ney yang sedang menonton drama di handphone nya .


" Bang ." Papa memanggil anak laki - laki satu satunya itu .


" Iya Pa ."


" Ikut Papa ke ruang kerja.


Papa beranjak menuju ruang kerja dengan Nathan yang mengikuti nya .


" Papa mau tanya ."


" Harus jawab jujur ." Ucap Papa mode serius .


" Iya Pa ."


" Mama bilang ke Papa ."


" Lihat kamu tidur berdua di apartemen sama sekretaris kamu ." Ucap Papa langsung ke intinya.


" Papa butuh penjelasan dari kamu Bang ."


" Yang Mama bilang benar ."


" Tapi kami berdua ngak melakukan sesuatu di luar batas ."


" Posisinya kemarin Abang sama Cia sama - sama lagi setengah sadar di party perusahaan ."


" Ntah gimana paginya ."


" Kami bangun di ranjang yang sama ." . Nathan menjelaskan kepada Papanya, namun ia men skip adegan yang menurutnya tidak perlu diketahui oleh sang Papa .


" Itu anak gadis orang Bang yang tidur seranjang sama kamu ."


" Ngak terjadi apa - apa Pa ."


" Kalau terjadi apa - apa sebenarnya juga gpp ." Eh Nathan kok keceplosan .


" Maksud kamu gimana ? ."


" Kalau terjadi apa - apa Abang harus tanggung jawab ."


" Emang Abang mau tanggung jawab ? ."


" Abang mau aja ."


" Kalau gitu kan ngak perlu susah payah deketin Cia ." Ini Nathan inginnya langsung gas halal sepertinya .


" Emang Abang suka sama sekretaris Abang itu ? ." Papa kok jadi kepo ya tentang perasaan putranya ini .


" Jujur ni Pah ."


" Abang udah lama suka sama Cia ."


" Tapi Abang belum berani deketin dia ."


" Masih nunggu waktu yang pas ." . Nathan jujur banget kalau sama Papa nya, mungkin emang lebih nyaman kalau curhat sesama lelaki .


" Tapi Mama bilang kalian udah pacaran ."


" Ini mana yang benar ? ."


" Mama juga bilang kalau tadi kalian juga pergi kencan ." Papa mulai bingung ini, harus percaya sama siapa .


" Ya Mama memang taunya kalau kita pacaran ."


" Yaudah Abang diem aja ."


" Mau ngelak pun susah ."


" Soalnya Mama lihat sendiri kami tidur satu ranjang ." Jelas Nathan .


" Trus gimana sekretaris kamu itu Bang ? ."


" Ya gitu Pa ."


" Tadi siang Mama juga ke kantor sama Adek ."


" Mama juga asal masuk ke ruangan ."

__ADS_1


" Pas posisi Cia lagi dipangkuan Abang ."


" Yaudah la ngak bisa ngelak apapun lagi ."


" Eh Mama malah tambah semangat dan ngira Cia beneran pacar Abang ."


" Sampai di ajak makan siang sama nge mall bareng ."


" Cia ngak bisa nolak ."


" Yaudah la kesempatan Abang kalau gini ."


" Mami kan pasti bakalan deketin Cia terus ."


" Kesempatan Abang buat deketin Cia lebih banyak dari yang lain kalau gitu." .


" Beneran suka sama sekretaris kamu itu ? ."


" Beneran Pah ."


" Abang usahain dia bakalan jadi menantu Papa. "


" Tapi Papa jangan bilang Mama kalau Cia bukan pacar Abang ya ."


" Biar aja Mama deketin Cia terus ."


" Oke Pa ? ." Pinta Nathan .


Ngak pa pa la sesekali memanfaatkan sang Mama untuk mendapatkan gadis pujaannya . eh pujaan .


" Okelah Papa turutin kamu ."


" Tapi jangan lama - lama ."


" Soalnya pasti Papa harus usaha keras ini buat ngak jujur sama Mama ."


" Oke Pa ."


" Semoga Cia cepetan jadi menantu Papa ."


" Papa harus doain ."


" Sipp Bang ."


Keduanya pun kembali menuju ruang keluarga untuk kembali berkumpul bersama .


" Besok Adek nebeng ya Bang ."


" Mau kumpul sama bestie di deket kantor Abang ." Pinta Ney .


Ya saat ini sekolah Ney libur, menyambut bulan suci Ramadhan .


" Kenapa ngak bawa mobil sendiri Dek ? ."


" Biasanya kan gitu ."


" Mobil adek lagi di servis ."


" Oo ."


" Tapi sayangnya besok Abang ngak ke kantor ."


" La kenapa ? ."


" Perasaan besok ngak hari libur. "


" Kan ngelibur ."


" Butuh mengistirahatkan otak sejenak ."


" Hmmm ." Ney mengangguk paham .


" Besok kamu bawa aja mobil Abang ."


" Oke deh ."


💚💚💚


" Kok ada boneka ."


" Banyak banget lagi ." Ucap Ney yang baru saja duduk di kursi kemudi mobil Nathan dan melihat ke arah kaca yang menghadap ke kursi belakang .


" Punya siapa ? ." Tanyanya penasaran .


..........❣..........


...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...


...See You Next Chapter...


...Bye Byee...


.......


Rengat Barat


Rabu, 22 Maret 2023


Pukul 20.25 Wib.


..." Selamat menunaikan ibadah puasa bagi para readers yang menjalankan ."...


.......

__ADS_1


...Salam Sayang Dari Namja Chingu...


...Lee Haechan ❤...


__ADS_2