Cewek Gengsi Dan Cowok Pendiam

Cewek Gengsi Dan Cowok Pendiam
mengabaikan


__ADS_3

tak lama perjalan mereka untuk ke rumah sarah dkk, hingga sampai lah mereka di halaman rumah mereka.


"akhirnya sampai juga"...ucap eva yang keluar dari mobil dulu untuk membuka rumah


"gue parkir mobilnya dulu ya li loe keluar aja dulu"...ucap sarah yang mengemudikan mobilnya


"iya ra, owh ya ra loe jadi mau jalan sama kak ifan tar malam?"...ucap tanya lili karena ia tau bahwa evan dan temanya akan menginap


"iya li gue mau bantu kak ifan buat persiapin ultah pacarnya"...ucap sarah menoleh ke lili


"ya sudah deh"...jawab lili keluar dari mobil


sarah pun melajukan mobilnya ke garasi rumahnya setelah itu turun masuk ke dalam rumah, sampai ruang tamu sarah melihat semua ada disana sarah enggan untuk duduk dia memilih pergi ke kamarnya.


"gue ke kamar dulu ya"...pamit sarah ke temen temenya


"kenapa tu ara?"...tanya dimas melihat sarah tak seperti biasanya


"owh dia paling mau bersih bersih biasa dia kayak gitu"...jawab lili


"kalian beneran jadi nginep disini?"...tanya lili ke lainnya


"kalau di izini sih, soalnya kita lama gak ngumpul "...jawab dimas


"gak papa boleh lah, tenang aja pintu rumah terbuka buat kalian"...ucap eva, tersenyum


"tumben baik cerewet ni"...ledek rio


"sialan lu"...ucap eva, melempar bantal di kursi ke rio


"KDRT ini mah"...ucap rio, menangkap bantal yang di lempar eva


"gak waras"...jawab sinis eva, semua di buat ketawa akan pertengkaran mereka


"terus sarah izini kalau kita nginap?"...tanya evan dengan datarnya


"tar gue yang ngomong aman aja van, toh tar dia jalan juga jadi paling kita aja yang asik di rumah"...jawab lili santay


"jalan sama siapa koq gak ngomong ke gue sih tu anak"...ucap eva cemberut

__ADS_1


"loe gak denger di mobil tadi, ya ampun ni kuping di taruh di mana rang "...ucap lili kesel


"ketinggalan di kampus li"....saut rio dan membuat mereka ketawa termasuk eva sendiri


"emang ara mau jalan kemana?"..tanya dimas


"owh dia lagi janjian sama kak ifan gak tau mau kemana".. jawab lili santay


Deg jantung evan berdetak


"ifan itu kan yang dia peluk yang punya bengkel itu, mau kemana mereka jalan"..batin evan, mulai sedikit penasaran


"kak ifan siapa?"...tanya dimas


"temen bang indra abangnya sarah"...jawab lili


"loe dah kenal van?"...tanya dimas


"udah koq"...jawab evan dengan datarnya, membuat mereka mengaguk saja


percakapan cukup lama mereka lakukan di ruang tamu tampa mengigat jam berapa, tak lama sarah pun turun dan duduk samping lili yang dari tadi duduk sendiri.


"astaga ni anak kayak tuyul aja datang gak kelihatan tau tau dah muncul aja di samping"...ucap ledek eva


"sialan lu"...jawab kesel sarah


"gak usah ngambek deh ra gak cocok"...ejek eva kesarah membuat mereka tertawa


"tau ah gue mau masak aja ngak penting geladeni orang kaga waras"...ucap sarah, bernajak pergi ke dapur


"ayok bersih bersih tar dia marah kan berabe"...ucap eva, beranjak pergi ke kamar


"emang ara kalau marah serem ya li?"..tanya rio polos


"enggak sih dia marah itu diam nah itu yang membuat kita takut"...ucap jelas lili


"udah kalian bersih bersih aja di kamar tamu"...lanjut lili dianggukin yang lain


lili dan yang lain pun pergi ke masing masing kamar setelah mereka membersihkan diri mereka pun akhirnya menyusul sarah kedapur untuk membantu sarah memasak tetapi sampai dapur masakan sudah tersedia di meja makan, san sarah pun sedang melepas celemeknya.

__ADS_1


"loh koq dah selesai aja sih"...ucap eva


"kalian lama sih, udah ayok makan "...jawab sarah, mereka pun beranjak kemeja makan


"uhhh kangenya masakanya ara ni"...ucap rio, memandang masakan sarah


"makan yang banyak ri kalau kangen"...jawab sarah tersenyum


"beres"...ucap rio memberikan jempol ke sarah


"loe mah maunya makanan gratis makanya seneng"...saut dimas


"hais gak asik buka kartu aja lu"...jawab kesel rio membuat mereka ketawa tidak untuk sarah hanya terseyum


"udah udah makan dulu"...ucap sarah


"emm enaknya masakan loe ra"...puji dimas


"iya dah jadi istri gue aja lu ra"...saut rio, membuat sarah tersenyum tapi tidak untuk eva dan evan yang meliriknya tajam


"loe gak takut sama dua mahluk di samping lu sama depan lu"...ucap dimas


"heheh becanda aja bah"...ucap cengegesan rio, eva pun hanya geleng geleng tapi tidak untuk evan masih meliriknya tajam rio yang melihatnya jadi ketakutan


"becanda boss"... ucap rio ke evan, sarah yang melihatnya jadi berubah moodnya


"sudah makan lah dengan tenang"...tegur sarah


mereka pun akhirnya makan dengan tenang namun terkadang adanya ocehan dari eva dan rio membuat mereka tertawa tapi tidak dengan sarah hanya tersenyum, tak lama selesai lah mereka makan, eva dan lili membersihkan piring dan yang lain sedangkan sarah kembali ke kamar dan yang laki laki keteras rumas, rio dan dimas bermain basket karena ada ring basket yang terletak di halaman luar itu sedangakan evan sedang membaca buku, tak lama sarah pun keluar menuju ke teras rumah karena dia pikir eva dan lili sudah selesai.


"eh eva dan lili belum selesai ya?"...tanya sarah ke evan, evan menoleh ke sarah, senyumnya mengembang


"belum ra, mungkin bentar lagi, sini duduk"...ucap tawar evan


"emmm"...jawab sarah, duduk di sebelah evan melihat rio dan dimas sedang bermain basket walau menujukan jam 2 siang tapi di sana sangat sejuk karena adanya perpohonan yang tinggi


"tar malam loe mau jalan sama kak ifan ya ra?"...tanya evan datar karena dia sedang mode cemburu walau di tutupi


Deg

__ADS_1


sarah pun menoleh, dari mana evan tau apa lili dan eva yang memberitau tapi untuk apa evan perduli bukanya dia sudah punya pacar itu yang di pikirkanya saat ini tanpa dia jawab sarah pun berpaling ke depan tampa menjawab itu membuat evan bertanya kenapa sarah seperti mengabaikannya


__ADS_2