
"papa,,,panggil seorang wanita kepada sandy.
segera sandy menoleh dan tersrnyum kepadanya.sandy segera mengenalkan pada sekar.
"sekar masih ingat dengan tante nana,,,ini tante nana,ucap nya.
sementara sekar hanya menggeleng lemah,karna memang di tidak begitu mengingat nana.sekar menjabat tangan nana.begitupun dengan nana memperkenalkan anak anaknya,,betapa terkejutnya sekar,,nyatanya pria yang beberapa hari ini menganggu pikirannya ternyata di pertemukan lagi dengannya,dan lebih beruntungnya lagi ternyata anak teman papanya.
naomi memandang sekar,menurutnya sekar dari segi penampilan agak seksi sih,,,tapi dari sikap dan wajah lumayan lah menurutnya.
setelah berbincang nana pergi meninggalkan sandy dan sekar.pandangan sandy tak beralih dari nana sampai menghilang di balik pintu masuk,semua gerak gerik sandy tak luput dari pandangan sekar,banyak pertanyaan muncul di benak sekar.
ekhem,,,,suara deheman sekar,membuyarkan pandangan sang papa.
sandy pun kemudian beralih menatap putrinya, sambil tersenyum.
"pa kenapa ngeliatin tante nana segitunya sih.
"biasa aja sekar.
"biasa apanya ,beda tau pa.
"ya namanya lama gak jumpa hampir puluhan tahun.
__ADS_1
"terakhir kita ketemu sewaktu nana melahirkan putra peetamanya.dan waktu itu kamu masih berumur sekitar 2 tahunan.
kediaman fadhil
"pa,,,besok keenan sudah siap bantu papa di kantor,ucap keenan ketika semua anggota keluarga tengah bersantai di ruang keluarga.
"boleh saja,,,kalau kamu mau nya besok,,,papa nanti bilang om rudi.naomi gimana kuliah kamu,,beralih mengintrogasi anak perempuan nya,yang memang harus selalu di perhatikan.
"biasa pa,,,mungkin beberapa bulan lagi aku magang pa,,jawab naomi yang tiduran di pangkuan sang mama.
"juan kemana sekarang,selalu saja menghilang jika tengah berkumpul seperti ini.
"aku disini berjalan kearah sofa dengan membawa beberapa camilan kesukaannya.
"apa dia ada di jakarta,,tanya fadhil.
"kemungkinan,buktinya tadi aku ketemu dia sama sekar.sekarang sekar sudah dewasa.
"iyalah,,,berarti kita juga udah hampir setengah abad,,liat anak anak kita juga udah pada dewasa,,,ucap fadhil sambil meminum teh buatan sang istri.
jam sudah menunjukan pukul 9 malam,,nana dan fadhil meninggalkan anak anak mereka yang masih asyik dengan hiburan mereka.
"yang,,,,panggil fadhil yang sudah di dalam kamar.
__ADS_1
sementara nana masih menyisir rambutnya,di depan meja rias.selesai menyisir nana kemudian menghampiri fadhil,,rebahan di sampingnya sambil memeluk sang suami.
"mas,,,ternyata kita sudah tidak muda lagi,,ucap nana.
"emang kenapa,,membelai rambut sang istri.
"aku merasa baru kemarin lahirin mereka,,tau tau sekarang mereka sudah dewasa.mungkin sebentar lagi keenan juga bakal menemukan jodohnya dan menikah.apalagi naomi,anak perempuan bila kelak menikah sudah pasti akan ikut suaminya,ucapnya sedih.
"itulah kehidupan,,sayang,,semua berjalan sesuai takdir.
nana masih memeluk erat suaminya menyandarkan kepala nya di dada sang suami.
"gimana kalau kita buat adik baru untuk anak anak,,memcium kepala sang istri.
nana seketika mencubit sang suami,,"astaga yang kita sudah tua lho,,masak iya keenan mau punya adik lagi.
"mana tau itu kehendak Tuhan,,kita di beri kesempatan punya bayi lagi,sambil terkekeh.
mau ya dah lama lho yang.
dengan senyum merekah nana mengangguki permintaan fadhil,,segera fadhil menciumi wajah nana,selesai dengan wajah sang istri,ciumannya beralih ke bibir sang istri mengabsen setiap inci bagian dalam bibir nana.sehingga terjadilah tragedi membuat adik untuk keenan
usia mereka memang tak lagi muda, namun bukan berarti kewajiban suami istri mereka abaikan,inilah yang membuat hubungan mereka harmonis.
__ADS_1