Cewek Gengsi Dan Cowok Pendiam

Cewek Gengsi Dan Cowok Pendiam
Truth or Dare


__ADS_3

dimas pun mengambil botol bekas minuman yang telah habis dan bergambung dengan teman teman nya.


"ada dim?"...tanya eva


"ada tenang aja"...ucap dimas terus duduk di samping lili


"ayo putar putar"...ucap eva


"ayo ayo"...ucap lili antusias


botol pun di putar oleh dimas dan terputas dengan keras hingga berhenti di hadapan.


"RIOOO"...teriak eva, lili dan sarah


"Truth or Dare?"...tanya dimas


"Truth dong"...jawab rio percaya diri


"mau berapa pertanyaan ni?"...tanya dimas ke teman temanya


"2 aja gin"...jawab lili


"oke siapa yang tanya ni?"..tanya dimas


"gue dong"...ucap lili, mereka pun mengagukan kepalanya


"loe pilih eva atau lisa?"...tanya lili


"jelas eva lah"...ucap rio, jawaban rio membuat hati eva berdetak


"cie cie eva"...ucap ledek lili


"karena gue dah kenal eva duluan, jangan ge'er loe nenek cerewet"...ucap lanjutan rio, membuat eva kecewa


"siapa juga mau sama loe"...saut eva sinis


"hayuk loe ngamek tu"..ucao dimas


"biarin aja, biar cepet jadi nenek nenek"...ucap ledek rio


"udah udah ah, lanjut...siapa yang bertanya lagi"...ucap sarah


"gue"...ucap dimas


" cie sepaket yang tanya, awas loe tanya macem macem"...ucap ledek rio, membuat semuanya terkekeh


" udah move on loe dari nabila?"...tanya dimas


Deg


"udah"..jawab singkat rio


"wow si kaleng ternyata suka ya sama labil"...ucap eva melihat rio


"nabila va"...ucap sarah membenarkan perkataan eva


"serah gue yang penting itu kenyatan kan emang dia di juluki mis labil"...ucap eva


"gue dah move on sejak SMA"....ucap rio, malas bahas mantan sahabat masa kecilnya itu


" udah yuk putar lagi"...ucap sarah


botol pun di putar oleh evan dengan keras dan berputar sangat keras hingga berhenti di.


"LILI"...teriak semuanya kecuali evan


"Truth or Dare?"...tanya sarah


"dare"...jawab lili


" oke satu aja ya kalau dare"...ucap sarah, membuat eva memiliki ide gilanya


"gue minta loe telfon bang dino terus rayu dia"...ucap eva

__ADS_1


" loe gi*a mau di gampar gue sama ka vera"...ucap lili, melihat ide gila eva


"tenang tar ara yang jelasin"...ucap ucap eva


"gue lagi"...ucap sarah meghembuskan nafas beratnya


"Cepet Cepet Cepet"...ucap eva dan sarah


"iya ya sabar napa"...ucap lili mengambil ponselnya


TUT TUT TUT


"Hallo li"...ucap seseorang dalam telfon siapa lagi kalo engga dino


"ha-llo kak"..ucap lili


"ada apa li loe kangen sama gue"...ucap dino dengan PDnya


"ih enggk kak gue kan kalah main di tantang buat telfon kak ino"...ucap jelas lili


"hahahah loe bisa kalah main game li?"...tanya dino sambil ketawa


"bisa lah kak, oeh ya kak ino tau gak persamaan kakak sama monyet lili kak"...ucap lili sambil malu


"lili sama'in kakak sama monyet lili itu?"....ucap dino


"tega bener"...lanjut dino


"enggak gitu kak samanya kakak sama monyet lili itu sama sama setia sama lili"...ucap lili malu


"hahahhaah jelas lah li kan kak ino yang paling setia"...ucap dino dengan pdnya, membuat dimas sedikit cemburu


"TAPI BOONG KAK"...teriak lili, dan langsung di matiin telfonnya, membuat semua tertawa kecuali dimas dan evan


"gi*a kak ino makin jadi"...ucap eva


" plaayboy cap curut ya bgitu"...ucap sarah


"jauhkan ara dari cowok itu"...batin evan yang tak mau gadisnya berdekatan dengan sang playboy


"ahkk sakit tau"...ucap eva mengusap usap hidungnya


"jangan deket deket sama dia li"...ucap dimas, yang belum mengenal siapa dino


"ya enggak akan lah sinting kali ye gue sama kak ino"...jawab lili melirik dimas


"orang kak ino sukanya sa-


"sama kak vera"...ucap eva bohong yang tidak mau mereka tau tapi membuat dimas dan evan penasaran


"vera siapa?"...tanya dimas


"teman sekolahnya"...jawab lili


"udah udah kita putar lagi"...ucap rio


sarah pun mengambil alih botol dan memutarnya sangat keras dan berhenti di.


