Cerita Cinta Mariana

Cerita Cinta Mariana
kepo


__ADS_3

"mesum mesum memang suaminya sih",,gumam nana selesai ganti baju,,dan kini sedang merias wajahnya,hanya memakai bedak tipis dan memakai lip balm saja karna memang nana tidak suka bersolek.


bersiap akam berangkat tak lupa sebelum keluar kamar fadhil memberi kecupan sekilas di bibir, yah memang fadhil bisa saja membuat nana tersipu malu.


keduanya telah sampai di kantor,,sibuk dengan pekerjaan masing masing,begitu juga fadhil. sampai jam makan siang tiba,keduanya memutuskan makan siang di restoran. mereka kini sudah sampai di restoran tepatnya milik keluarga nana,,,tempat di mana nana dulu bekerja.


ketika mereka masuk ,semua pelayan menyapa dan memberi hormat.sampai ada sepasang mata yang melihat mereka.


"ternyata kamu gak berubah,masih sama seperti dulu na,,ucap seseorang yang memandang mereka dari kejauhan.


sementara yang di pandang memilih meja paling ujung.mereka asyik bergurau,,saling menyuapi.


'kenapa mereka akrab banget ya,,apa mereka menjalin hubungan,gumam sang pria.ternyata dia adalah jovan,yang kebetulan berlibur ke tanah kelahiran karna dia memilih meninggalkan indonesia setelah nino meninggal.


pesanan jovan datang,,saat pelayan sedang menyajikan makanan kesempatan jovan untuk bertanya..."mas boleh tanya,,,? ya mas jawab sang pelayan.


"itu seperti nona nana ya,pemilik restoran ini,,tanya jovan.sambil memandang meja paling ujung.


sementara sang pelayan mengikuti arah pandang jovan,dan paham akan maksudnya.

__ADS_1


"oh itu mas,,,itu suaminya mas.ucap pelayan.


oh terima kasih mas,,jawab jovan.


sama sama mas,saya permisi dulu selamat menikmati.


"masak iya mereka nikah,apa sebegitu cepat nya nana ngelupain nino,,,sandy ini yang paling tau,,,tapi gimana kabar dia ya,,dah lama gue gak ketemu dia. gara gara hp gue hilang jadi gak tau kabar mereka,gumam jovan sambil meminum minumannya.


sementara nana dan fadhil bersiap akan kembali kekantor,,fadhil yang selalu perhatian dengan nana, melihat rambutnya agak berantakan dengan telaten merapikan rambut nana.


"yang malu tau dilihatin banyank orang",,,ucap nana.


"ihhhh, sambil mencubit lengan fadhil. dan mereka pun meninggalkan restoran. sementara pria di meja seberang masih dengan kekepoannya, berencana akan menemui sandy.


ting nong,, begitulah suara bel di tekan. menandakam ada tamu.


"eh den jovan,, ucap sang pembantu,lama gak keliatan den,tanya bibik.


iya bik,saya sibuk, sandy ada bik.

__ADS_1


"ada den,,mari masuk saya panggilin.


dah lama bro,,ucap sandy menghampiri jovan di sofa.


"baru aja, gue tiba siang tadi trus ke sini, gue aja belum sempat pulang.


dasar loe,kemana aja dari siang tadi, duduk di samping jovan.


"cari makan lah,gue laper tau gue ke restoran nya si nana,lah gue lihat dia eh kok mesra mesraan sama si fadhil,jelas jovan.


uhuk,,uhuk,,sandy tersedak saat minum mendengar penuturan jovan.


"maksud loe,nana nikah sama fadhil gitu,,ada raut kekecewaan dari wajah sandy,namun bagaimanapun nana berhak bahagia.


loe kenpaa,tiba tiba ekspresi lo kayak gitu,,adakah rahasia yang gak gue ketahui.


"sebenarnya dulu gue udah ngelamar nana, tapi karna suatu insiden jadi gue gagal nikahin dia",ucap sandy mengingat kenangannya.


apa,,,sumpeh loe,,gimana bisa ceritanya,,yang gue tau loe emang ngejar dia tapi gue kira lo gak serius,,soalnya loe kan playboy. ucap jovan sambil meminum minumannya.

__ADS_1


__ADS_2