
Pengenalan Tokoh.
Aarash Putra Mahendra (Pakai Baju Cokelat)
Namaku Aarash Putra Mahendra, Aku sering di panggil Aa, orangnya cukup aktif, suple dan gampang berinteraksi dengan orang lain dan dari kecil sudah di ajarin Kakek Joni berbisnis. Dan dia sangat menyukainya. Sejak Kakek Joni meninggal ayahnyalah yang mengajarkan berbisnis.
Aku sangat mengagumi seseorang, berawal dari pertemuannya di jalan. Waktu itu mobil yang di bawa Aarash bannya kempes di tengah jalan. Pada saat yang sama ada seorang wanita membantunya mengganti ban yang kempes. Ternyata selain dia bersekolah, dia merangkap kerja menjadi montir di salah satu bengkel.
Anehnya wanita itu seolah-olah telah mengenal Aarash padahal dia barusan bertemu dengannya. Ketika Wanita itu memanggil namaku Aariz. Aku baru sadar ternyata wanita ini teman dekatny Aariz, apalagi dia bercerita tentang sekolah Aariz.
Aku hanya mengiyakan apa saja yang di katakan padahal aku sama sekali tak tahu menahu.
Aarash memang tidak sekolah bersama Aariz, Dia memilih sekolah bersama Arsyla. sebagai seorang Kakak, dia hanya ingin menjaga adikknya yang paling cantik dan bawel.
Aariz memilih sekolah yang biasa saja, baginya dia sudah nyaman di sekolah negeri di bandingkan sekolah swasta dengan kami berdua.
'Pantas Nadia mengenaliku, mungkin dia mengira aku adalah Aariz' batin Aarash.
Semenjak itu aku sering mengajaknya ngedate, dan anehnya wanita itu tidak pernah menolakku.
Mulai saat itu tumbuhlah rasa cinta dan sayang kepada wanita itu. wanita itu bernama Nadia.
****
Aariz Putra Mahendra. (Pakai Baju Biru)
Namaku Aariz Putra Mahendra. Aku sering di panggil Ai jika berada di lingkungan keluarga. Dia lebih banyak diam, entah mengapa dia sangat sulit bergaul dengan orang lain, bahkan jika semua orang sedang berkumpul pasti hanya banyak diam.
Aariz tak tahu ada apa dengan dirinya, mau di sekolah, Dia tak punya banyak teman. Berbeda dengam Aarash.
Kadang Aarash mengajak temannya ke rumah, tapi Aariz bahkan tak bisa dekat dengan siapa pun. Dari kecil mereka berdua di ajarin bisnis oleh Kakek Joni.
Aariz sebenarnya kurang menyukai dunia bisnis, Dia lebih menyukai seni melukis. Jika ia sedang diam di kamar, pasti akan mencoret-coret sebuah kanvas hingga membentuk lukisan yang indah. Dan itu membuatnya nyaman.
Suatu hari di sekolahnya, dia duduk seorang diri sambil mencoret-coret buku hingga membentuk lukisan yang indah. Tiba-tiba ada seorang anak perempuan menghampirinya dan mengatakan lukisan yang di buat sangat indah.
Sejak saat itu hanya dialah temannya di sekolah, dari sosok Nadia Aariz mulai membukakan diri, bergaul dengan kehidupan sekitarnya.
Setiap hari di sekolah muncullah rasa sayang dan cinta kepada Nadia, tapi dia tak bisa mengungkapkan rasa sayang dan cintanya.
Aariz kurang percaya diri, padahal dia yakin Nadia juga mencintainya tapi dia pun malu mengatakannya. Dari perlakuannya ia sangat tahu dia mencintaiku.
*****
Nadia Aditya Pratama.
__ADS_1
* Bagaimana rasanya di cintai 2 pria yang ternyata kakak beradik. Apa harus mundur atau memilih dengan hati. Itulah yang di alami Nadia.
Nadia Aditya Pratama. Semenjak umurku 5 tahun. Kehidupanku berubah 180', ayah dan ibuku mengalami kebangkrutan, hingga kami harus berhemat.
Ayah sekarang berjualan di depan rumah, di bantu oleh ibuku. Aku berbeda dengan Edward.Mungkin kakakku karena telah terbiasa serba ada. Semenjak kehidupan kami berubah dia lebih banyak melawan orang tua bahkan terkadang mengambil uang orang tuaku hanya untuk berfoya-fota.
Semenjak SMA, Nadia belajar bekerja di bengkel yang tak jauh dari tempat tinggalnya. Beruntung orang yang punya bengkel mau memperkerjakanku walau di bayar hanya seikhlasnya saja.
