
...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........❣..........
.......
Krauk
Krauk
Perjalanan keduanya ditemani oleh suara kunyahan snack keju Cia .
Nathan yang sudah paham jika Cia menyukai segala jenis makanan yang berbau keju itu sengaja mampir ke minimarket untuk membeli snack, membeli beberapa bungkus untuk teman perjalanan .
Pacar yang pengertian sekali bukan, tanpa Ciainta pun sudah dibelikan, semoga perhatiannya terus menerus ya, jangan pas awal - awal aja, seperti kebanyakan buaya rawa yang tersebar di seluruh penjuru dunia .
Sudah satu jam perjalanan yang mereka tempuh, dan Cia pun sudah mulai bosan jika hanya mengunyah snack yang bungkusnya ia peluk, ya gimana ngak dipeluk, orang Nathan beli snack seukuran karung beras lima kilogram, besarmya sebelas dua belas sama bantal .
Itu belinya ada tiga lagi, belum ditambah dua toples rolls keju, iya sih Cia suka snack keju, tapi ngak gini juga, kan capek ngunyahnya.
Aaaa
Cia menyodorkan rolls keju ke Nathan, meminta lelaki itu membuka mulutnya .
Membuka mulut tanpa mengalihkan pandangannya dari jalanan di depan mata, takut oleng, kan bahaya, mana bawa anak gadis orang lagi .
Bisa diamuk tiga laki - laki Nathan kalau Cia kenapa napa .
" Enak ngak ? ." tanya Cia .
" Enak "
" Tapi ngak gurih ."
Nathan mengemukakan pendapatnya mengenai rolls keju yang baru saja ia makan .
" Ya iya la ngak gurih ."
" Ini rolls bukan keripik ." Cia menggelengkan kepalanya pelan, heran sama jawaban Nathan .
" Yakan bener ngak gurih ."
" Tadi kamu tanya enak apa enggak ."
" Kan aku suka snack yang gurih - gurih ."
" Rasa micin baru enak ." Ini nih, si pecinta micin ya gini .
" Besok aku beliin micin satu kardus ."
" Trus ditabur diatas nasi ."
" Gurih banget pasti ." Bahkan Cia sudah membayangkan bagaimana rasanya, ia jadi ngeri sendiri .
" Boleh juga idenya ."
" Jangan lupa besok dibeliin ya ." Ide aneh gini malah mau di praktekkan sama Nathan .
Cia meletakkan punggung tangannya ke kening Nathan .
" Masih anget ."
" Belum panas ." ucapnya yang membuat Nathan mengernyit bingung .
" Kalau dingin nyawanya udah terbang ." komentar Nathan .
" Kamu tidur aja sayang ."
" Mana tau habis bangun jadi sehat ." perintah Nathan .
" Sehat gini juga ."
" Dikira sakit ." Cia tidak terima, ia masih sehat gini kok .
" Ia iya masih sehat ."
" Tidur aja gpp ."
" Nanti kalau udah sampai aku bangunin ." Nathan mengalah, daripada memperpanjang perdebatan diantara keduanya, masa baru beberapa hari pacaran udah berantem .
Cia yang memang butuh tidur siang itupun mulai mencari posisi nyaman dan perlahan kelopak matanya tertutup.
Tak lama, karena tidak mendengar suara apapun dari kursi sebelah, ia melirik sebentar, terlihat Cia sudah tertidur .
" Kenapa kalau lagi tidur malah makin gemesin. "
💚💚💚
Nathan memarkirkan mobilnya di parkir apartemen .
" Nyenyak banget tidurnya ."
__ADS_1
Bergegas keluar mobil, berjalan memutar dan membuka pintu tepat di sebelah Cia secara perlahan, takut membangunkan sang empu yang sedang tertidur dengan nyenyak nya.
Mengalungkan tangan Cia ke leher nya dan menggendong ala bridal style.
Berjalan pelan menuju lift apartemen lalu masuk ke dalam lift .
Ting
Tok tok tok
Cklek
" Eh ..."
" Pak Nathan ."
" Cia kenapa Pak ? ." tanya Qia ketika melihat sang sahabat dalam gendongan si bos .
" Tidur ."
" Masuk Pak ." Qia mempersilakan.
Ia menunjukkan jalan kamar Cia, membantu membuka pintu kamar agar Nathan mudah untuk masuk .
Merebahkan Cia ke atas ranjang .
" Biar saya aja Pak ." cegah Qia ketika Nathan akan membuka hells Cia .
" Saya kebawah dulu ambil oleh - oleh ." ucap Nathan yang kemudian berlalu .
" Caa..."
" Woyy Ca ."
" Bangun lo ." Qia berusaha membangunkan Cia sambil menepuk nepuk pipinya.
Eughhh
Cia mulai terusik .
" Bangun lo ."
