CEO Or PACAR

CEO Or PACAR
Bab 4 . With Mama


__ADS_3

...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...


...Happy Reading...


..........❣..........


.......


Klik


Cia mamatikan rekaman cctv itu, ia tidak sanggup melihat bagaimana kelanjutannya, dirinya malu setengah mati melihat itu .


Ia tak mempercayai dirinya sendiri, kenapa ia bisa melakukan hal itu, melakukan kepada bos nya sendiri .


Tubuhnya seperti kaku mengetahui fakta yang tersaji di depan mata .


" Jadi gimana ? salah saya ? ."


" Jika seperti ini, bukankah saya harus bertanggung jawab atas kamu ? ."


Cia yang masih syok tidak bisa mengeluarkan suaranya menjawab pertanyaan Nathan .


Nathan menarik tangan Cia hingga Cia berakhir terduduk dipangkuan Nathan .


Keduanya saling bertatapan intens .


Cklek


Pintu tiba - tiba terbuka menampilkan seseorang disana .


" Bang ."


Cia dengan panik langsung berdiri dari pangkuan Rafa .


" Mama ngapain kesini ? ." tanya Nathan basa basi padahal memang basi, ia mencoba mengalihkan fokus sang Mama .


" Sama Ney juga ."


" Mama mau ajak makan siang bareng ."


" Eh ternyata malah lihat Abang lagi pacaran ."


" Pacaran kok dikantor, ngak romantis banget ." Ejek Ney pada Abangnya itu .


" Yaudah yuk Cia sekalian ikut makan siang bareng ."


" Sesekali gitu Mama makan siang sama calon menantu ."


" Yuk kak Cia kita makan siang bareng ." Ney merangkul tangan Cia dan membawanya melangkah keluar ruangan Nathan .


Cia yang dirangkul pun dengan langkah berat mengikuti Ney .


" Gue harus gimana ." Batin Cia .


Nathan pun beranjak dari kursinya setelah mematikan laptop di hadapannya .


Ia dan Mama melangkah keluar ruangan menuju kantin mengikuti Adik dan Calon menantu kalau kata Mama .


" Itu adiknya Pak Nathan kan ? ." Nina .


" Iya itu adiknya pak Nathan ." Vina .


" Kenapa kelihatan akrab banget sama Cia , pakai digandeng segala ." Nina .


" Ya mungkin memang mereka dekat, kan Cia udah lama juga jadi sekretarisnya Pak Nathan ." Vina .


" Jadi wajar aja kalau kenal dekat sama adiknya ."


" Iya juga ya ." Nina .


Selama Cia dan Ney berjalan menuju kantin diikuti Nathan dan Mama yang berjalan tak jauh dari mereka .


Tatapan beberapa karyawan yang berpapasan dengannya agak berbeda, mungkin mereka penasaran seperti halnya Nina dan Vina .


Tak lama mereka ber empat sudah sampai di kantin, keempat orang itu menduduki kursi yang tersedia, satu meja berisi empat buah kursi .


Dengan Nathan yang duduk bersebelahan dengan Cia, ya kan ngak mungkin juga mereka ngak duduk sebelahan, bisa gagal rencana Nathan .


" Ini bu kotak makan siangnya ." Ucap Pak Supri yang merupakan supir Mama sembari memberikan tas berisi beberapa kotak makan siang .


" Makasih Kang Supri ." Mama .


Kemudian Mama mengeluarkan kotak makan siang tersebut satu persatu sembari membukanya dan meneta diatas meja .


" Mama cuma bawa tiga kotak ."


" Ngak tahu kalau ada Cia juga ."


" Kamu pesan makanan lain Bang ."


" Ini biar buat Cia aja ."


" Eh...ngak Pa pa Tan buat Nathan aja, Cia bisa pesan makanan dikantin ." Tolak Cia halus .


" Ngak dong Cia, biar Nathan aja yang pesan makanan kantin ."


" Kamu harus cobain masakan Mama pokoknya ."

__ADS_1


" Yaudah kalau gitu Tan ."


" Makasih udah diizinin cobain masakan tante ."


" Iya sama - sama calon mantu Mama ."


" Panggilnya jangan tante , panggil Mama aja sama kayak Nathan ."


" Bentar lagi kan juga bakalan jadi anak Mama ."


Cia hanya membalas ucapan tersebut dengan senyum yang begitu dipaksakan agar terlihat manis .


Sedangkan Nathan sudah beranjak dari kursinya guna memesan makan siang .


Ketiga orang tersebut belum memulai makan siang mereka, ketiganya menunggu Nathan .


" Kenapa belum pada makan ? ." Tanya Nathan yang baru saja duduk di kursinya membawa sepiring makan siang .


" Nungguin Abang la, pakai tanya segala ." Ney .


" Yaudah ayo mulai makan siangnya. " Mama .


Keempat orang tersebut pun memulai sesi makan siangnya .


Tak berselang lama keempatnya sudah selesai makan siang .


Hanya tinggal menikmati minuman yang berada di hadapan mereka .


" Cia temenin Mama belanja yuk habis ini ."