Bagiku tak masalah, asal dia mempunyai uang sendiri untuk membayar sekolahnya
Di sekolahnya tak banyak yang mau berteman dengan Nadia. Ada satu sosok yang ia kagumi, dia pun tidak begitu banyak bergaul dengan orang lain.
Setelah Nadia mencoba mendekati ternyata orangnya cukup humble dan kami pun menjadi dekat.
Bagi Nadia sosok Aariz setiap tidak di sekolah, orangnya cukup mengasikkan, berbeda di sekolah, namun itu tidak masalah dengannya.
cukup mengasikkan bahkan lebih banyak bercanda dengan Nadia. tapi setelah di sekolah orangnya cukup pendiam.
'Mungkin di sekolah dia tak ingin banyak bergaul' batin Nadia di dalam hati.
Semakin lama dan semakin hari aku mencintai sosok Aariz. Setiap hari Aku di ajak jalan-jalan bahkan di beri uang untuk kebutuhan sekolah.
Aku paham Aariz tak mau terbuka di sekolah, untuk itu dia hanya bisa memberi perhatian kecil.
Foto Nadia (sang montir cantik)
*****
Arsyla Putri Mahendra.
Arsyla juga sadar sebenarnya Ummy sering menasehatinya untuk segera berhijab. kata ummy, dia dari sejak SMP sudah memantapkan hatinya untuk berhijab.
Semenjak kejadian saat itu Arsyla dengan dengan sosok Edward menjadi sangat dekat, sampai saat ini selalu memberikan perhatian kepadanya.
Aku tau Edward selalu ada di sampingku adalah musuh bebuyutan kakakku Aarash.
Aku bingung apa yang harus dilakukan, mengikuti kata hatinya atau mendengarkan sosok kakak Aarash yang selalu mengawasinya
foto Arsyla berhijab.
****
Edward Aditya Pratama.
__ADS_1
Edward Aditya Pratama. Aku mungkin di katakan orang anak yang bandel dan nakal, tapi bagiku itu hal yang wajar.
Aku sangat membenci sosok Aarash semenjak dia hadir di sekolahku, Namanya menjadi terkenal dibandingkan Aku.
Dulu memang orang mengenalku orang kaya, namun semenjak Ayah dan Ibu bangkrut Aku tetap ingin masuk sekolah swasta di bandingkan adikku.
Adikku memang sering mengalah denganku. Aku telah terbiasa serba ada, mewah dan tak ingin menjadi orang miskin.
Hingga aku ingin memacari orang yang kaya raya tapi ternyata dia adik dari musuh bebuyutanku.
Bagiku tak masalah, asal wanita itu mencintai dan menyayangiku.
Aku harus berusaha keras untuk mendapatkan kasih sayang dari sosok Arsyla. Awal mula cukup sulit hingga kuberencana sesuatu dan itu malah berhasil.
Akhirnya sosok Arsyla mau dekat denganku hingga kami saling mencintai satu sama lain.
Aku berharap semuanya tidak terbongkar hingga kami sampai menikah nanti. Aku rela membayar apapun asal terus dekat dengan sosok Arsyla.
Bagiku tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Aku akan terus berusaha membahagiakan sosok Arsyla walau kakaknya tak ingin kami berdua bersatu.
Hanya satu yang ingin aku lakukan, menjodohkan Adikku dengan Aarash dan itu harus berhasil.
Aku sangat senang mengetahui ternyata Aarash juga mencintai Adikku. Aku harus pasang badan dahulu, jika Aarash mau berpacaran dengan Adikku, dia harus memberi restu aku dan Arsyla.
(Si Lesung pipi Edward)
Citra Handoko.
Perkenalkan Namaku Cintra Handoko, aku sering di panggil Cici, bagiku nama citra bagai sabun atau lotion yang sering di pakai orang.
Aku bukan orang yang kaya, bukan juga orang yang miskin. kedua orang tuaku seorang PNS sehingga mereka mampu menyekolahkanku di sekolah favorit.
Aku mengagumi dan mencintai sosok Aarash,
bagiku Aarash sangat sempurna. Sudah tampan,tajir dan sangat ramah kepada siapa saja.
Namun Aarash menolakku mentah-mentah, hingga Edward memberiku ide dan aku menyetujuinya, asal bayaran pas dan berharap Aarash bisa dekat denganku seperti Arsyla semakin dekat dengan Edward dari hari ke hari.
Foto Citra Handoko
*Bagaimana kisah cinta A3, Nadia dan Edward, Cici berakhir.... ???
Ikuti kelanjutannya ya Readers...
__ADS_1
Maaf kalau author buat ceritanya sendiri, soalnya di Mahendra udh ada kata Tamat.
TBC....