
pagi itu Nara berjalan di tepi pantai melihat nelayan pulang dari melaut Nara membeli cukup banyak ikan dan memberikan nya ke warga. Nara juga membantu ibu ibu masak ikan dan lauk lainnya. mereka lalu makan bersama. Gavin yang ikut membantu mencari ikan sudah siap bersih bersih. Nara membantu Gavin mencuci tangan dan mengelap wajahnya dengan handuk
" senangnya melihat pasangan pengantin baru ini" kata salah satu ibu
" istri saya cantik kan Bu? tanya Gavin
" iya, nak Gavin juga ganteng cocok. seperti nya kalian dari kota kenapa kesini?
" saya ikutin istri saya kabur buk" jawab Gavin
Nara langsung menatap tajam ke Gavin.
" nggak kok buk Nara hanya ingin ke tempat tempat yang Nara belum pernah pergi,
" oh yang lama ya disini, warga sini sangat senang dengan kalian berdua...
" iya buk saya dan istri saya juga betah disini" Kat Gavin sambil mencium pipi Nara di depan semua nya
Nara hanya tersenyum kaku didepan ibu ibu semua.
selesai makan siang Nara meminta Gavin mengantarkan nya ke kota untuk membeli pakaian untuk anak anak didesa itu. sepanjang perjalanan Nara hanya diam,
" kamu kenapa Ra?
" kamu yang kenapa bilang gitu didepan semuanya, sikap kamu ke Nara buat Nara ragu Vin, Nara jadi goyah, sesaat Nara bahkan merasa kamu itu suami Nara...kita nggak bisa gini terus. dan waktu Nara juga tinggal 2 Minggu lagi. lusa Nara akan meninggalkan desa itu dan ke kota. Nara akan pulang...
__ADS_1
" aku akan ikut kamu Ra,
" nggak bisa Gavin, kamu buat Nara ragu dengan setiap keputusan Nara, kamu buat Nara ragu untuk pulang...
" makanya pergi dengan aku Ra
" Nara nggak bisa lusa Nara akan ke kota xxxx kota itu tidak jauh dari tempat tinggal Nara, Nara akan disana 1 Minggu menguatkan diri Nara untuk pulang.
" kita akan pulang bersama Ra,
Nara tidak menjawab lagi dan hanya termenung melihat keluar jendela. Nara kek kota membeli pakaian, buku dan alat untuk menggambar, makanan dan lain lain. Nara dan Gavin lalu kembali dan memberikan pada anak anak dan warga lainnya sekaligus berpamitan.
malam itu Nara hanya dirumah makan malam bersama Gavin...
" kamu akan melakukan apa setelah pulang ini Vin?
" aku akan sambung kuliah, dan jika di izinkan aku ingin kerja...
" pasti bisa, kamu akan lakukan apapun keinginan kamu Ra,
" semoga aja bisa, karena pilihan lain itu aku akan jadi janda dan dikirim papa keluar negeri.
" itu nggak akan terjadi aku janji
" jawaban kamu bikin aku tenang, walau aku tau itu nggak akan terjadi, makasih ya,
__ADS_1
Nara lalu keluar jalan jalan di pantai dan Gavin mengikuti Nara. Gavin memeluk Nara dari belakang, Nara bahkan tidak menolaknya. nafas gavin terasa di telinga dan leher Nara membuatnya merinding. Gavin sesekali mencium kepala dan bahu Nara. Nara sudah tidak bisa menolak Gavin lagi, Nara berbalik dan mencium bibir Gavin, Gavin pun membalas ciuman itu lama, lembut sekali membuat nafas keduanya sampai tidak teratur. Gavin mengangkat tubuh Nara dan membawa ke kursi santai di belakang rumah itu. Gavin terus menciumi Nara tidak ingin melepaskannya. Gavin sudah berada di atas Nara, Nara sadar ini salah namun sama sekali tidak ingin menghentikan ini dan tak ingin menolak Gavin.
dan Nara sudah ada dipangkuan Gavin, posisi duduk Nara dipangkuan menghadap ke Gavin. Nara mengalungkan tangannya di leher Gavin, sedangkan Gavin terus membelai tubuh Nara. nafas keduanya sudah tidak teratur. Gavin mencium leher jenjang Nara dan menciumi Nara terus cukup lama dan Gavin menggendong Nara ke kamar. Gavin membuka bajunya dan langsung menindih tubuh Nara, Gavin perlahan menurunkan baju terusan Nara dan mencium dada Nara dan Nara tersadar dan mendorong Gavin, Nara lalu berdiri dan berlari ke kamarnya. Nara menangis menyesali yang telah ia lakukan. Gavin hanya terdiam duduk di tepi tempat tidur dengan nafas yang masih tidak beraturan.
Gavin dan Nara sama sekali tidak tidur. paginya Nara mandi dan melihat bekas bekas merah di dada dan lehernya. air matanya mengalir melihat dirinya di cermin
" kenapa Nara nggak bisa menahannya, kalau gini gimana caranya Nara kembali ke rumah, kembali ke mama dan papa, tapi Gavin... Nara udah cinta dengan Gavin... Nara harus gimana???
setelah selesai mandi dan berkemas Nara keluar dengan memakai kaos jaket celana jeans dan sepatu kets nya. Nara duduk di meja makan. Gavin yang juga sudah berkemas duduk di depan Nara, Nara hanya menunduk tak bicara apa pun
" aku minta maaf Ra, aku udah kelewatan semalam,
" nggak usah Vin, Nara juga salah harusnya itu nggak terjadi, dari sini sebaiknya kita jalan masing masing aja
" aku nggak bisa tinggalin kamu Ra, kamu istri aku, nggak ada yang salah apa yang kita lakukan semalam,
" kita terlalu lama disini dan berpura-pura jadi suami istri,
" aku udah nikah dan aku melakukan itu dengan lelaki lain, aku jadi semakin takut untuk pulang, aku bahkan membenci diri aku sendiri, dari kecil aku dididik dengan baik oleh orang tua aku dan aku melakukan hal yang memalukan itu..
huhh udah lah sebaiknya aku langsung pulang aja...
" aku akan ikut kemana pun kamu pergi Ra,
" nggak bisa Gavin, Nara akan pulang kerumah dan kamu tau artinya Nara akan pulang ke suami aku... jangan buat ini jadi lebih sulit
__ADS_1
" kasih aku waktu kamu 2 Minggu itu, aku mohon Ra... setelah itu kita akan pulang bersama...
Nara dan Gavin berpamitan dengan warga sekitar dan berterima kasih karena menerima mereka dengan baik