" Mama butuh teman belanja ."


" Ney lagi ngak bisa ."


" Mau ya ? ." Pinta Mama dengan mata berbinar menunggu jawaban iya dari Cia .


" Emm...Cia masih jam kerja Ma ." Cia memberikan alasan agar dirinya tidak harus menemani Mama belanja .


" Gampang kalau itu, orang disebelah kamu pasti izinin, harus itu ."


" Cia izin ya Bang ." Ucap Mami pada putranya itu .


" Atau ngak Abang juga sekalian temenin Mama ."


" Abang sibuk Ma ." Tolak Nathan,karena ia tidak mau menemani Mama belanja, ia tidak sanggup harus mengikuti Mama keliling mall sembari menenteng beberapa tas belanjaan .


Maka dari itu, lebih baik ia melanjutkan pekerjaannya dikantor .


" Mama sama Cia aja ya ."


" Mau ya Cia ? Mama pengen deh belanja sama calon menantu ." Mama membujuk dengan segala jurus andalan .


" Iya Cia temanin tante belanja ."


" Yes Mama ada teman belanja ."


" Yaudah yuk kita berangkat ." Ajak Mama .


" Sekarang tante ? ." Cia .


" Iya dong ."


" Yukk ."


" Selamat bekerja Abang ."


" Mama pinjam pacar kamu sebentar ya ."


" Ayo kita otw calon mantu Mama ."


Mama, Cia, beserta Ney pun beranjak pergi dari kantin, meninggalkan Nathan yang masih menikmati kopinya .


" Huhhh ."


" Harus usaha keras buat luluhin Cia ."


" Semangat Nat semangat ."


💚💚💚


Dua orang perempuan sedang duduk di kursi penumpang di dalam mobil yang sedang melaju dengan tujuan mall untuk berbelanja ria .


Yupsss dua orang tersebut adalah Mama dan Cia .


" Haduh ." Gumam Cia ketika menyadari ia lupa membawa tas .


" Kenapa Ca ? ." Tanya Mama


" Cia lupa bawa tas Ma ."


" Gimana ini ? ." Panik Cia .


" Urusan gampang itu, nanti Mama suruh Nathan Jemput kita di Mall sekalian bawakan tas kamu ." jawab Mama enteng .


" Bisa gitu Ma ? ."


" Ya bisa , pasti Nathan mau, sekalian kalian bisa ngedate malamnya kan ." Mama .

__ADS_1


" Tapi dompet Cia gimana ? kan kita mau belanja tan ."


" Urusan bayar membayar biar Mama aja ."


" Tapi tan ." Cia merasa tidak enak akan hal itu .


" Udah jangan tapi tapi ."


" Anggap aja Mama lagi belanjaan anak gadis Mama ."


" Eh iya kamu panggilnya jangan tan dong ."


" Mama aja, biar terbiasa besok ."


" Emmm ..."


" Coba panggil Mama ." Pinta Mama .


" Ma...ma ."


" Ha gitu..."


" Panggilnya Mama , jangan tante ."


" Iya Ma ."


Mobil yang mereka tumpangi pun sampai di depan Mall .


Keduanya keluar dari mobil dan berjalan memasuki mall .


Menaiki eskalator menuju lantai dua .


Dimana tempat beberapa toko pakaian berada disana .


Keduanya memasuki toko pertama , Mama mulai melihat lihat pakaian yang sekiranya cocok . cocok untuk dikenakan Cia .


Karena Mama berniat membelikan beberapa pakaian untuk calon menantunya itu .


" Ini bagus ngak Ca ? ."


" Bagus Ma ."


" Bahannya juga ngak mudah kusut kalau dipakai ." Cia mengeluarkan pendapatnya mengani baju yang dipegang Mama .


" Iya kan bahannya adem juga ."


" Cocok juga buat kamu ."


" Eh ...buat Cia Ma ? ." Tanya Cia .


" Iya buat kamu , cocok banget ini ."


" Bisa dipakai buat ngedate juga ."


" Tapi Ma ...." Cia sungguh sangat sangat merasa segan saat ini .


" Sama yang mana lagi ya Ca ." Mama memilih milih baju lagi .


" Eh kita couple an mau ngak Ca ? ." Tanya Mama .


" Boleh Ma, Cia ikut aja ." Cia pasrah .


" Fix kita couple an ."


" Biasanya Mama couple an sama Ney juga ."


" Nanti kita beli tiga ."


" Bisa dipakai buat jalan bertiga ."


" Kalau gitu kan Mama berasa punya anak gadis dua ." Mama menampilkan ekspresi bahagia .


Ya bahagia la, mau tambah anak gadis satu lagi rangkap jadi menantu pula .


..........❣..........


.......


...Jangan Lupa Like,Vote Dan Comment Yaa...


...See You Next Chapter...


...Bye Byee...


.......


Rengat Barat


Selasa, 28 Februari 2023


Pukul 19.51 Wib .


.......


...Salam Sayang Dari Namja Chingu...


...Lee Haechan ❤...

__ADS_1


__ADS_2