Cerita Cinta Mariana

Cerita Cinta Mariana
pulang


__ADS_3

waktu sudah menunjukan pukul 10 malam sandy dan nana berpamitan.pulang,karna mama nino juga sudah datang.


selama di perjalanan keheningan tercipta,akhirnya sandy memulai pembicaraannya. gimana perasaan kamu ke nino.tanya sandy..


nana masih saja diam tak menjawab pertanyaan sandy,sebenarnya diapun masih bimbang akan perasaannya perasaan sekedar kasihan atau memang perasaan suka. namun untuk saat ini nana hanya ingin nino cepat sadar dan bisa kembali beraktifitas seperti semula dan sembuh dari penyakitnya.


hari berganti hari nana dan sandy tak pernah absen untuk menjenguk nino,sudah hampir 2 minggu nino belum sadar juga.dengan sabar nana selalu mengajak nino ngobrol.seperti hari ini nana kembali menjenguk nino.


hai no,aku datang lagi.masak kamu gak kasihan sama aku,ayo bangun kita mulai semuanya dari awal, aku juga akan mencoba membuka hati aku buat kamu.walaupun jauh di dasar hati aku masih ada namanya.tapi aku juga sadar seberapa besar cintaku untuknya seberapa kuat aku bertahan tetap aja gak akan buat dia kembali.


nana terus saja bercerita tentang isi hatinya berharap nino akan segera sadar.


perlahan tangan nino bergerak,nana pun terkejut kemudian dia memanggil perawat.


akhirnya dokter dan perawat pun datang dan memeriksa keadaan nino,nino pun sudah sadar namun dia masih lemas.


seminggu telah berlalu kini nino diijinkan pulang oleh dokter.sang mama dan jovan yang menemani nino pulang dari rumah sakit,sedang sandy masih ada pekerjaan yang sangat penting dan tidak bisa di tinggalkan.


jo,sebenarnya siapa wanita yang sering nunggu nino.apa mereka ada hubungan,tanya mama nino.


itu temen kita aja kok tan..jelas nino.

__ADS_1


tapi kok kayak ada sesuatu,sebetulnya ada apa?


akhirnya jovan pun menceritakan yang sesungguhnya.


dengan mengambil nafas,,jovan pun menceritakan pada mama nino jika sebenarna nana adalah wanita yang di sukai nino.


sang mama pun tak berkomentar hanya mengangguk tanda paham akan penjelasan jovan.


kok aneh ya,gue cerita kayak gitu tapi malah gue ngerasa deg deg an.huffft...menghembuskan nafas nya. batin jovan.


sementara di dalam mobil satunya,sang empunya duduk dan bersandar pada jok mobil.wajahnya masih menandakan bahwa dia masih lemas.namun dia merasa senang bahwa bisa duduk bersanding dengan sang idaman.


na,ucap nino memulai pembicaraan.terima kasih ya kamu selalu mengunjungi aku sewaktu aktu tidak sadar.kamu selalu menyempatkan waktu buat aku padahal kamu pasti sibuk.


semoga aku bisa ngerebut hatimu na,batin nino.


akhirnya mobil nino pun telah sampai di halaman rumahnya,sang supir pun langsung membukakan pintu nino turun di bantu nana dan sang supir.


setelah mengantar nino sampai kamar, nana pun berpamitan dengan nino karna nana masih ada rapat satu jam lagi,jadi dia harus mempersiapkan semuanya.


no....aku pulang dulu ya, soalnya masih ada pekerjaan.pamit nana pada nino.

__ADS_1


dengan wajah kecewa nino pun mengiyakan permintaan nana.


tak lupa nana pun pamit kepada mama nino.


akhirnya nana pergi menuju perusahaannya lagi, dengan di antar supir nino.


sementara di sebuah kamar, hai bro,jangan mikir yang berat berat dulu kasihan tu kepala,ucap jovan mencoba menghibur temannya.


sialan loe,tumben loe santai sekali.


gua mah selalu santai mang elo yang selalu serius ngejalanin apa apa.


gimana seneng di tungguin nana.


seneng sih,tapi dia buru buru balik aja,gaea gara harus rapat .


dia kan wanita karir gays,dia mandiri gak kayak cewek cewek manja di luar sana yang hanya bisa ngamburin duit orang tua buat shopi g dan ke salon tanpa tau susahnya cari duit.


sok bijak lo,balas nino sambil melempar bantal kearah sang kawan.


eh ngomong ngomong nyokap lo tadi nanyain siapa nana dan ada hubungan apa dia sama loe.

__ADS_1


trusssss.....


ya gue ceritain aja lah semuanya,gak enak gue kan.mana nana setiap hari pasti datang jenguk lo.


__ADS_2