Cerita Cinta Mariana

Cerita Cinta Mariana
melamar


__ADS_3

kini nino dan nana sudah sampai di sebuah restoran yang cukup ramai ,mereka memilih tempat duduk di pinggir jendela agar bisa menikmati pemandangan kota.


setelah memesan menu makanan dan sambil menunggu pesanan datang mereka pun terlibat obrolan entah siapa yang memulainya.


akhirnya pesanan pun datang mereka menikmati makan malam hanya terdengar dentingan sendok saja.


setelah ini mau kemana na,mumpung cuaca nya sangat terang.


hmmmm,,,,aku ikut kamu aja,enaknya kemana


merka pun kini telah sampai di dalam mobil entah kemana nanti nino membawa mobil nya yang jelas nino merasa bahagia sekali.


tiba tiba mobil berhenti di sebuah taman kota, merka pun ahirnya memilh taman kota untuk menikmati malam yang terang .


mereka kini duduk di sebuah gazebo yang berada di pinggir taman.


Tidak terasa pendekatan nino pun kini mulai membuahkan hasil.perlahan nana sudah mulai membuka hatinya dia sepertinya sudah mulai tergantung dengan nino setiap saat harus selalu mengabari nino .


seperti hari ini nana gelisah menunggu balasan dari nino,ya dia sempat mengabari nino namun nihil tidak ada balasan dari nino, bahkan pesannya pun belum dibaca. namun nana tetap berfikir positif.mungkin nino masih sibuk.


jam sudah menunjukan pukul 5 sore nana bersiap siap akan pulang dia sudah berjalan menuju lobi untuk menunggu fadhil menjemputnya.sampai di lobi dia tersenyum bahagia betapa tidak sedari tadi dia menunggu kabar dari seseorang tapi sekarang orang itu menunjukan batang hidungnya di depan nana.


maaf bikin kamu gelisah,ucap nino.


aku tadi sibuk ada rapat trus ktemu klien.


kamu bikin aku khawatir aja, aku takut ada sesuatu.

__ADS_1


kita pulang bareng yuk,ajak nino kemudian.


tiba tiba fadhil datang, dan sudah bisa menebak.


nona pulang dengan saya atau dengan tuan nino .


nana bareng saya dhil..jawab nino.


hhhmmmm....baiklah .saya permisi nona.huh dasar cowok labil.


akhirnya nana dan nino pergi meninggalkan gedung .mereka telah melaju menuju rumah nana.mobil kini telah sampai di halaman rumah nana.ketika nana hendak turun tiba tiba nino mencium pipi nana sekilas.


seketika nana pun terkejut dan wajahnya kini memerah.beda halnya dengan nino nino pun tersenyum tanpa merasa bersalah.


nana segera buru buru untuk keluar dari mobil dan berlalu meninggalkan nino tanpa mengucapkan terima kasih ataupun sekedar basa basi mengajak nya mampir.


sementara nana kini memandangi cermin dia menatap pantulan wajahnya di cermin wajahnya memerah akibat perlakuan nino tadi.


aduh kok kayak abg aja aku,akhirnya nana memilih ganti baju dan naik ke ranjang dia akhirnya tertidur pulas .


eh bray menurut lo nino sama nana bakal jadian gak,tanya jovan pada sandy .


mana gue tau,kalo nana gak mau sama nino gue juga mau kok.


eh dasar kupret lo aja yang maunya gitu palingan nana juga gak mau sama lo jelas lo tu playboy kadal.ucap dirga.


ehh gini gini tu diliatin sama dedek gemesh di pojokan sana.

__ADS_1


seketika dua cowok di sebelahnya menoleh dan benar saja disana ada dua gadis remaja tersenyum sambil berbisik bisik memandangi sandy.


awas loe jangan goda anak bau kencur.ucap jovan.


obrolan mereka pun terus berlanjut sambil sesekali mengedipkan mata pada sang remaja tadi .


pagi telah menyapa suara burung pun berkicau hino sudah siap akan pergi menjemput nana hari ini dia mau mengajak nana untuk menikah nino sudah yakin dengan keputusannya setelah pendekatan berbulan bulan.akhirnya dia ingin segera menghalalkan nana.


mobil nino pun sudah sampai di halaman rumah nana.nana pun segera turun menghampiri nino namun sebelumnya dia sudah sarapan pagi.


hai sapa nana.sementara yang di sapa pun menoleh dan takjub akan pemandangan di hadapannya.


eh oh...hmm dah siap kita berangkat sekarang atau nanti tanya nino.


sekarang aja biar gak terlambat dan jalannya santai .


baiklah ayo...


mobil pun melaju dengan kecepatan sedang membelah jalanan ibukota yang mulai padat dengan kendaraan yang lalu lalang.mereka yang akan pergi bekerja dan para pelajar yang akan bersekolah.


na ,,,nino membuka keheningan di dalam mobil.


ya,seketika nana pun menoleh memperhatikan nino.


kamu mau gak nikah sama aku.


secepat itukah no,kita baru aja mengenal beberapa bulan kamu yakin dengan keputusan kamu.

__ADS_1


aku yakin na yakin sepenuhnya maka dari itu aku ingin melamar kamu.


__ADS_2