Cewek Gengsi Dan Cowok Pendiam

Cewek Gengsi Dan Cowok Pendiam
gelisah


__ADS_3

"wih berduan aja kalian"...goda eva, yang baru keluar dari rumah bergabung dengan sarah dan evan


"dasar kunti datang -datang buat kesel aja"...jawab sinis sarah, eva pun tertawa sedangkan evan hanya diam


"mana Lili kok belum kelihatan?"..tanya eva yang sudah menghentikan tawanya


"ya mana gue tau yang baru dari dalam siapa? kok tanya gue"...jawab ketus sarah


"gak usah marah marah loe gak cocok ra ay"..ledek eva di jawab dengan tatapan tajam sarah


"kuy kuy minuman dan cemilan datang"...ucap Lili yang baru keluar rumah membawa camilan dan minuman ke meja teras


"asikkk"...sorak eva, dan mengambil cemilan di atas meja


"woy kalian berdua minum dulu"...teriak Lili ke dimas dan Rio


Dimas dan Rio pun menghentikan mainnya dan berbalik ke arah teras rumah, dan menghampirinya.


"widihh enak ni"...ucap Rio mencomot makanan dari tanya eva, membuat eva melotot


"kebiasan loe"...ketus eva, di jawab senyuman oleh Rio


"asik main basket di rumah kalian ni"...ucap dimaas yang habis minum


"iya ni enggak panas juga di sini banyak pohonnya, makin betah disini"...saut Rio


"ya sering sering lah kalian kesini buat main basket, biasanya bang indra sama temen temennya juga sering kesini"...ucap Lili


"Aman aja kita bakal sering kesini" ...Ucap Rio, sembari membuka minuman kalenganya


"gak sekalian aja loe tinggal di sini "...ucap polos eva


"nah makin setuju aja gue sama nenek cerewet gue ni"...ucap Rio, dapat tatapan tajam Eva mereka pun tertawa karena kepolosan eva dan ledekan Rio

__ADS_1


" eh iya ra , anak anak pada nginip disini tar malam, gpp kan ra? kan besok libur juga lusa baru masuk?"...tanya Lili ke Sarah


"emmmm, boleh aja asal Rio gak ngabisin makanan kita"...jawab sarah sedikit meledek Rio


"tenang aja ra tar gue ganti dengan yang lebih banyak"...ucap Rio


"kayak loe punya uang aja nyet"...saut ketus Eva


"wih ngeremehin gue loe mau apa aja bisa gue beliin orang ATM berjalan gue ada"...jawab Rio sombong


"maksudnya?"...tanya Lili


"noh ATM berjalan gue gue bisa beli apa aja hahahah"...jawab Rio sambil menujuk evan dengan dagunya dan di jawab dengan tatapan tajam evan dan membuat yang lain tertawa


mereka pun tertawa dengan candaan dan terkadang perdebatan antara eva dan Rio, waktu berjalan lebih cepat hingga sekarang menujukan jam 6 sore mereka pun akhirnya masuk ke rumah untuk membersihkan diri setelah Azan magrib berkumandang mereka segera menuju ruang sholat mereka sholat dan diimami oleh evan, setelah sholat para laki laki keruang tenggah untuk menonton Tv sedangkan Eva dan Lili memasak untuk makan malam sedangkan sarah sedang bersiap siap untuk pergi bersama ifan.


"kalian kemarilah makanan dah siap" ...ucap teriak Eva, para laki laki pun akhirnya menuju dapur tepatnya meja makan


"Wah loe bisa masak juga ya va"... ucap Rio sembari mencolek dagu Eva


" sudah sudah yok makan"... ajak Lili, mereka pun duduk dan mengambil makanya


"Ara mana kok gak makan?"...tanya dimas


"tenang tar juga turun"...jawab santay Lili, evan hanya diam tampa berkomentar


turun lah Sarah dengan tampilan yang sangat memukau, wajahnya dipoles tipis, mengunakan dress berwarna crim, rambut di gerai dan tas jinjing sedada dan sepatu yg senada itu membuat tampilanya sangat memukau hingga sembuat semua melongo tapi tidak dengan evan ada pertanyan dan ada kegelisahan di matanya.


"kalian kenapa sih ngeliatin gue gitu banget"...ucap Sarah, membuat mereka tersadar


"loe cantik banget sih ra , coba gue cowok dah gue jadiin pacar gue loe".. ucap Eva mendapatkan sentilan oleh Rio


Cletak

__ADS_1


"sakit sialan"...ucap kesel Eva, mengusap usap dahinya


"makanya jangan ngomong aneh aneh"...ucap Rio


"loe cantik baget ra, emang acaranya dimana ra?"... tanya Lili


"di cafe".. jawab santay sarah sambil mengambil minum dan meminumnya


"pulang jangan malam malam"....ucap dingin evan sontak memibuuat sarah tersedak


Uhuk Uhuk Uhuk


"pelan pelan ra "...ucap Lili


sebelum sarah menjawab terdengan suara mobil.


Tin Tin


"ya sudah gue pamit dulu ya "...pamit sarah dan beranjak pergi, tak lama evan pun berdiri sontak membuat yang lain menoleh


"loe mau kemana van?" ....tanya dimas tapi tak dihiraukan oleh evan


evan berjalan cepat dan meraih tangan kanan sarah sontak membuat sarah kaget dan menoleh kebelakang, dan menatap evan.


"ni anak maunya apa sih"...batin Sarah


"jangan lama lama ya ra"...ucap Evan dengan lembuat sontak membuat Sarah terkejut tak lama sarah pun sadar dan melepas tanganya evan dari tanganya


"iya tengan aja"...ucap sarah dengan senyum getir


Sarah pun berbalik dan berjalan menuju pintu rumah dan berkata


"dasar buaya"...ucap pelan sarah tanpa di dengar Evan

__ADS_1


evan pun hanya melihat punggung sarah yang mulai menjauh, membuat Evan menghembuskan nafas dengan kasar tak lama dia berjalan mengitip sarah dari jendela, melihat mobil yang sudah mulai meninggalkan halaman rumah sarah tak lama evan pun berranjak kembali ke meja makan untuk melanjuti makannya, evan tak bersuara dan tak menanggapi pertanyaan temanya karena pikiranya tampak gelisah sekali.


"gue mesti gimana"..batin Evan


__ADS_2