
Gavin dan Nara memulai dari awal lagi hubungan mereka. Gavin menikmati hidup bersama Nara. malam itu malam pertama mereka di apartemen. semua sangat lengkap semua kebutuhan mereka ada. Nara sangat puas dengan apartemen mewahnya itu. Gavin sedang memindahkan foto perjalanan mereka ke laptop dan sama sama melihat dengan Nara. hampir semua foto Nara.
" semua foto aku??? kamu diam diam foto aku" kata Nara sambil menatap tajam ke Gavin
" kamu objek paling menarik buat aku...
" waahh aku cantik ya...
Gavin lalu menarik Nara ke pangkuannya.
" istri aku paling cantik...
" Vin, aku kerja boleh ya...
" boleh sayang, setelah 1 Minggu ini aku mulai kerja di perusahaan papa aku, kamu akan selesaikan kuliah dan kerja.
" makasih ya...
Nara lalu mencium bibir Gavin dan melakukan malam pertama lagi di kamar barunya. Gavin seperti sangat kecanduan dengan tubuh Nara. Gavin dengan cepat melepas pakaian Nara dan menciumi seluruh tubuh mulus Nara, dan Nara sangat menyukainya. hampir 2 jam akhirnya selesai, Gavin menutup tubuh Nara dengan selimut. tak lama Nara tertidur tanpa memakai apapun sedangkan Gavin masih memandang wajah Nara saat tidur. Gavin memeluk erat tubuh Nara. paginya seperti biasa Nara bangun siang sedang kan Gavin sudah mandi dan duduk disamping Nara dengan laptop di pangkuannya.
jam 10 Nara baru terbangun dan masih malas malasan di tempat tidurnya. cukup lama lalu Nara mandi dan keluar dengan wajah yang segar dan cantik dengan mini dress. Nara memang biasa memakai pakaian begitu sejak kecil. dari kecil Nara sudah melakukan perawatan makanya tubuhnya sangat mulus dan halus.
Nara tidak melihat Gavin di kamar dan langsung keluar menuju dapur. Nara membuka kulkas melihat apa yang bisa ia masak. tak lama Gavin memeluk Nara dari belakang
" lapar?
" iya, kamu udah makan?
" belum..
__ADS_1
" aku buat jus sama sandwich ya...
" aku bantu ya... bi Ina seminggu lagi baru kesini sama ada 1 lagi namanya bi Ira yang akan mengurus rumah ini. kamu nggak boleh kerja apa pun
" iya, udah lepasin gimana mau buat kalo gini
Gavin lalu melepas pelukannya dan membantu memotong sayuran untuk sandwich. setelah itu mereka makan bersama. setelah makan Nara membuka laptopnya mengurus keperluan kuliahnya.
" kamu kerja di perusahaan papa Hari? nggak bantu papa aku?
" sama aja sayang...
" kalau aku ikut kerja di perusahaan boleh kan?
" sama aku ya...
" terserah kamu, besok papa kirim mobil untuk kamu..
" iya, oh ya uang aku masih sisa banyak aku mau kirim ke rumah baca
" nggak usah rumah baca udah dibangun
" kapan?
" setelah kita pergi, udah di rubah jadi nama kamu...
" makasih ya sayang...
Nara lalu ke kamar dan asik chat dengan grup temannya yang sudah lama ia tinggal. Nara mengundang semua temannya ke pesta pernikahan nya 2 Minggu lagi. semua terlihat sangat lancar untuk Nara dan Gavin.
__ADS_1
Nara dan Gavin benar benar menghabiskan waktu bersama di apartemen nya. Nara sangat sulit lepas dari Gavin yang energinya seakan-akan tidak pernah habis. diam diam Nara takut hamil yang akan menghambat semua rencananya. Nara mencari info tentang obat pencegah kehamilan dan membelinya diam diam.
sudah 4 hari mereka menghabiskan waktu bersama tidak keluar sama sekali.
pagi itu Nara bangun dan masih guling gulingan seperti dan tanpa memakai apapun. Gavin duduk di sampingnya dengan laptop di pangkuannya.
Nara lalu bangun dan mandi, selesai mandi Nara duduk di kursi meja riasnya dan melihat tubuhnya dan penuh bekas bekas merah.
" Gavin.... liat ni.... makin banyak... gimana Nara mau keluar kalo gini, kamu sengaja ya...
" iya,
Nara terlihat kesal dan menjeling tajam ke Gavin yang santai duduk mengerjakan sesuatu di laptopnya. Nara sedikit dandan dan berencana keluar menemui Rani
" Vin, aku kerumah Rani ya...
" nggak boleh, nanti setelah 1 Minggu kita habis
" Nara bosan dirumah aja...
Gavin lalu mendekati Nara dan menggendong Nara ke tempat tidur dan langsung menindih tubuh Nara.
" lepasin Nara nggak mau... Nara udah siap ni mau pergi...
Gavin memegang kedua tangan Nara dan mencium bibir Nara dan dengan cepat membuka baju Nara, Gavin lalu berdiri dan meminta Nara memakai baju tidur seksinya... Nara yang kesal langsung bangun dan memakainya... Nara berdiri cukup lama didepan Gavin dengan pakaian seksi yang memperlihatkan seluruh tubuhnya. Gavin menikmati tubuh indah Nara didepannya dan dengan liar mencium Nara...
Nara yang sedang malas membiarkan apa pun yang dilakukan Gavin padanya membuat Gavin semakin kasar menggoyang Nara lama sekali, berpindah-pindah dan akhirnya selesai di sofa kamarnya. Nara lalu mandi lagi dan baring karena lelah.
begitu selama 1 minggu mereka lewati, setiap sudut apartemen itu menjadi tempat mereka berhubungan suami istri.
__ADS_1