
masih dengan posisi ternyaman mereka dengan saling berpelukan,,sampai terdengar suara deheman."ekhem ekhem....aduh jadi obat nyamuk nih",,ucap bik surti sambil mengibaskan tangan diudara saperti mengusir nyamuk.
"ada apa lagi bik,,,ganggu aja sih",,jawab fadhil.
nih yang bik surti pasti kepingin mesraan kayak kita,tapi sayangnya mang asep diluar ngopi sama satpam komplek pasti,sambil mencibir bik surti.
"aduh den,mang asep mah kayak gitu,mesraannya kalau di kamar dong",ikut nimbrung nona dan tuannya.
"kita bentar lagi juga ngamar,"balas fadhil ya nggak yang,mencium pipi nana.
sementara nana sudah menahan malu atas sikap fadhil,bik surti yang melihat gelagat nona mudanya hanya tersenyum saja.
"non,uang belanja habis non,besok bibi minta ya,mau kepasar persediaan sudah menipis.
"iya bik,,besok aku kasih,"jawab nana.
"ya udah lanjutin den,bibik mau nyari bang asep dulu.berlalu meninggalkan mereka.
"yang kalau sama bik surti gak usah gitu dong kan malu" ,ucap nana melepas pelukannya.
"abis bik surti juga iseng gitu,sukanya godain kita ya aku goda balik lah",mencubit dagu nana.
kamu dah ngantuk belum, aku mau duluan kekamar,pamit nana.
__ADS_1
"ya udah duluan aja,nanti aku nyusul,,tapi siap siap ya,,mengedipkan sebelah matanya.
sementara fadhil masih menghabiskan minumannya,sambil merenung,ternyata kini nana sudah benar benar mencintai nya, dia berjanji akan selalu membahagiakan nana.
dan fadhil ingin segera mempunyai anak dari nana,agar nana bisa fokus di rumah,namun dia juga harus mencari orang yang benar benar bisa di percaya",monolognya.
fadhil berjalan menghampiri ranjang ikut berbaring disamping istrinya mengecup keningnya serta pipi istrinya.tak lupa mencium sekilas bibir nana.nana lalu membuka mata,karna dirasa ada yang mengganggu tidurnya.dan berbalik menghadap fadhil kini keduanya posisi saling berhadapan.
fadhil memajukan wajahnya menempelkan bibirnya dengan bibir nana,menyesap dan **********,nana pun membalas ciuman fadhil saling menghisap satu sama lain,tangan fadhil pun menyusuri punggung nana membuka pengait bra,dan beralih kedepan m*****s benda kenyal nana, bermain di area sana.
ciuman fadhil beralih menyusuri leher nana dan sedikit memberi gigitan di sana,nana mulai mendesah,,tak hanya disitu fadhil lebih liar lagi
selanjutnya mereka menjalankan kewajiban suami istri,,sampai keduanya merasa lelah dan tertidur .
lagi lagi hari ini keduanya pasti terlambat karna sudah pukul 07.00 pagi namun keduanya belum ada yang terlihat batang hidungnya.
uaaaaahhhhmmm,,,sang pria menarik tubuhnya agar terasa enak,dan memandang kesamoing istrinya ternyata belum bangun,dengan cepat dia mencium pipi sang istri,benar saja ciumannya mampu membangunkan sang istri.
"selamat pagi,,,ucap nya menyapa sang istri.
pagi juga,,pasti kita kesiangan ya,,tanya nana.
"hemmmm,,,gak masalah kamu kan bosnya sedangkan aku suami si bos,memulai menggoda istrinya.
__ADS_1
"ternyata di balik sikap mu yang pendiam kamu memiliki sikap riang seperti ini dhil, suka bercanda,,batin nana,dan hanya membalas fadhil dengan sebuah senyuman.
kaduanya sudah sampai di kantor, sang sekertaris pun datang dengan membawa berkas" pagi bu nana, tadi tuan sandy kesini beliau ingin mengajukan kerja sama lagi bu,nanti jam makan siang beliau akan datang kemari lagi."
"pak fadhil sudah tahu perihal kedatangan tuan sandy.
"belum bu,"saya belum bertemu dengan beliau.
"baik kalau gitu nanti saya sendiri yang akan kasih tau,o iya berkas kemarin yang saya minta sudah siap kan.
sudah bu inisambil menyerahkan tumpukan berkas.setelah itu dewi pun pamit undur diri.
masih sibuk meneliti berkas,fadhil pun menghampiri tak lupa selalu mengabsen pipi nana."serius amat sih yang,tanya fadhil.
kalau gak serius nanti gak selesai selesai,, memandang suaminya yang ikut duduk di hadapannya, aku mau ngomong sesuatu,,
ungkap nana.
"ya ngomong aja,,kenapa harus ijin,,sambil.menopang dagunya dan memperhatikan istrinya yang semakin hari semakin cantik.
kata dewi ,,"tadi sandy kesini,mau ngajuin.kerja sama lagi.
"kamu gak papa kalau harus ketemu sandy",tanya fadhil balik.
__ADS_1
kok malah tanya balik,aku takutnya kamu gimana gitu kalau aku harus ketemu sandy.
"aku gak papa,aku malah berterima kasih sama dia karna berkat dia kamu bangkit dari keterpurukan, karna dia kamu melewati masa sulit kamu,percaya sama aku,,aku gak apa apa kan dia mau membahas pekerjaan,sedang kita udah nikah,dia juga udah nikah mungkin udah punya anak,gak perlu di kahawatirkan,sambil menggenggam tangan nana.