
"Maaf kan kakakku Jackson ya Fel," ucap Bianca merasa bersalah
"Tidak papa Bi, Baiklah aku pamit pulang ya Bi," ucap Felicia tersenyum tipis
"Biar aku antar sekalian ke kampus karena si Rafael tidak menjemputku dan kamu Feli tidak bisa menolak," ujar Bianca tegas.
Felicia hanya pasrah mendengar ajakan bianca lalu menganggukan kepala nya. Bianca tersenyum lebar melihat Felicia setuju.Mereka langsung masuk ke dalam mobil dan melajukan nya kencang.
"Bi , turunkan aku di taman saja ya," pinta Felicia memohon
"Baiklah Felicia aku akan menurunkan mu di taman," balas Bianca sambil menyetir
Felicia tersenyum mendengar nya.lalu mereka kembali diam dengan pikiran nya masing masing.Hingga tak terasa 30 menit kemudian mereka telah sampai di Taman dan mobil pun berhenti.
"Terimakasih Bianca ," ucap Felicia
"Sama sama," balas nya singkat
Felicia turun dari mobil Bianca dan berjalan menuju ke taman.Bianca memperhatikan nya dari dalam mobil nya.
"Aku tahu hatimu pasti sakit melihat sikap kakak Jackson padamu Feli," ucap Bianca Lirih
__ADS_1
"Mommy pasti kecewa padamu kak jika mommy tahu hal ini, akan ku pasti kan kakak menyesal karena telah mendorong Felicia hingga terjatuh," ucap Bianca dipenuhi emosi
Bianca langsung melajukan mobilnya kencang menuju ke kampus.Sementara Felicia saat ini duduk di bangku taman. Dia langsung menitikkan air matanya mengingat perlakuan Jackson padanya.
"Sebegitu bencikah dia padaku hingga dia berbuat kasar padaku padahal aku ingin memberikan nya kesempatan," ucap Felicia sambil menangis
"Aku membenci mu Jackson Keane Aexander dan aku akan menutup hatiku untukmu mulai saat ini.Aku sangat bersyukur karena belum jatuh cinta pada pesonamu itu," ungkap Felicia sendu
Felicia menghapus air matanya dan menghirup udara segar di taman. Meskipun air matanya kembali menetes dia kembali menghapusnya.Dia tidak ingin menjadi gadis yang rapuh dan lemah yang mudah ditindas pria seperti Jackson.Setelah puas menangis dan menumpahkan kesedihan nya dia berdiri dan berjalan menjauhi taman.Dia memesan taxi dan langsung masuk setelah taxi datang.30 menit kemudian Taxi berhenti di depan mansion milik Daddy-nya.Dia keluar dari taxi lalu membayarnya dan berjalan masuk ke dalam mansion.
"Sayang kenapa kok mata kamu sembab?" tanya mommy khawatir
"Tidak apa Mommy jangan khawatir kan Feli," balas Felicia
"Baiklah mommy sayang aku ganti baju dulu oke mom," ujar Felicia
"Mommy tunggu ya," teriak Mommy
Felicia berjalan dan langsung menaiki tangga menuju ke kamar nya.Sementara mommy masih penasaran dengan kedua mata puterinya yang sembab. Setelah berganti pakaian dengan dress Felicia turun dari tangga menemui mommy nya.
"Ayo mom aku sudah siap," ucap Felicia
__ADS_1
"Baiklah Sayang ayo," balas mommy
Mommy dan Felicia berjalan keluar dari mansion.Mommy sudah menyuruh sopir untuk mengantarkan mereka ke mall. Mereka berdua langsung masuk ke dalam mobil dan sang sopir melakukan mobilnya.
Sementara di kantor Jackson saat ini berasa di ruangan nya.Dia masih teringat kejadian dirinya mendorong Felicia sampai terjatuh. Hal itu membuat dadanya sedikit sesak karena dia menyakiti gadis yang ia cintai.
"Apakah aku sudah keterlaluan padanya," gumam Jackson lirih
Rafael dan Alex masuk ke ruangan Jackson.mereka memperhatikan wajah sahabat mereka itu yang sedang gelisah.Mereka berdua penasaran apa yang terjadi dan mereka mendekati Jackson.
"Jackson," panggil Alex
"Sejak kapan kalian disini," ujar Jackson dengan raut wajah masam
"Baru tadi kok kenapa wajahmu ditekuk begitu Jackson dan cerita lah pada kami," bujuk Alex
"Aku mendorong Felicia hingga terjatuh karena dia sudah menolak ku dua kali," ungkap Jackson
Alex dan Rafael terkejut mendengar pengakuan Jackson.Mereka pun geram degan tindakan Jackson yang keterlaluan. Brak Rafael mengebrak meja kerja Jackson dan menatapnya tajam.
"Kamu sudah keterlaluan Jack kamu mendorongnya kamu enggak pakai otak hah.Ingatlah adikmu perempuan dan jangan sampai itu terjadi pada adikmu karena di sakiti oleh Pria," Ujar Rafael degan tatapan tajam nya
__ADS_1
TBC
bagaimana apa yang ingin kalian lakukan pada babang Jackson 😂😂