Cerita Cinta Mariana

Cerita Cinta Mariana
bunga


__ADS_3

Mobil nana kini telah sampai di parkiran perusahaan. nana pun segera turun di susul fadhil yang mengikuti dari belakang. nana telah sampai di ruangannya .fadhil sudah memberitahu bahwa utusan dari perusahaan c sudah datang.


selamat pagi tuan,sapa fadhil pada sang tamu.


selamat pagi tuan fadhil,balas sang tamu apa sudah bisa di mulai meeting kita hari ini.


ok,,sudah,kita tunggu nona dulu sebentar lagi sampai.Tak lama kemudian nana memasuki ruangan meeting.


selamat pagi tuan reza sapa nana.maaf jika menunggu,bisa kita mulai meeting kita.ucap nana.


Akhirnya meeting pun di mulai,beberapa jam kemudian meeting sudah selesai.


terima kasih nona nana,saya harap proyek kita berjalan lancar,dan saya harap anda untuk terjun langsung meninjau proyek yang ada di kota A.


Baiklah tuan ,saya akan segera atur jadwal untuk meninjau lokasi proyek kita.


nona bisakah kita makan siang bersama ucap reza,sebagai ucapan terima kasih atas kerja sama kita.


mungkin lain waktu saja tuan karna hari ini saya masih harung menyelesaikan beberapa pekerjaan saya,tolak nana halus.


baiklah nona tak apa,,dengan raut wajah kecewanya.baiklah kalo begitu kami permisi dulu.


kini nana sudah berkutat dengan beberapa berkas perusahaan yang harus di tandatangani.sampai dia tidak memperhatikan waktu,ternyata jam sudah menunjukan jam 4 sore.


namun jarna pekrjaannya yang masih banyak nana pun harus lembur .


tepat pukul 7 malam nana baru selesai dengan pekerjaannya,dia masih duduk bersandar di kursi kebesarannya dengan tangan yang memijit pelipisnya,merasa lelah dengan pekerjaan.


Tiba tiba fadhil pun datang dan meminta nana untuk pulang segera karna besok masih ada agenda ke kota D untuk menandatangani kontrak kerja sama.

__ADS_1


mereka pun berjalan menuju lobi perusahaan.dhil besok jemput aku siang aku akan mengunjungi makam riko.,ucap nana.


baik nona ,tapi mengapa tak di antar saja,anda yakin akan pergi sendiri.


aku yakin dhil,percayalah pasti baik baik saja.


kini mobil melaju membelah ibu kota yang selalu ramai dengan pengendara.


hingga tak terasa mobil sudah tiba di rumah nana.nana pun segera turun.


selamat malam dhil,cepat lah istirahat.


baiklah nona selamat malam.


nana kini sedang berbaring di ranjangnya, diasedang mengamati beberapa berkas yang besok harus di tandatangani.mungkin karna terlalu lelah nana pun tertidur dengan sendirinya.


ya hari ini tepat 2 tahun kepergian riko untuk selamanya,meninggalkan kenangan yang menyedihkan untuk nana.


sayang aku datang,ucap nana pelan.


nana menaburkan bunga di atas pusara riko,dan memanjatkan doa,lama nana termenung hingga dia merasakan matahari mulai menyengat kulitnya.


setelah meninggalkan pemakaman nana menuju taman yang ada tak jauh dari pemakaman.


nana menghela nafas kasar.dia sadar sekuat apapun dia bertahan riko tidak akan pernah kembali.dia berharap suatu saat nanti bisa membuka hatinya lagi,namun ketakutan selalu saja datang mengganggu pikirannya.


Tiba tiba handpone nana berdering,dia pun bergegas mengangkat panggilan tersebut.


halo nona,sapa seseorang.anda sekarang di mana akan saya jemput kita langsung pergi kekota D .

__ADS_1


hmmm...baiklah q ada di taman dekat makam.


ketika sedang menunggu fadhil handpone nana berbunyi lagi namun bukan panggilan telepon,namun sebuah pesan masuk.


segera nana membukanya ,dan membaca pesan tersebut,nana pun berdecih pelan..


huft,,,lagi lagi ngajakin makan siang.


nana pun tak berniat membalas pesan tersebut karna nana juga tak membuka pesan tersebut melalui aplikasinya,melainkan hanya lewat tampilan depan handpon saja.


kini nana telah selesai menandatangani kerja sama dengan perusahaan buana medika.diapun telah tiba di kantornya lagi. namun lagi lagi dia heran di mejanya sudah ada bucket bunga lagi.


tiba tiba sekertaris nana datang, nona tadi ada kiriman bunga dari tuan nino.


tolong susun di meja samping sana.


baiklah nona,akhirnya sang sekertaris pun menyusun bucket bunga.


handpone nana berdering,nana pun mengangkat ponselnya.



pagi,na,,,,apakah sudah sampai bungaku untuk wanita spesial.ucap seseorang di sebrang sana.


terima kasih atas kiriman bunganya,tapi ku kira tak perlu repot repot memberi ku bunga.


Hmmmm....tapi kamu suka kan.


panggilan pun berakhir.sementara nino masih berandai andai jika dia bisa menjadi pacar nana,hal apa saja yang akan di lakukannya.

__ADS_1


__ADS_2