
...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........❣..........
.......
Kurang lebih lima belas menit Nathan sudah memarkirkan mobilnya di parkir taman kota .
Keduanya segera turun .
" Mau makan apa ? ." Tanya Nathan, karena disana terdapat beberapa stand penjual makanan yang berjajar memenuhi taman kota .
" Di angkringan sana aja Pak ."
" Nasi kucing disana enak ." Ucap Cia sembari menunjuk angkringan yang dimaksud .
" Yaudah yuk kesana ."
Mereka berjalan menuju angkringan tersebut yang tak jauh dari mereka berada sekarang .
Nathan dan Cia mendudukkan diri di meja lesehan tempat angkringan tersebut .
" Kamu mau makan apa ? ."
" Biar aku ambilin kedepan ." Tawar Nathan, ya kali ini Nathan menawarkan dirinya, itung - itung awal pendekatan .
" Beneran gpp Bapak yang ambilkan ? ." tanya Cia, karena dirinya merasa tak enak jika bosnya itu yang mengambilkan makanan untuknya .
" Iya ."
" Kamu pesan apa ? ." Nathan .
" Nasi kucing ayam kecapnya dua ."
" Trus sama sate kulitnya tiga ."
" Sate hatinya dua ."
" Minumnya jeruk peras ."
" Udah itu aja ? ."
" Ada yang lain lagi ngak ? ." tanya Nathan, memastikan ada pesanan lainnya atau tidak .
" Ngak ada Pak ."
" Cukup itu aja ."
" Kalau kurang nanti ambil lagi sendiri ." Cia .
" Oke ." Nathan segera beranjak dari kursinya mengambil makanan .
Sedangkan Cia mengambil handphonenya dari dalam tas dan membuka aplikasi chat, ia mengatikkan pesan lalu mengirimkannya kepada Qia .
Ia mengabari Qia bahwa ia sedikit telat pulang ke apartemen hari ini .
Disaat Cia baru saja selesai mengirimkan pesan kepada Qia, Nathan meletakkan nampan yang berisi makanan mereka ke atas meja .
Keduanya segera manyantap makanan yang tersedia di atas meja .
" Permisi Mas ."
" Ini gorengan pesanan nya ." seorang pelayan angkringan meletakkan sepiring gorengan di atas meja keduanya .
" Makasih Mas ." Ucap Cia .
" Bapak pesan gorengan banyak banget ."
" Satu dua tiga empat lima enam tujuh ." Cia menghitung jumlah gorengan di atas piring .
" Ngak banyak ."
" Cuma tujuh ."
" Kita berdua lagi ." Jawab Nathan sekenanya sembari mengunyah sate telur puyuh nya .
" Oiya ya kan berdua ." Cia .
Keduanya lanjut menikmati makanan .
Ting ting ting
Handphone Nathan berbunyi .
Ia segera mengambil handphone dari dalam kantong celana .
" Hallo ."
" Assalamualaikum Ma ."
" Abang lagi di taman kota ."
" Iya Ma ."
" Iya nanti abang beliin kayak biasa ."
" Waalaikumsalam Ma ."
" Nanti kita mampir dulu beli pesanan Mama aku ya ." Ucap Nathan .
" Mama Bapak pesan apa ? ."
" Pesan mie ayam sama donat ."
💚💚💚
Kedua manusia berbeda gender itu sedang berjalan menuju parkir setelah mengisi perut di angkringan .
Memasuki mobil, Nathan langsung melakukan mobilnya menuju toko donat langganan sang Mama .
Kurang lebih lima menit Keduanya sudah sampai di toko donat .
" Yuk ikut ." Ajak Nathan .
Dengan enggak Cia pun ikut Nathan memasuki toko donat tersebut .
" Saya pesan donat tiramisu empat ."
" Coklat empat ."
" Matcha dua ."
" Keju enam ." Ucap Nathan memberitahukan pesanannya kepada pelayan toko donat itu .
" Pesanan saya dibuat double ya mbak ."
" Iya Mas ."
" Ditunggu sebentar ya ."
Beberapa menit kemudian donat pesanan Nathan sudah siap dikemas .