" Lo tidur apa pura - pura inalillahi. " cerocos Qia kesal .
" Ha kenapa lo ? ." tanya Cia ketika sudah membuka matanya dengan susah payah sekuat jiwa raga .
" Tidur rasa hibernasi ya gini ."
" Digendong bos sampai kamar ngak bangun juga ."
" Kok gue udah dikamar "
" Perasaan tadi gue tidur dimobil deh ." ya seingatnya tadi ia tidur di mobil, kok tiba - tiba udah dikamar aja, kenapa bisa ya, padahal Cia lagi ngak pinjam kekuatannya KAI .
Cklek
Pintu kamar terbuka, menampilkan sosok Nathan yang ditangannya ada tiga paper bag ukuran besar .
" Oleh - olehnya aku taruh sini ." Nathan meletakkan paper bag ke sudut ruangan .
" Makasih ." Cia .
Lalu melangkah mendekati ranjang .
Membenarkan anak rambut yang menutupi wajah Cia .
" Lanjutin tidurnya ."
" Aku pulang dulu ."
" Besok libur dulu ngantornya ."
" Bye sayang ." setelah mengucapkan itu, Nathan berlalu dari kamar Cia .
" Hati - hati dijalan ." ucap Cia ketika Nathan berjalan menuju pintu .
Nathan hanya mengangguk meng iyakan ucapan kekasihnya itu.
Cklek
Pintu kamar Cia kembali tertutup .
" Oleh - olehnya tolong masukin ke kulkas ."
" Gue mau lanjut tidur ."
" Besok lo bisa interogasi gue sepuasnya ."
" Dah sana ."
" Huss hus ... keluar ya mpuss ." Cia melambaikan tangannya isyarat mengusir Qia .
" Gue bukan Luna ." jawab Qia, kan beneran ia bukan sejenis Luna, si kucing kesayangan punya Jaemin .
__ADS_1
" Yaudah Daegal aja kalo gitu ."
" Au ah ..." Qia pun berlalu dari kamar Cia, tak lupa membawa keluar tiga paper bag oleh - oleh.
Ingatkan ia untuk menginterogasi Cia esok hari .
" Saatnya lanjut hibernasi ." Cia mengeratkan pelukan gulingnya dan menutup kelopak mata, saatnya bermimpi ria .
💚💚💚
" Assalamualaikum ." Nathan melangkah masuk kedalam rumah .
" Waalaikumsalam ."
" Oleh - olehnya mana ? ." Ney langsung menagih oleh - oleh pesanannya kepada sang Abang .
" Di mobil ."
" Ambil sendiri ." Nathan menyerahkan kunci mobil kepada sang adik .
" Makasih Abangku yang paling ganteng ."
Cupp
Mengecup pipi sang Abang sekilas lalu mengabil kunci mobil yang di sodorkan Nathan, kemudian melangkah pergi menuju dimana oleh - olehnya berada .
" Satu ."
" Dua ."
" Ti ..." hitung Nathan .
" Tapi masih gantengan Taeyong ." Ney menambahi ucapannya barusan, kemudian berlari keluar rumah.
Nathan berjalan menuju dapur .
" Masak apa Ma ? ." tanya Nathan ketika melihat keberadaan Mama di depan kompor .
" Soto ayam ."
" Wih...enak tuh ." ucap Nathan sembari membuka kulkas dan mengambil sebotol air mineral .
" Enak dong ."
" Kan made in Mama ." ucap Mama dengan pede nya, memang sih, masakan Mama paling juara, soalnya resepnya ditambah cinta .
" Gimana bisnis sambil liburan nya Bang ? ." tanya Mama, kepo ya kan, apalagi putranya liburan bareng pacar .
Tapi tenang, Mama percaya jika Nathan tidak berbuat yang tidak - tidak ketika liburan hanya berdua .
" Ya gitu Ma ." jawab Nathan sambil senyum - senyum sendiri, nah kan, anaknya jadi salting.
" Gitu gimana ? ."
" Kelihatannya senang banget liburan bareng pacar ." goda Mama, ntah lah, ia paling suka menggoda putranya yang ketika diluar bak kutub utara berjalan .
" He..he ..." cengir Nathan .
" Abang ke atas dulu ya Ma ."
" Ngantuk ."
" Mau tidur ." pamit Nathan yang diangguki Mama .
Ia berjalan menaiki satu persatu anak tangga menuju kamar .
Cklek
Melangkah masuk, langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, karena tidur setelah mandi itu paling enak.
Sepuluh menit kemudian .
Brukk
Nathan menjatuhkan diri ke atas ranjang, mencari posisi nyaman dan mulai terlelap .
..........❣..........
...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
.......
Rengat Barat
Senin, 26 Juni 2023
Pukul 06.00 Wib .
.......
__ADS_1
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
...Lee Haechan ❤...