Cerita Cinta Mariana

Cerita Cinta Mariana
mengungkap


__ADS_3

mala,,,kapan aku bisa menemui orang tua kamu,,,nana sudah memberi keputusan buat kami,ucap sandy.


"maksud kamu,nana nolak kamu,trus nyuruh kamu tanggung jawab.


tepatnya begitu,makanya aku sekarang datang kesini buat ngasih tau kamu, kapan kita bisa nemui orang tua kamu aku mau ngelamar kamu.


"lusa kita pergi kesana minta restu orang tua ku juga papa kamu.boleh gak antar aku ketemu nana.


buat apa,jangan cari masalah.


"aku gak cari masalah, justru aku minta maaf dan terima kasih.


besok aku antar kesana,akhirnya sandy pergi dan menuju kantornya, di tengah perjalanan sandy termenung apakah dengan menikahi mala masalah akan selesai,semoga saja.


hari ini sesuai janji sandy dia pergi mengantar mala menemui nana,sandy sengaja mengantar kekantor nana saja,mereka sudah berada di dalam ruangan nana.


na,kenalin ini mala dan mala ini nana ,akhirnya mereka berdua pun salaman sebagai tanda perkenalan.


mereka pun terlibat obrolan, hingga mala pun memulai mengutarakan niatnya.


"na,,,terima kasih kamu sudah memenuhi permintaanku,aku janji sesudah anak ini lahir aku akan minta cerai agar kalian bisa bersatu.


apaan kamu mala,jangan bicara seperti itu, kamu mau anak mu tumbuh dengan keluarga yang nggak utuh.


na,,jujur aku gak ada rasa sama sandy,kejadian itu benar benar di luar kendali.


dan aku juga udah mempunyai kekasih.

__ADS_1


"belajarlah menerima sandy, dia pria yang baik, lambat laun kamu pasti bisa mencintai dia.kebersamaan kalian pasti akan menumbuhkan benih cinta.


kamu bijak sekali na,pantas saja sandy begitu cintanya sama kamu.andai kejadian itu tak terjadi pasti sandy akan sangat bahagia. gumam mala .


setelah menemui nana,ada rasa bersalah dari mala, namun mala juga terpaksa demi bayinya,entahlah mala hanya mengikuti takdirnya kedepannya seperti apa dia ikhlas.


waktu masih berjalan tak ada yang berubah dari nana,tetap saja menyibukan diri dengan pekerjaan.entah mimpi apa semalam fadhil seperti mendapat durian runtuh, lagi lagi nana tertidur di mobil, maka fadhil harus menggendongnya menuju kamar.


ketika akan menggendong nana,fadhil dapat merasakan hembusan nafas nana,yang terasa begitu lembut,fokus fadhil jafi teralihkan ketika menatap bibir nana,yang menurutnya seksi,bibir yang mengajrinya untuk mencuri,mencuri ciuman si.empunya.


tahan dhil,tahan,jangan.coba coba lagi dhil,,gumam fadhil.namun hatinya menolak keras,justru fadhil dengan gerakan secepat kilat,dia langsung mencium nana sekilas ketika membungkukkan badannya akan menggendong nana,,sementara nana tak berkutik saat fadhil menciumnya.


aman,,bthin fadhil,sambil berjalan dengan senyum senyum, sampai bibi yang membukakan pintu pun penasaran.


den fadhil,,,kenapa senyum senyum,lagi senengya.tanya sang bibik.


sementara, nana sebenarnya terbangun ketika merasa keningnya dicium namun nana diam saja agar fadhil tidak merasa bersalah,namun sesuatu yang mengejutkan tentang pernyataan fadhil.


dhil,,,dari kapan kamu suka sama aku,aku gak pantas buat kamu. batin nana.


akhirnya nana memilih kekamar mandi untuk bersih bersih dan turun ke meja makan.


ketika bibik akan mencuci piring,melihat nonanya turun bibik pun urung,dan mempersiapkan makan malam.


eh non, mau mau say siapin sekaran non makan nya.


"iya bik,tumben banget laper jam segini.oh iya bik fadhil tadi langsung pulang apa masih di pos bik.

__ADS_1


kayaknya masih di pos non,eh non tadi waktu masuk den fadhil senyum senyum sendiri lho pas gendong non.


"masak sih bik, lagi seneng mungkin bik, emang kenapa bik, gak papa kan.


beda aja pokoknya nonkayaknya den fadhil suka deh ama non.


nana pun hanya tersenyum menanggapi bibik,tak mengiyakan ataupun tak menolak.


bik,tolong panggilin fadhil ya ajak makan malam sekalian.


bibik pun berlalu menuju pos,,den fadhil di ajak non makan malam bareng.


den fadhil makan yang banyak biar kuat. ucap bibik sambil menyendokan lauk pauk ke piring fadhil. biar kuat kalau gendong non nana ya,,


fadhil hanya tersenyum sambil memulai menyendokkan nasi ke mulut nya ,semwntara nana bwrusaha menahan wajahnya yang sudah terasa panas.


" dhil,,,terima kasih lagi lagi kamu harus gendong aku ke kamar.ucap nana


itu sudah tugas saya non,balas fadhil sambil menatap lekat lekat wajah nana.sementara nana sudah salah tingkah ,


na,kamu cantik banget,ucap fadhil masih dengan menatap nana,spontan fadhil mengucapkan kata yang membuat nana merasa aneh .


apa dhil,,tanya nana mencoba mengulang,namun fadhil malah grogi dan segera tersadar bahwa dia sudah keceplosan.


maaf,non bukan maksud saya,sambil beranjak dari kursi,namun sebelum melangkah pergi,fadhil di buat mati kutu oleh ucapan nana.


"dhil,,,,kalo suka sama seseorang jujurlah,,dan satu lagi jangan suka mencuri ciuman seseorang, semwntara fadhil hanya berlalu dengan rasa malu ,beda dengan nana setelah menyindir fadhil dia lalu menenggak habis air di dalam gelas,sebenarnya dia juga gugup.

__ADS_1


__ADS_2