Cerita Cinta Mariana

Cerita Cinta Mariana
upah


__ADS_3

gimana yang,tuh kata bibik biar merem melek,,nanti aku buat kamu lebih dari merem melek,,goda fadhil.


fadhil,,,bicara apaan sih,,ucap nana cemberut, namUn fadhil malah gemas kepada nonanya yang kini menjadi istri nya.rasanya inhin segera menerkam istrinya itu, namun fadhil cukup mengerti dengan istrinya, maka dari itu fadhil belum menuntut lebih, cukup berciuman saja dulu,biar istrinya merasa nyaman.


akhirnya mereka menyudahi sarapan dan bergegas ke kantor karna hari ini ada rapat penting,namun sekarang beda fadhil lah yang mengambil alih semua nya nana hanya membantu saja .


setiba di perusahaan semuanya memberi hormat pada pasangan asisten dan bos tersebut,banyak karyawan yang memberikan selamat ada juga yang mencibir.


"pak fadhil beruntung ya bisa nikah sama bu nana,,ucap seorang karyawan,,


iya asisten nikahin sang bos, kayak drakor gitu,saut karyawan yang lain.


"kamu tontonannya drakor makannya baperan.


tapi kasihan juga pak fadhil dapat janda dan pernah hampir depresi juga kan,imbuh karyawan yang lain.


sssstttt,,udah ayo mulai kerja disini bukan tempat buat ngegosip .


merek'a bubar dengan sendirinya,,,dan melanjutkan aktifitas mereka.


dhil,,,lagi lagi nana memanggil nama suaminya tanpa embel embel,karna masih belum terbiasa.mmm maksud aku sayang,,kita mulai rapat jam berapa,,kalau kamu aja yang handel gimana aku agak lelah.

__ADS_1


baiklah kamu istirahat disini saja, sambil mempersiapkan berkas fadhil mencium kening nana,memang terasa agak hangat,fadhil phn langsung menempelkan tangannya ke kening nana, kamu sakit yang,,masih menyentuh pipi nana.


"enggak cuma ngerasa pening aja,,sambil memejamkan mata dan menyandarkan kepala pada sandaran kursi.


ya udah istirahat dulu aja,nanti selesai rapat aku antar pulang.


setelah meninggalkan nana fadhil.menuju ruangan rapat dan memulai memimpin rapat,rapat berjalan dengan lancar.


sementara nana malah terbuai ke alam mimpi namun dalam mimpi dia bertemu dengan nino, "nino,,,ucap nana ,namun yang di panggil hanya tersenyum lambat laun nino mulai menjauh dan melambaikan tangan pada nana. nino,nino, panggil nana tiba tiba nana terbangun didepan mata sudah ada fadhil,,,


kamu mimpi apa,sambil mengusap pipi nana yang terasa lembut tanpa ada noda sedikitpun.


kamu mimpiin nino,,ucap fadhil,dan nana hanya menganngguk saja, yau dah nanti pulang kita ketempat nino,kemarin kita juga lupa tidak kesana kan sekarang minum dulu sambil menyodorkan gelas berisi air putih.dengan segera nana meraih dan meminumnya.


kini mereka telah berada di pemakaman,didepan pusara bertuliskan nama nino,,setelah selesai melantunkan doa, nana bersuara.


"maaf aku gak sempat mengunjungimu nino,semoga kau bahagia disana dan twnang di tempat terindahmu,aku akan memulai hidup yang baru.


tuan,semoga saya bisa menjaga nona sampai akhir hayat saya dan selalu menemani nya di kala susah dan senang,ucap fadhil. seketika angin berhembus tenang menandakan doa mereka di dengar oleh alam.


mereka melangkah pelan meninggalkan pusara dalam keabadian.

__ADS_1


sesampainya dirumah nana memilih melamun didepan meja rias.fadhil yang melihat akhirnya mendekati dan berjongkok di samping nya,serta mbelai kepalanya,"mikirin apa,tenang tuan nino pasti bahagia ngeliat kamu bahagia, kita buka lembaran baru,nanti kalo kita punya anak kita kasih nama nino biar selalu terkenang di hati, ucap fadhil mencoba mengusir kegalauan nana.


nana tersenyum kemudian memeluk fadhil,,merasa ada kesempatan,fadhil mbalas pelukan nana dan menciumi pucuk kepala nana."kapan kita buat anak nya,,tepat di telinga nana,nana yang merasa geli bercampur aneh langsung memukul punggung fadhil,dan rona wajahnya sudah bersemu merah.


"ya udah mandi dulu sana,aku mau selesaian berkas tadi.ucap fadhil lembut.


nanti jalan jalan yuk,aku pengen cari udara segar.


"upahnya apa,sambil tersenyum jahil.


apa aja nanti aku beliin,,,.


"tapi aku maunya sekarang menunjuk pipi kanannya.


nana yang paham akan maksud fadhil,aku mau mandi dulu keburu gerah,,,beranjak menuju kamar mandi .


"ya udah nanti minta antar mang asep aja,mencoba bergurau.


ya udah jangan salahin kalau aku nanti cium mang asep.Braaak,membanting pintu keras.


apaaa,,,gak boleh sambil berlari mengetuk pintu kamar mandi sementara yang didalam terkekeh geli bilang akan cium bang asep yang ada di jitak bik surti nanti gumam nana

__ADS_1


__ADS_2