"EVAN"...teriak semua kecuali dimas evan


"sakit telinga gue kalian teriak keras betull"....kesel evan mengosok gosok telinganyan


"bisa lah cewek cewek"...ucap dimas sama dengan evan


" loe ngatain gue cewek dim"...kesel rio


"kalo merasa"...jawab enteng dimas


"sialan"...ucap rio sambil melempar camilan ke arah dimas tapi di hindari


"Truth or Dare?"...tanya eva


"truth"...jawab evan dengan entengnya

__ADS_1


"gue dong"...ucap eva antusias


"terus gue ya"...ucap goda rio sambil melirik evan, evan hanya menatap biasa aja


"loe berapa lama pacaran sama nabila?"...ucap eva sambil mengamati wajah evan


"gak pernah pacaran"...ucap evan datar sontak membuat lili, eva dan sarah kaget


"gak pernah pacaran kok nempel terus kayak perangko"....cibir lili


"dia, gue gak"...ucap cuek evan


"aneh padahal sering berdua bilang enggak pacaran, dasar kadal"...batin sarah memandang evan, evan pun hanya memandang sarah dari tadi


" udah udah giliran gue"...ucap rio


"kapan loe nembak gebetan loe?"...ucap rio sukses membuat semua kaget terutama sarah


Deg


"ternyata dia sudah punya gebetan"...batin sarah, yang mengalihkan pandanganya ke arah yang lain


"gak kan nembak"...ucap evan yang masih memandang wajah sarah, tapi sarah sudah tidak memandangnya lagi


"tapi langsung loe lamarkan?"...ucap rio, menggoda evan dan melirik sarah


Deg


"ni anak gak punya perasaan"...batin eva yang sebel karena tingkah rio


"ra loe harus kuat"...batin lili, memandang sarah yang berwajah datar walau hatinya sudah mulai sakit


"UDAH"...ucap eva yang sebel oleh rio


"ha maksudnya?"...ucap tanya rio menoleh ke eva


"udah malam baik kita istirahat"...ucap sarah yang sudah berdiri tanpa ba bi bu dia pun berjalan ke tenda dan sontak sedikit menyenggol kaki rio


"aduh va"...ucap rio sambil meringgis tetapi tidak membuat eva menoleh


"kapok lu"...ucap dimas kekeh


"diam lu, salah apa gue"...ucap rio sambil mengusap usap kaki rio


" udah kalian istirahat aja"...ucap lili, beranjak pergi dan menyusul eva


"udah gak usah masukan hati, mungkin mereka capek, wajar ini kemah pertama mereka"...ucap sarah, mereka pun mengagukan kepalanya


"ya udah gue balik ketenda ya"...ucap dimas, berjalan ke tenda


"gue ikut"...ucap rio menyusul dimas


tinggal lah sarah dan juga evan yang masih terduduk dan hening tanpa pembicaraan hingga.


"gue masuk dulu"...ucap sarah yang berdiri yang hendak beranjak ke tenda namun di tahan oleh tangan evan


"yang tadi jangan di masukin kehati ya"...ucap evan lembut, ya lembut hanya ke sarah dan tentunya ibunya


"iya aman aj"...ucap sarah santay walau hatinya sudah sakit


"tapi yang di bilang rio itu gak bener"...ucap evan, yang gugup


"emmm"...jawab sarah dan melepas tangan evan yang berjalan ke tenda tanpa menoleh


"semua gara gara biangkerok awas lu sampai ara ngenjauh gue gorok palanya tu"...batin evan, yang melihat sarah pergi


evan pun beranjak masuk ke tenda yang dia lihat rio dan dimas sudah tertidur lelap sedangkan evan berbaring menuju alam mimpi dan , sedangkan sarah dia belum bisa tertidur hingga menujukan jam 12.30 mereka benar benar tidak bisa tertidur sehingga sarah pun beranjak untuk keluar tenda.


"huh dingin baget" ..ucap sarah, menggosok gosokkan telapak tangannya


"aaah anget banget"...ucap sarah medekatkan telapak tanganya ke api unggum yang mulai habis


"asik kali ya ajak abang ke sini"...ucap sarah

__ADS_1


sarah pun terduduk di depan api unggun dan sesekali memandang langit yang cerah di sela sela waktu itu ada tangan yang mendekat ke lengan sarah sehingga membuat sarah kaget


"arkkkkkkk"...ucap kaget sarah sontak langsung berdiri


__ADS_2