
jam 2 siang Nara dan Rani turun ke ruang makan dan meminta bi Ina menyiapkan makan siang mereka lalu Gavin ke dapur untuk mengambil minum dan beberapa cemilan untuk penjaga yang lain, Nara dan Rani yang sudah duduk di meja makan hanya memperhatikan Gavin.
" Gavin!! abis itu kesini lagi ya" kata Nara
Gavin hanya mengangguk lalu pergi dan tak lama kembali lagi menemui Nara dan Rani
" ada apa? tanya Gavin pada Nara
" ini teman aku namanya Rani, oh ya kita teman sekolah ya? kayaknya Nara pernah dengar nama Gavin, iya kan Ran? " Nara bertanya pada Rani
" nggak, kita nggak pernah satu sekolah, nama saya pasaran non..." kata Gavin gugup
" oh ya, nggak nama Gavin nggak banyak...." kata Rani
" ah sudahlah, ayo ikut makan" kata Nara ramah
" oh oke...
Gavin, Nara dan Rani makan bersama sambil ngobrol lalu mereka duduk diruang keluarga. tak lama Rani pulang. dan Nara kembali ke kamarnya. Nara hanya dikamar aja. Nara mandi lalu naik ketempat tidur dengan laptop di pangkuannya... Nara membaca semua berita online tentang pernikahannya dengan anaknya om Hari bernama Edzard Pradana.
" hebat om Hari bisa sembunyikan anaknya dari media. fotonya sama sekali nggak ada...
Nara lalu turun dan mau jalan jalan keluar rumah menenangkan diri. Nara memakai jaket Hoodie dan celana jeans dan sepatu kets. Nara turun diam diam dan membuka pintu depan lalu Nara terkejut
" mau kemana non? tanya Gavin yang tiba tiba ada di belakang Nara
" astaga! Gavin kamu udah ngagetin Nara 2 kali hari ini!!! kata Nara kesal
" kalo non Nara nggak ngendap ngendap gitu non Nara nggak akan kaget gitu" jawab Gavin santai
" iiihhh ngeselin, Nara mau keluar bentar aja jalan jalan dekat dekat sini aja kok nggak jauh
__ADS_1
" nggak bisa non kalo ada wartawan gimana?
" nggak liat ni penampilan Nara? nggak akan ada yang kenalin."
" saya aja kenalin...
" duh susah ngomong sama kamu, udah kamu ikut aja ya temanin Nara... pokoknya ayo ikut Nara ini perintah!!! kata Nara sambil melipat tangannya ke dada nya.
" ya udah ayo,
" ayo kita jalan aja lewat pintu belakang aja yuk... Nara lalu menarik tangan Gavin menuju pintu belakang.
Gavin dan Nara berjalan kaki cukup lama ditaman dekat rumah Nara. rumah Nara berada dikawasan elite tidak semua orang bisa masuk. Gavin berjalan di belakang Nara sambil memperhatikan Nara yang berjalan menunduk sambil memegang tali tas ranselnya.lalu Nara berbalik melihat Gavin
" Gavin...apa kehidupan kamu menyenangkan?
" hemm lumayan... non pasti sangat menyenangkan kaya punya semuanya,bisa jalan-jalan keluar negeri,liburan
" aku? aku ingin jalan jalan puasin diri aku...
" ah sama, Nara juga pingin jalan jalan bebas, 3 bulan aja...lalu kembali ke kehidupan Nara
" kan udah mau menikah, jalan jalan dengan suami non lah...
" kamu nggak akan ngerti Gavin, jangan lapor ke papa ya... dan jangan sok keren gitu jalan aja pake gaya gitu!!! cepat sini
" aku emang keren dari dulu" kata Gavin sambil memasukkan kedua tangannya ke saku celananya dan bergaya
" oh iya keren, Nara tinggalin ni!!!!
Nara lalu lari meninggalkan Gavin. Gavin pun langsung mengejar Nara, Nara berlari sampai ke jalan besar dan berhenti di halte bus. Gavin kelelahan dan duduk disebelah Nara. bus berhenti lalu Nara langsung naik dan Gavin mengikuti.
__ADS_1
" mau kemana sih??? nanti dicariin
" mama papa pasti pulang malam, dan Nara nggak tau tujuan bus ini kemana, kita liat aja turun setelah halte ke 8 gimana..
" ayo turun aja. aku telpon supir jemput kita
" jangan, setelah halte ke 8 kita turun, ya..." Nara memohon
" ya udah" kata Gavin
Nara melihat keluar jendela melihat lihat suasana malam
" hehh orang kaya kok kayak baru liat suasana malam gitu...
" beda, beda suasana beda juga cara kita lihat sesuatu walau yang dilihat sama...
" beda apa nya?
" kalo Nara bilang beda ya beda!!!
cukup jauh akhirnya Nara dan Gavin turun setelah halte ke 8 Nara lalu jalan lagi melihat lihat sekeliling lalu masuk ke sebuah minimarket dan membeli es krim lalu duduk di kursi di depan minimarket itu sambil memperhatikan orang yang lewat. Gavin hanya diam duduk didepan Nara sambil meminum air. Gavin terlihat kewalahan mengikuti Nara. Nara hanya diam sesekali melirik tajam ke Gavin.
" kamu yakin kita nggak pernah kenal sebelumnya? tanya Nara memecahkan keheningan sambil menatap tajam ke Gavin
" nggak...
" ya udah jangan gugup gitu...
setelah menghabiskan es krim nya Nara jalan lagi dan masuk ke restoran, Nara mengajak Gavin makan malam. Nara sangat menikmati perjalanan nya malam itu sampai jam 11 malam
Gavin lalu menelpon supir meminta untuk menjemput mereka. tak lama supir datang dan menjemput Nara dan Gavin. Gavin duduk di depan sebelah supir Nara duduk di belakang dan tertidur di jalan. sudah sampai di rumah Nara belum juga bangun Gavin lalu menggendong Nara sampai ke kamarnya dan meletakkan Nara di tempat tidurnya lalu membuka sepatu Nara, Gavin melihat wajah Nara dan mengalihkan rambut yang menutupi wajah cantik Nara. lalu Gavin keluar dan memanggil bi Ina untuk mengganti pakaian Nara
__ADS_1