Nathan langsung menuju kasir untuk membayar pesanannya .
Ia menerima empat box besar donat .
Lalu melangkah keluar toko diikuti Cia di belakangnya, ia dibelakang, bukan disebelah.
Anggap aja kayak lagi sholat, Nathan di depan jadi imam nya .
Setelah memasuki mobil, Nathan segera melakukan mobilnya kembali menuju tempat penjual mie ayam .
Nathan dan Cia segera turun dari mobil ketika Nathan sudah memarkirkan mobilnya .
" Eh Mas Nathan ."
" Pak Parjo ."
" Gimana kabarnya Pak ? ." Tanya Nathan berbasa basi, untung ngak basi beneran .
" Bapak baik ."
" Mas Nathan gimana kabarnya ? baik ? ."
" Alhamdulillah Baik Pak ." Jawab Nathan .
" Mas Nathan udah lama ngak kesini ."
" Sekalinya kesini ngak sendiri ." Ucap Pak Parjo sembari melihat ke arah Cia .
" Pacarnya Mas Nathan cantik ." Puji Pak Parjo .
" Makasih pujian nya Pak ."
" Pacar saya memang cantik ." Jawab Nathan .
Sedangkan Cia mendengar ucapan Pak Parjo hanya tersenyum , sembari menahan malu .
__ADS_1
" Tambah satu lagi orang yang tau kalo gue pacarnya Pak Nathan, pacar bohongan maksudnya ." Ucap Cia dalam hati.
Nathan pun memesan beberapa porsi mie ayam . dan tak lama pesanan mereka pun jadi .
💚💚💚
Nathan memarkirkan mobilnya di lobi apartemen Cia .
" Ini donat kamu saya mie ayam ."
" Mana tau nanti malam laper lagi ." Ucap Nathan sembari memberikan dua box donat beserta dua porsi mie ayam kepada Cia .
" Beneran buat saya Pak ? ."
" Iya buat kamu ."
Cia pun menerima donat beserta mie ayam yang diberikan Nathan .
" Udah sana masuk ."
" Iya Pak ."
" Makasih donat sama mie ayamnya ."
" Sama - sama ." Balas Nathan sembari menampilkan senyum manisnya .
" Saya masuk ."
" Hati - hati dijalan ." Cia pun keluar dari mobil dan memasuki gedung apartemen .
" Huhhh ."
" Senyum Pak Nathan kenapa manis banget sih ."
" Sebelas dua belas sama Haechan ." Gerutu Cia pelan sembari berjalan menuju lift .
" Inget Cia ."
" Ngak boleh naksir ."
" Dia bos lo Caa ." Cia memperingati dirinya sendiri .
Ting
Cia segera memasuki lift diikuti beberapa penghuni apartemen lainnya .
Ting
Lift sudah sampai di lantai apartemen miliknya .
Ia segera membuka pintu dengan memasukkan kode .
Cklek
" Assalamualaikum wahai penghuni apartemen ." Ucap Cia sembari melangkah masuk .
" Waalaikumsalam wahai manusia jadi jadian ." Jawab Qia yang sedang duduk di sofa menonton televisi .
Cia meletakkan donat beserta mie ayam di atas meja tepat di depan sofa yang di duduki oleh Qia .
" Donat sama mie ayam ." Ucap Cia .
" Perasaan belum tanggal muda ."
" Kok lo beli donat banyak banget sampai dua box ." Ucap Qia yang heran .
" Ngak beli."
" Gratis tis tis ."
" Dari siapa ? ." Tanya Qia yang kepo .
" Dari bos kutub ."
" Bos kutub ..."
" Pak Nathan maksud lo ? ." Qia .
" Heeh ..."
" Bos gue ya cuma Pak Nathan ."
" Gue mau mandi dulu ."
" Habis itu kita ngemil sambil nge drachin ." ucap Cia kemudian berlalu menuju kamarnya .
" Pak Nathan yang beliin ."
" Hah ...berarti mereka jalan bareng dong ." Teriak Qia .
Ia sedikit kaget dengan fikiran nya sendiri .
" Beneran mereka jalan bareng ? ." Qia bertanya pada diri sendiri .
