Cinta Kanaya

Cinta Kanaya
28. Cinta kanaya 28


__ADS_3

Siang itu Nina sedang minum sembari melihat hapenya , tapi dia mendapatkan kesialan karena dia tidak sengaja menabrak seorang laki laki sehingga membuatnya menumpahkan minumannya mengenai jas laki laki tersebut.


"Maafkan aku tuan".ucap nina takut dan tubuhnya gemetar


laki laki itu membuka kacamata dan menatap nina dengan tatapan mata tajam juga intens.


"Kamu harus mengganti jasku," perintahnya datar


"Tapi saya gak ada uang tuan,"balas nina lirih dan takut


"ck." umpatnya


laki laki itu lalu merogoh sakunya dan memberi kartu namanya kepada nina dan menyuruhnya untuk datang kerumahnya.


"Bekerjalah dirumahku sebagai pelayan hitung hitung untuk membayar ganti rugi,"sahut laki laki itu dengan nada datarnya


nina menerima kartu nama itu dan laki laki itu langsung pergi meninggalkan nina.nina melihat kartu nama itu yang bertuliskan nama Anthony Dickson.laki laki tadi adalah sepupu Derren Alexander , yang sama sama punya watak dingin dan datar tapi Anthony tidak pernah dekat dengan wanita.


"Untung laki laki tadi tidak memarahi, menatap matanya membuatku takut , gemetar dan gugup," ujarnya

__ADS_1


setelah itu nina bergegas pulang menaiki taxi. di dalam taxi dia selalu merutuki kecerobohannya yang gak pernah hilang.


Sampai dirumah dia melihat ayah juga ibunya sedang istirahat di ruang tamu.


"Sore ayah...sore ibu ," sapa nina pada kedua orang tuanya


"sore nak," balas ibu nanik


"Gimana nak kamu udah dapet kerjaan ," tanya ayah Budi


" aku belum dapet yah , tapi tadi karena gara gara kecerobohanku aku harus jadi pelayan dirumahnya". ucap nina panjang lebar


"gak papa sayang semangat ya kerjanya besok dan maafin ayah dan ibu telah nyusahin kamu nak," sahut ayah


"ayah ibu kalian gak pernah nyusahin nina dan nina malahan berterima kasih sama kalian telah besarin nina ," balas nina sambil tersenyum haru


lalu mereka bertiga berpelukan dan mereka selalu bersyukur atas semua yang mereka miliki.meskipun mereka bukan orang kaya tetapi apa yang mereka miliki saat ini sudah cukup.setelah berpelukan nina masuk ke kamar nya dan membersihkan diri.


setelah berganti pakaian dia keluar kamar dan makan bersama ayah dan ibu.

__ADS_1


"ayo kita makan nak," ajak ibu sambil tersenyum


"iya bu," balasnya singkat


lalu mereka makan dan diselingi canda tawa juga nina curhat pada ayah ibunya.melihat ayah dan ibunya tertawa nina merasa bahagia sekali.


"Tetaplah sehat ayah , ibu sampai aku menikah dengan orang yang aku cintai dan juga mencintaiku dan memberikanmu cucu yang tampan dan cantik.


Oh tuhan berikan selalu kesehatan buat orang tuaku agar mereka bisa melihatku menikah kelak ,"batinnya dalam hati sambil menatap orang tuanya


"kenapa nak kok kamu menangis," tanya ayah


"Gak papa ayah,"balasnya


Mereka pun melanjutkan makan bersama diruang tamu.Sesekali mereka saling bercanda dan menggoda Nina mengenai tentang kisah cintanya.Nina menanggapinya tersenyum dan menjawabnya dengan jujur.Hal itu membuat kedua orang tuanya berharap agar puteri mereka menemukan. jodohnya kelak.Mereka sangat berharap Nina segera menikah dengan pria yang mencintainya dan mampu menjaganya.


"Semoga kamu selalu bahagia dan dikelilingi oleh orang orang yang menyayangimu. Juga kamu bisa menemukan pria yang mencintaimu dan kamu cintai setulus hati nak," batin ibu


"Ibu kenapa kok menatap Nina?" tanya Nina penasaran

__ADS_1


"Enggak papa kok nak," balas ibu


__ADS_2