
di tengah malam nana terbangun,merasakan lapar,,dia ingin membangunkan fadhil,namun melihat wajah fadhil yang lelah nana tak tega, dia berinisiatif makan sendiri,turun dari ranjang dan menuju dapur.
sedang asyik berkutat di dapur ingin membuat nasi goreng saja,yang menurutnya simpel tiba tiba merasakan seseorang memluknya dari belakang. dan menaruh dagu di pundak nana, menghirup aroma tubuh nana yang masih wangi,,"kenapa gak bangunin aku sih,,mencium leher nana dan setengah menggigitnya,
sehingga membekas merah.
"aku gak mau ngerepotin kamu, kamu pasti capek kan,masih dengan tangan yang mengaduk nasi goreng.
"buat istri apa sih yang enggak,,,beralih menyentuh perut nana dan mengelus nya pelan,,bibirnya tak henti menciumi leher nana memberi sedikit rangsangan membuat nana geli tapi mendesah. sini aku ganti kamu duduk aja ya,melepas pelukannya dan mengambil alih mengaduk nasi goreng.
nana memilih duduk dan membuat teh hangat untuknya juga untuk fadhil,,kini masakan fadhil telah terhidang di meja,si empunya sudah tak sabar ingin menyantap."yang,,,suapin,",ucap nana manja.
"ihhhh,,,"sekarang berani minta suap ya,mencubit dagu nana,dan mencium pipi nya,,sambil menyendok nasi goreng,meniup nya pelan dan menyuapkan pada bosnya yang kini menjadi istrinya,tak pernah terbayangkan oleh fadhil bisa menjadi suami bosnya sendiri.
Dulu dia takut untuk berandai andai,namun kini semuanya nyata di depannya.
"kamu makan dong yang,,,sini gantian aku suapin,,nana mengambil sendok dan mulai menyiapi suaminya,"kayak makan malam romatis aja ya kita,,celetuk nana.
fadhi menolah ke samping,clingak clinguk,,dan ternyata lampu dapur memang temaram.
__ADS_1
"iya juga ya,karna kita belum pernah makan malam romantis,,anggap aja ini makan tengah malam romantis kita ya,mbelai lembut pipi nana.
"iya,,jawab nanakemudian mencium pipi fadhil.
waktu sudah menunjukan hampir jam 8 pagi, keduanya sudah bersiap siap akan ke kantor,, hari ini agenda mereka tanda tangan kontrak dengan perusahaan sandy.
keduanya sudah sampai di loby perusahaan,, semua karyawan menyapa keduanya. mereka berlalu menuju ruangan mereka yang nyatanya terpisah,,keduanya benar benar sibuk,,sampai pada sandy yang datang mereka masih sibuk.
nyatanya sandy masih terpana dengan nana,,susah payah dia mengejar namun takdir tak berpihak padanya,sungguh dia menyesali apa yang terjadi harusnya kini dia yang menemani nana,harusnya nana juga hamil anaknya,,namun dia juga rela bila nana bersama fadhil,karna memang fadhillah yang tepat untuk nana,bukan dia yang notaben nya playboy, namun tak pernah dapat kekasih."miris"batin sandy.
selesai pertemuannya dengan nana dan fadhil,,,sandy terlihat murung sampai rumah.
dia sengaja enggak balik ngantor, sampai dirumah duduk disofa ruang tamu, mala yang memperhatikan segera menghampiri suaminya.
"aku lagi pengen yang seger seger,,sekar mana"?
"itu lagi main sama bibik,,
"kenapa kok lesu,ketemu nana.tanyanya lagi.
__ADS_1
kamu gak boleh gitu,nana sudah punya suami,, apa kamu masih ada perasaan sama dia.
"aku udah berusaha melupakan dia, rasa itu sudah tidak ada lagi,hanya saja nana sekarang sepertinya lebih bahagia.
"ya sudah aku buatin jus aja ya biar seger,berlalu meninggalkan sandy.
nyatanya kamu masih perduli pada nana, namun karna kesalahan kita kamu harus mengorbankan perasaan mu sand,gumam mala, aku janji akan jadi istri yang baik,biar kita bisa mendalami perasaan kita satu sama lain.
"ni jusnya,,menyerahkan gelas pada sandy, langsung diminum sandy sampai tandas.
pernikahan mereka memang tidak didasari cinta,namun keduanya juga berharap bisa mencintai satu sama lain,demi putri mereka.
sandy memandangi wajah mala yang sedang duduk disampingnya ,,bibirnya mengukir senyuman,,"sebenarnya mala juga cantik"
"kenapa liatin aku,,,baru ngerasa aku cantik ya"
"iya",,ucap sandy blak blakan.
"duh punya suami kok gak ada romantisnya,
__ADS_1
"ngakuin kalo aku suami kamu,sambil terkekeh.
"ya ngakuin lah,,kalo gak mau dulu aku gak minta tanggung jawab kali.