" Cia harus gue interogasi nanti ." Gumamnya.
Qia pun membuka box donat dan mengambil donat keju, menikmati donat sembari matanya melihat ke televisi di depannya .
" Bruk ." Cia mendudukkan diri dengan kasar ke sofa tepat di sebelah Qia .
Membuat Qia sedikit kaget, untung donat ditangannya tidak jatuh .
" Lo ngagetin aja ."
" Untung donat gue ngak terbang ." Ucap Qia yang kesal .
" Gue senang banget ." Pekik Cia yang membuat Qia lagi - lagi kaget .
" Senang kenapa lo ? ."
" Gue habis nonton bujang bujang gue di bioskop ."
" Lo nonton sama siapa ? ."
" Kok ngak ngajak gue ."
" Gue kan juga pengen nonton " Ucap Qia sembari menampilkan wajah kesalnya .
" Yee ...gimana mau ngajak ."
" Gue ngak ada niat mau nonton ."
" Eh tiba - tiba aja diajak nonton ."
" Ya ayuk ajalah ." Ucap Cia .
" Bentar - bentar ."
" Lo hadap sini ." Qia memegang pundak Cia agar menghadap nya .
" Gue mau interogasi lo bentar ."
" Harus jujur ya wahai Qia anaknya Mami Shilla ." Ucap Qia sembari menatap sahabatnya itu .
Berhadapan seperti dua orang yang akan melakukan suit gunting batu kertas .
" Pak Nathan yang beliin donat sama mie ayam kan ? ." Tanya Qia kembali, ini udah pertanyaan yang kedua kalinya .
" Iya, kan tadi gue udah bilang gitu ." Jawab Cia sekenanya .
" Trus lo pulang telat ."
" Heem ." Cia .
" Barusan lo bilang habis nonton bioskop juga ."
Cia hanya diam sembari mendengarkan perkataan sahabatnya itu .
" Otak gue yang encer ini menggabungkan semuanya ."
" Trus gue dapet jawaban ."
" Jawaban yang agak ngak masuk akal ." Qia .
" Emang jawabannya apa ? ." Tanya Cia, ini sahabatnya ngomong kok belibet libet .
" Lo jalan sama Pak Nathan ? jawab jujur ." Ucap Qia mengungkapkan jawaban dari otak encernya .
Bertanya dengan nada menginterogasi dan menampilkan muka kepo .
" Jujur nih ."
" Cepetan ...iya apa enggak ? ." Qia sudah tidak sabar mendengar jawaban dari Cia .
" Iya gue habis jalan sama Pak Nathan ."
" Whatt !! ." Teriak Qia syok, membuat Cia seketika menutup telinganya agar tidak budek mendengar teriakan Qia .
" Kok bisa ? ." Tanya Qia lagi .
__ADS_1
" Ya bisa ."
" Buktinya bisa ." Jawab Cia, ya kan memang bisa .
" Bentar bentar ."
" Coba lo ceritain gimana bisa lo jalan bareng Pak Nathan ? ." Qia meminta penjelasan bagaimana kronologi nya, ini lagi mode penyidik atau gimana .
" Tadi siang Mamanya Pak Nathan ke kantor ."
" Trus ? ." Qia .
" Trus di ngajak makan bareng ."
" Habis makan gue diajak ke mall sama Mamanya ."
" Yaudah gue ngikut ."
" Trus sorenya Pak Nathan nyusul ke mall sambil bawa tas gue yang ketinggalan di kantor ."
" Mamanya minta kita buat jalan berdua ." Cia menjelaskan . namun secara singkat . malas panjang - panjang . singkat aja udah .
" Bentar ... bentar ."
" Kok lo bisa diajak makan bareng trus ke mall sama Mamanya Pak Nathan ? ."
" Ya bisa ."
" Orang dia ngiranya gue calon mantunya ." Ucap Cia yang seketika membuat Qia melotot dan membuka mulutnya .
" Calon mantu ? ."
" Sejak kapan lo menjabat sebagai calon menantu Mamanya Pak Nathan ."
" Kalian pacaran ? ." Qia .
" Ya enggak la ."
