Cinta Ini Menuju Ke Kamu

Cinta Ini Menuju Ke Kamu
berjalan di belakang


__ADS_3

Nara tertidur di sofa dengan rambutnya yang masih basah. lalu seseorang masuk ke kamar itu dan menggendong Nara ke tempat tidur dan mencium kening Nara, saat mau pergi Nara memegang tangan nya.


" jangan pergi..." kata Nara sambil membuka matanya


jangan pergi Gavin...


" aku, maaf aku ganggu kamu," kata Gavin . Gavin tidak melihat wajah Nara dan ingin pergi menghindari Nara,


" Nara selalu tau kamu ada dibelakang Nara, kamu selalu aja jalan di belakang aku,


" supaya kamu tidak takut dan saat kamu lelah kamu bisa langsung bersandar sama aku Ra,tapi sekarang aku nggak punya keberanian untuk itu" kata Gavin yang masih tidak melihat ke Nara


" Nara tau kamu selalu ada di dekat Nara mengikuti Nara, tapi kamu tetap aja di belakang aku, aku udah cukup kuat Vin. pergilah, dan Nara akan ganti an di belakang kamu, biar kamu nggak takut, dan kalau kamu lelah kamu bersandar sama aku,Nara udah cukup kuat,


Nara lalu berdiri di depan Gavin yang masih menunduk. air mata membasahi pipi Gavin Nara lalu mendekat dan memeluk Gavin dengan lembut cukup lama lalu Gavin membalas pelukan Nara, Nara menangis di pelukan Gavin,


" harusnya Nara lebih cepat kembali kepelukan kamu dan menangis di bahu kamu, Nara nggak mau kehilangan lebih banyak lagi...


" maafin aku Ra, aku udah sakiti kamu, anak kita...


" nggak....


Nara menagis lebih kuat lagi saat Gavin menyebut anaknya.


" Nara yang minta maaf, Nara hanya memikirkan luka Nara aja, padahal kamu juga terluka Gavin, kalau kita lewati bersama pasti lebih mudah untuk kita, tapi Nara malah pergi ninggalin kamu...

__ADS_1


" nggak Ra, aku yang salah, aku udah bunuh anak kita" Gavin menangis di pelukan Nara


" nggak Nara minta maaf harusnya Nara nggak ucapin itu,


Nara lalu membawa Gavin ke sofa. Nara menghapus air mata Gavin dan Nara duduk di pangkuan Gavin dan memeluknya lagi. Nara mencium kening Gavin. cukup lama akhirnya keduanya mulai tenang, Nara lebih kuat dibandingkan Gavin yang memang selama ini menyalahkan diri nya.


" wajah kamu terlihat lelah..." kata Nara sambil membelai wajah Gavin, setelah hampir 7 bulan tidak melihat dan menyentuh Gavin.


Nara lalu duduk disamping Gavin dan bersandar di bahu Gavin. tak lama Gavin tertidur, Nara lalu meletakkan kepala Gavin di paha Nara, Nara membelai rambut Gavin


" kamu pasti lelah sayang, biasa Nara yang selalu tertidur dan kamu yang selalu perhatikan Nara saat tidur. tidur lah sayang jangan takut Nara disini,


Nara akhirnya juga tertidur, Gavin bangun dan menatap wajah Nara,


" Kalila Tinara istri aku...


" kamu kelemahan aku Ra, Kalila Tinara tetap lah jadi istri aku,


Gavin dan Nara tidur berpelukan. jam 9 Gavin sudah mandi dan duduk disamping Nara, Nara masih guling gulingan di tempat tidur. lalu Nara bangun dan mandi. selesai mandi Nara duduk di depan meja riasnya dan Gavin membantu mengeringkan rambut Nara . Gavin masih menghindari mata Nara .


selesai mengering rambut Nara memakai baju dan sedikit riasan Nara lalu mendekati Gavin lagi dan berdiri didepan Gavin, Nara mendekatkan tubuhnya ke Gavin lalu memeluk Gavin. lalu Nara mencium bibir Gavin, dengan lembut dan lama, setelah hampir 7 bulan...


Nara mencium bibir Gavin lama sekali, Gavin sedikit ragu lalu membalas ciuman Nara, ciuman yang selalu ia rindukan,


" Nara cinta kamu Edzard Gavin Pradana, kita mulai dari awal lagi"

__ADS_1


Gavin lalu menatap wajah Nara dan Nara memberikan senyuman pada Gavin


Gavin lalu memeluk erat Nara,


" makasih sayang, aku akan buat kamu bahagia aku nggak akan nyakitin kamu,


" Nara percaya,


Gavin dan Nara menghabiskan waktu bersama. Gavin mengikuti semua keinginan Nara, selama 1 Minggu bersama kembali. malam itu hari terakhir besok Nara dan Gavin akan pulang. Gavin dan Nara makan malam bersama di balkon kamarnya. selesai makan Nara lalu duduk dipangkuan Gavin, Nara udah ceria dan manja lagi pada Gavin, Gavin sendiri terlihat hati hati dan menahan dirinya. Nara mengerti sikap Gavin karena itu Nara yang mulai duluan. Nara mencium bibir Gavin cukup lama lalu Nara menarik tangan Gavin membawanya ke kamar. Nara lalu mencium bibir Gavin lagi dan membuka bajunya


" jangan Ra,aku takut nyakitin kamu,


" lalu gimana Nara bisa punya anak dari kamu? Nara memberanikan diri Vin,karena Nara ingin merasakan hamil lagi dan memberikan kamu anak,


" makasih Ra, " Gavin menunduk sedih dan Nara langsung mencium bibir Gavin lagi, Nara bahkan membuka semua nya dan menarik Gavin ke tempat tidur. Gavin dengan hati hati menyentuh Nara, Gavin dengan lembut mencium dada dan tubuh Nara, Gavin membuka bajunya dan dengan pelan memasukkan miliknya ke Nara, akhirnya Gavin bisa merasakan lagi, Gavin dan Nara mulai menikmati suara desahan Nara membuat Gavin semakin semangat.cukup lama lalu Gavin berbaring, Nara diatas tubuh Gavin,


" sakit Ra? tanya Gavin takut


" nggak, Gavin... kita pulang kerumah ya


" aku nggak mau Ra, kita di apartemen aja,


" Nara mau kembali ke rumah kita, ya...


" aku ikut kamu aja Ra,

__ADS_1


Nara dan Gavin tidur berpelukan malam itu


__ADS_2