
sikap fadhil nyatanya membuat nana tidak bimbang,fadhil mampu memahami nana,terutama masa lalunya.
nana pun terharu,matanya mulai berkaca kaca, mendengar penuturan fadhil."terima kasih, yang",ucap nana.dan membalas mencium tangan fadhil.
tepat jam makan siang,sandy benar benar datang,menemui mereka berdua. ketiganya duduk diruangan nana,membahas pengajuan kerjasama, sandy mempersentasikan proyek kerjasama nya.fadhil dan nana serius menyimak penuturan sandy.setelah ketiganya selesai, sandy memang sengaja menanyakan kabar nana.
"na,bagaimana kabarmu sekarang",tanya sandy yang sebenarnya gugup.
"aku baik baik saja, bagaimana kabar mala,,tanya nana balik.
"mala juga baik,ucap sandy.
"apakah mala sudah melahirkan,tanya nya kembali.
"kami sudah dikaruniai seorang putra,bagaimana denganmu sendiri.
"kami baru saja beberapa bulan menikah,,semoga kami lekas di beri anugerah terindah itu,,jelas nana.
"semoga kamu bahagia na,,ucap sandy. dia merasa kaku bertemu dengan nana.
"terima kasih atas perhatiannya,,bolehkah aku menemui mala dan putra kalian,pinta nana.
"tentu saja kapan akan kerumah,biar aku kaaih tau mala".
"nanti aku kabari lagi, nunggu waktu luang dulu.
terang nana,
fadhil pun masuk,memang sengaja dia memberi ruang untuk nana dan sandy, setelah keduanya berpisah secara baik baik.
"serius amat ngobrol nya,,ucap sandy menghampiri nana.
"biasa aja yang,gak ada yang penting, oh iya kapan kapan antar kerumah sandy ya,,aku ingin ketemu mala dan putranya.
__ADS_1
"kapan pun kamu mau aku antar.terang fadhil.
"baiklah dirasa sudah tidak ada yang di bicarakan saya permisi dulu, pamit sandy.
terima kasih tuan sandy,balas fadhil.
dan keduanya keluar dari ruangan nana.
"dhil,,,terima kasih kamu sudah menjaga nana dan berusaha membuatnya bahagia.
"sama sama tuan,,saya dan nana berusaha menerima satu sama lain dan saya juga berjanji akan selalu membuatnya bahagia."
baiklah kalau begitu, saya tunggu kedatangan kalian dirumah .
cuuup,,,fadhil mencium pipi nana, setelah mengantar sandy tadi.
"gimana gak ada apa apa kan dengan tuan sandy.
"dah selesai,tanya fadhil.aku ingin ajak kamu ke suatu tempat."
"emang mau ngajak kemana,dah pokoknya pulang kerja kita kesana,,sekarang siap siap pulang dulu.
keduanya sudah sampai di tempat yang di ceritakan fadhil.namun nana memandangi sekeliling,yang ada hanya sebuah rumah dengan pelarangan yang luas nan asri,, nana merasa nyamana ketika menginjakan kaki di halaman rumah tersebut.
"ini rumah siapa yang,,,tanya nana.
"ini rumah kita,dulu aku punya cita cita kalau aku menikah inggin membuat rumah yang sederhana tapi asri,,nyaman untuk bermain anak anak kita, kamu mau kan kelak tinggal disini.
nana pun tercengang ternyata dia sudah mempunyai rencana bersama keluarga kecilnya.nana merasa bahagia langsung berhambur memeluk fadhil,setetes bulir bening membasahi baju fadhil,dia dapat merasakannya.
"kenapa menangis,ucap fadhil sambil mengelus punggung nana.
"sini kejutan yang luar biasa yang, aku akan ikut kemanapun kamu pergi
__ADS_1
"kita liat dalamnya seperti apa,berjalan dengan bergandengan tangan,memasuki dalam rumah, sungguh dalammnya sudah terisi sempurna sofa, lemari dan perabot yang lain.
"kamu yang pilih semua ini yang,kenapa ini sesuai selera ku,
"karna aku memang nyiapin ini semua buat kamu yang",jawab fadhil.
sekali lagi memang fadhil benar benar memendam rasa untuk nana sebegitu dalam dan tulus,bahkan rumah saja sudah depersiapkan jauh sebelum mereka menikah.
"nanti malam nginep disini ya,pinta fadhil.
hanya anggukan balasan dari nana,dan kembali memeluk fadhil.
kita liat dapurnya, kalau kamu mau masak,semua bahan sudah tersedia.
nana memutuskan masak sendiri, kini nana sudah berkutat di dapur sedang fadhil hanya memandangi nana dari meja makan .tiba tiba saja fadhil memeluk nana dari belakang.
"terima kasih karna kamu mencintaiku,,dan mencium ceruk leher nana.aku bersyukur bisa memilikimu,awalnya aku sempat mengubur perasaanku,karna aku pikir tidak akan mungkin, ucap fadhil panjang lebar "
"aku sangat sangat mencintaimu mariana,, i love you,,,,"cuuuup
nana hanya membelai tangan fadhil karna dia masih memasak.
"dah mau matang, sekarang kita siapin dulu makanannya trus mandi lalu makan malam bersama.
mereka tengah menikmati makan malam dengan suasana yang tenang namun romantis, fadhil memutar musik klasik, menambah keharmonisan hubungan mereka. nana dengan telaten melayani suaminya, mereka menikmati makan malam dengan sangat nikmat.
selesai makan malam mereka duduk diruang keluarga benar benar ingin melewati momen berduaan seperti ini tanpa ada gangguan apapun,,,terutama bik surti.
"yang anggap aja ini bulan madu kita,tanoa gangguan bik surti,ucap fadhil sambil memeluk nana.
"husshhh,,,gak boleh gitu yang,,bik surti sudah berjasa lho.
"abisnya dia gangguin kita mesraan aja. dan mereka pun hanya tertawa bersama.
__ADS_1