
Nara dikamar nya. Nara membuka jendela dan melihat pemandangan gunung dan hamparan hijau di dari jendela kamarnya. Nara menarik nafas dalam-dalam dan tersenyum puas...
" walau ini jauh dari rencana aku tapi tempat ini nggak mengecewakan juga" Nara bergumam
Nara masih santai sambil melihat handphone nya. setelah santai Nara bersiap mau mandi tapi Nara tidak ada baju ganti...Nara lalu menelpon Gavin
" Gavin, antarin Nara beli baju ya...
" ya udah siap siap lah...
Nara langsung keluar dan menemui Gavin. mereka pergi ke pusat kota yang lumayan jauh dari mereka nginap. Nara memilih beberapa baju lengan panjang dan jaket untuk nya dan untuk Gavin. Nara membayar dengan menggunakan kartu debit nya hanya di toko itu tidak bisa karena tidak ada mesinnya harus bayar tunai..
" ya gimana... Gavin antarin Nara ke ATM dulu ya...
Gavin lalu ke kasir dan membayar pakainya.
" maaf ya nanti Nara ganti, kita cari ATM dulu ya...
" iya" jawab Gavin singkat
__ADS_1
" Dimana ada ATM
" makanya kalau mau pergi cek dulu, kita ini di kota kecil nggak semua toko bisa bayar pakai kartu, kita ke bank aja...
" baiklah,
Gavin kalau lalu mengantar Nara ke bank. Nara mengambil uang cukup banyak untuk berjaga-jaga. setelah selesai Nara dan Gavin langsung kembali ke villa. Nara langsung mandi dan memilih berjalan jalan disekitar vila itu yang ternyata tidak jauh dari rumah penduduk desa itu. Gavin mengikuti Nara. Nara lalu sampai di depan gubuk yang ramai anak kecil membaca buku bermain dan lain lain. Nara ikut Main dengan anak anak itu. Gavin memotret Nara yang sedang bermain. Nara lalu memberi kan cukup banyak uang pada pengurus rumah baca itu
" ini buk Semoga bermanfaat untuk membangun tempat ini agar lebih nyaman untuk anak anak. besok Nara akan berikan lagi" kata Nara pada seorang wanita paruh baya yang mengelola taman baca itu
" terimakasih non, ucapkan juga terimakasih pada suami non,"
Nara lalu mendekati Gavin dan mereka jalan bersama.
" untung kita ke bank tadi, besok temani Nara beli beberapa barang ya untuk anak anak ini kita ke bank juga...
" iya
" makasih ya Gavin, banyak ucapan terima kasih yang Nara mau ucapin ke Gavin tapi Nara juga masih akan banyak meminta bantuan kepada kamu... maaf ya
__ADS_1
" nggak apa, ayo kita pulang .
Gavin dan Nara pun kembali ke vila dan mereka makan malam bersama. setelah selesai Nara dan Gavin ke kamar mereka masing masing. Nara tidak bisa tidur malam itu dan memilih keluar dari kamarnya dan duduk di ruang tv, tak lama Gavin juga keluar. Gavin duduk disebelah Nara mereka diam cukup lama
" Gavin, apa kamu menganggap Nara perempuan tidak baik?
" maksudnya apa?
" Nara wanita yang sudah menikah, pergi dengan pria lain, Nara hanya takut bepergian sendirian dan Nara juga tidak bisa kembali saat ini... Gavin, kalau boleh Nara mau kita agak lama disini dan jika mau pergi nggak apa Nara akan tetap disini lalu pulang...
" aku nggak berhak menghakimi kamu Ra, dan aku akan disini temanin kamu, dari sini kita akan pergi ke tempat lain yang lebih bagus.
" iya, makasih ya dan Nara minta maaf...
Nara kembali ke kamarnya begitu juga Gavin. Gavin melihat lagi cincin yang ia simpan selama ini..
" kapan kamu akan ke jari pemilik mu" ucap Gavin.
tak terasa sudah 1 bulan Nara pergi. papa Wisnu sebenarnya sudah mengetahui lokasi Nara dan mengirim 2 orang untuk mengawasi Nara dan Edzard. pak Wisnu dan pak Hari hanya mengawasi dari jauh saja.
__ADS_1
Nara dan Gavin sibuk membantu membangun rumah baca lebih baik lagi. Nara memberi uang dan juga membeli buku dan peralatan lainnya. Nara juga membuat taman bermain disana. Nara terlihat sangat bahagia. Gavin juga, Gavin selalu mengabadikan setiap momen bersama Nara.