
"perasaan apa sand,sebaiknya kita makan dulu baru nanti ngobrol pinta nana. akhirnya mereka menghabiskan makanan mereka.
maksud ku perasaan kamu ke aku gimana na, aku masih setia menunggu kamu na,jadi kasih aku kesempatan.
"kamu pantes dapat yang lebih baik sand, aku bukan wanita single status ku janda sand.
ada apa dengan janda na,gak masalah kamu janda.aku tetap akan nunggu kamu.
" entahlah sand aku masih fokus menata hidup aku lagi,memulai lembaran baru.entah siap berkomitmen atau enggak.
kamu pantes na di cintai,sambil menggenggam tangan nana, aku yakin kamu bisa buka hati kamu buat aku.aku akan selalu ada di sisi kamu.
"terima kasih sand kamu selalu ngasih semangat ke aku,membalas genggaman sandy.
sandy memajukan wajahnya, nana yang sadar akan gelagat sandy memundurkan wajahnya dengan kening mengkerut jantung nana sudah berdebar dan tubuh terasa panas dingin. namun berbeda dengan sendy yang melihat raut wajah nana bersemu merah, segera lebih memajukan wajahnya dan berbisik di samping nana rambut kamu ada sesuatu sambil tangannya membelai rambut dan mengambil sesuatunya.
nana semakin merasa panas di wajahnya, namun segera dia menghilangkan kegugupannya, agar sandy tidak berpikiran yang macam macam. mereka pun menikmati makan malam dengan asik,nana sudah kembali seperti semula.
hari demi hari semuanya berjalan dengan semestinya,sandy dan nana semakin dekat. sandy selalu bersabar menunggu nana.
genap seribu hari kepergian nino, selama ini pula nana merasakan hatinya hampa, namun nana belum siap untuk berkomitmen lagi.
dua kali gagal nana merasa kecil hati, nana hanya ingin menjalani harinya mengikuti alurnya saja. juka suatu saat ada tempat berlabuh,nana siap untuk menepi di dermaga cinta yang menyambutnya.namun bila tiada dermaga untuk berlabuh dia serahkan semuanya pada tuhan. nana yakin akan indah di akhir.
__ADS_1
tentang sandy nana belum memiliki rasa namun karna kebersamaannya nana mulai merasa nyaman. namun nana belum mengerti akan perasaan nyamannya nyaman antara sahabat atau nyaman karna sayang.
hari ini nana sedang ada kunjungan proyek, nana dengan sikap tegasnya dan juga bijak mampu menyelesaikan proyek yang sedang mengalami masalah.kini nana dan fadhil dalam perjalanan pulang menuju kantor namun handponnya berbunyi.
Hallo,,,,jawab nana.
"pulang jam berapa nanti aku jemput ya"
ok,,,ini baru aja kembali dari proyek D.
panggilan pun di tutup, nana ingin menikmati tidur dulu karna dia merasa lelah tak sampai 5 menit nana sudah tertidur di dalam mobil. fadhil pun hanya mengamati dari kaca spion saja.
entah kenapa setiap memandang nona selalu berdebar debar ya,batin fadhil .wajahmu damai non kalo tidur,cantik. ah apaaan sih ni otak,,sambil menggeleng gelengkan kepala berusaha mengusir khayalannya . kamu jangan macam macam dhil,nona itu atasan kamu.batin fadhil mengingatkan batasannya.
banyak yang menggoda fadhil. namun fadhil hanya menanggapi dengan senyuman, namun siapa sangka fadhil gugup merasa badannya panas dingin.
kini nana sudah berada diruangannya,entah berapa lama nana tertidur tiba tiba dia di bangunkan oleh sandy.dia pun berusaha mengumpulkan kesadarannya dan mengingat ingat bahwa dia tadi tertidur di mobil.
"astaga siapa yang gendong aku kesini,jangan jangan fadhil,,batin nana.
kenapa na,tanya sandy,yang melihat nana setengah melamun.
"ehh,,,enggak gak papa,kamu udah lama.
__ADS_1
ya,sekitar setengah jam yang lalu bangunin kamu susah,tadi fadhil yang bangunin kamu,tapi susah banget.
"maaf,,abis capek banget,bentar aku cuci muka dulu.
kini keduanya masih ngobrol tentang proyek mereka,karna perusahaan mereka bekerja sama.
'nona,nanti pulang dengan tuan sandy,tanya fadhil yang tiba tiba masuk.
"iya dhil,ada yang mau di cari dulu.o iya file yang di minta perusahaan D tadi udah kamu kirim.
sudah nona,abis tadi nona tidur saya bangunin susah.
"maaf, terima kasih ya dhil.sambil tersenyum kearah fadhil.
fadhil pun paham yang di maksud nana, sama sama nona, sudah tugas saya,kalau begitu saya permisi dulu.fadhil pun keluar dari ruangan nana, sampai di mejanya dia tersenyum sendiri melihat nana tersenyum.
eh dhil, ngapain kamu senyum senyum sendiri,tanya sekertaris nana.
apaan sih mau tau aja, sambil fokus pada layar laptop.
uuuuuh,dasar kesambet tau rasa kamu.
akhirnya mereka memilih diam dan fokus pada kerjaan masing masing.
__ADS_1