" Trus kenapa bisa tiba - tiba jadi calon mantu ." Qia .
" Ini gara - gara party semalam ."
" Oiya semalam kita party ." Qia .
" Eh iya ."
" Tadi pagi pas gue bangun ."
" Lo udah ngak ada ."
" Lo berangkat ke kantor pagi banget ."
" Tumben ."
" Jadi lo ngak sadar kalau gue ngak pulang ke apartemen semalem ? ." Tanya Cia balik .
"Lo ngak pulang ? ."
" Trus lo tidur dimana ? ."
" Lo ngak di bungkus om om sugar daddy kan ? ." tanya Qia, jiwa kepo nya semakin berkobar .
" Gue ngak dibungkus sugar daddy ."
" Tapi dibungkus bos sendiri ."
" Lo dibungkus Pak Nathan ? ." Tanya Qia dengan suara melengking melebihi high note nya Haechan .
Membuat Cia menutup kedua telinganga.
" Pas gue bangun ."
" Tau tau tidur seranjang sama Pak Nathan ."
" Sumpah gue syok banget ."
" Trus trus ? ." Qia .
" Ya gue teriak dong ."
" Pak Nathan gimana pas tau kalian seranjang ? ."
" Dia datar aja kayak biasa ."
" Trus gue sama dia berangkat ke kantor bareng ."
" Eh mampir dulu ke butik buat beli baju ."
" Soalnya kan gue harus ke kantor dengan keadaan rapi yakan ." Cia .
" Kalian ngak ngapa - ngapain kan ? ."
" Lo ngak di unboxing kan ? ." Qia .
" Alhamdulillah enggak ."
" Tapi gue yang hampir nge unboxing Pak Nathan ." Ucap Cia sembari menepuk jidat nya .
" Sumpah malu banget gue ."
" Kenapa gue bisa gitu coba ." Kesal Cia pada diri sendiri .
" Lo hampir unboxsing Pak Nathan ."
" Maksudnya ? ." Qia .
" Gue kira kan gue ngak ngapa ngapain ya, walaupun tidur seranjang sama Pak Nathan ."
" Trus Pas dikantor Pak Nathan bilang mau tanggung jawab sama gue atas kejadian semalam ."
" Gue pertamanya bingung kejadian apa yang semalam gue lakuin ."
" Trus trus ." Qia .
" Trus Pak Nathan nunjukin cctv di kamarnya ."
" Rasanya gue hampir mati berdiri lihat cctv dikamar Pak Nathan semalam ."
" Kejadian apa yang lo liat di cctv ? ." Qia .
" Kejadian gue yang nyium bibir Pak Nathan ."
" Lo ...nyium Pak Nathan ? ."
" Di bibir lagi ." Qia kembali teriak karena syok berulang kali .
" Iya gue beneran nyium Pak Nathan ."
" Bahkan gue dorong Pak Nathan ke ranjang sambil nyium bibirnya intens banget ."
" Gue ngelihat itu semua di cctv ."
"Trus gimana lanjutannya ? ." Tanya
Qia, ia penasaran bagaimana kelanjutan Cia yang mencium bosnya dia ats ranjang .
" Ngak tau gimana lanjutannya ."
" Gue ngak sanggup lihat lagi ." Ya Cia mematikan video cctv yang di putar Nathan karena tidak sanggup melihat lanjutannya .
" Tapi ngak sampai bobol gawang kan ? ." Tanya Qia memastikan, memastikan sahabatnya itu masih perawan atau tidak, kan bisa ribet urusannya kalau udah enggak .
" Syukurnya enggak ."
" Soalnya gue sama Pak Nathan sama - sama masih pakai baju lengkap pas bangun ." Cia.
" Alhamdulillah ngak bobol gawang sebelum halal ." Ucap Qia bersyukur sahabatnya tidak unboxsing duluan .
" Trus gimana kelanjutan Pak Nathan yang bilang mau tanggung jawab sama lo ."
" Ya gue ....."
..........❣..........
...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
.......
Rengat Barat
Minggu, 19 Maret 2023
Pukul 13.16 Wib .
.......
__ADS_1
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
...Lee Haechan ❤...