
hampir 2 bulan Nara hanya dirumah . Nara sudah segar dan sehat. Nara meminta izin pada Gavin untuk kerja dan Gavin izinkan dengan syarat Nara memakai supir
pagi itu Nara bersiap ke kantor diantar pak Wahyu supirnya. Rani dan karyawan lain menyambut Nara. Nara dengan ramah menyapa semuanya.
lalu Ardan masuk keruangan Nara
" kamu gimana Ra?
" baik pak Ardan
" jangan panggil saya bapak, saya cuma manager
" nggak apa,
" ini laporan perkembangan proyek kita, selama ini ibu Rani sangat baik mengawasi proyek ini,
" bagus nanti saya liat, ada yang lain?
" nggak ada, ini jus untuk kamu biar segar
" terimakasih
Nara menerima jus dari pak Ardan. diam diam Ardan memberi obat di dalam jus Nara, setiap hari pak Ardan memberi jus dan menaruh obat ke minuman Nara. selama 2 Minggu kerja Nara lemah setiap pulang kerumah Nara langsung tidur seperti kelelahan sekali. bahkan saat libur pun Nara terlihat lemah membuat Gavin khawatir. Nara masih tetap ingin kerja. Gavin meminta Jody menjadi asisten Nara. dan Nara menurut. selama Jody mendampingi Nara pak Ardan tidak memberi minuman pada Nara dan Nara terlihat segar
" selidiki, selama kamu ikuti Nara, Nara segar, pasang kamera tersembunyi di seluruh kantor Nara, hari ini aku akan bawa Nara periksa darah." perintah Gavin pada Jody
Nara dan Gavin kerumah sakit bertemu dokter Andika, Nara periksa darah dan memberi hasilnya hanya ke Gavin
__ADS_1
" ada racun di darah Nara, seperti nya dikonsumsi dengan dosis yang sedikit namun jika teruskan bahaya, siapa yang bisa memberi racun pada Nara, tanya dokter Andika
" jangan bilang ini pada siapapun dokter, saya akan urus sendiri orang yang berani menyakiti Nara.." kata Gavin murka
" saya kan beri obat untuk menetralisir racun
" terimakasih dokter.
Nara sudah lebih dulu kembali ke kantor nya dan setelah dari rumah sakit Gavin pergi ke kantor Nara, Gavin datang dengan tatapan dingin langsung menuju ruangan Nara
" gimana hasilnya baik baik aja kan
" iya sayang, ini obat yang harus kamu minum
" iya, Nara langsung meminum obatnya.
Gavin keruangan Jody yang tepat disamping ruangan Nara
" udah dipasang? sambungkan langsung ke handphone aku dan lebih awasi dia. temukan orang itu hari ini juga bawa kehadapan aku. aku tunggu di gudang, kata Gavin pada Jodi
" itu gampang, malam ini tunggu aku
sudah sore Nara sudah pulang kerumahnya. bi Ina dan bi Ira ikut Nara lagi. lalu Gavin menelpon Nara mengabari hari ini pulang terlambat.
Nara duduk dengan bi Ina dan bi Ira diruang keluarga. Nara menganggap bi Ina dan bi Ira keluarga nya, mereka pun nyaman ngobrol dengan santai.
sudah jam 9 malam Gavin di gudang milik perusahaan nya. lalu berhenti 3 mobil membawa seseorang dengan kepala yang ditutup kain hitam. Gavin duduk di kursi ditengah gudang kosong itu. Jody masuk menyeret seseorang. dan membawanya ke hadapan Gavin lalu kain penutup kepala nya di buka. dia Ardan duduk berlutut ketakutan di depan Gavin
__ADS_1
" kamu mencari masalah dengan orang yang salah, berani kamu menyakiti Nara, aku akan buat kamu menyesal, aku akan buat kamu memohon untuk mati,kamu dan keluarga kamu semuanya!
" kata Gavin murka
" jangan bawa bawa keluarga aku," Ardan memohon
" terlambat, ibu kamu akan berakhir di panti jompo, adik kamu akan berhenti kerja. semua harta milik kamu akan disita atas tuduhan penggelapan, dan Kaka kamu dan istri nya akan jadi buruh di pabrik,
" tolong aku minta maaf,aku tidak sengaja
" tidak sengaja? memberi racun pada istri Edzard Pradana,
" tolong, aku hanya mencintai Nara aku tidak bisa melihat dia dengan orang lain,
" hajar dia, aku tidak mau mengotori tangan aku.
Ardan dipukuli orang suruhan Gavin, semua bukti di berikan pada polisi termasuk bukti penggelapan.
" patahkan tangannya, usir keluarga nya dari kota ini semuanya. serahkan dia ke polisi tuduhan percobaan pembunuhan dan pembunuhan berencana dan penggelapan. dan suruh orang menyambut nya dipenjara" perintah Gavin
Jody lalu menelpon polisi. tak lama polisi datang dan membawa Ardan yang sudah babak belur dan tangannya patah.
" bersihkan semua, biarkan ibu dan saudaranya.
" baik Vin
jam 11 malam Gavin baru pulang, Gavin mandi dan langsung memeluk Nara yang sudah tertidur pulas.
__ADS_1
" aku nggak akan biarkan orang menyakiti kamu Ra,