
Hari berganti hari dan bulan berganti bulan Kanaya dan Derren selalu mengawasi tumbuh kembang putra mereka yang sangat aktif dan pintar dalam berbicara.Dalam usianya yang memasuki 5 tahun Jackson menjadi anak yang pintar dan aktif juga selalu penasaran dengan yang dibicarakan orang tua nya hal itu membuat Kanaya kewalahan menjelaskan pada putra mereka yang masih polos.seperti menanyakan ingin mempunyai seorang adik.
"Mommy aku mau punya adik perempuan," ucap Jackson sambil mengunyah roti
"eh, uhuk," Kamu tersedak mendengar permintaan anak nya yang polos lalu meminum segelas air
Derren menghampiri istri dan putra nya yang berada di ruang makan.
"Daddy, daddy Jackson pengen punya adik perempuan," ucap Jackson
Derren terkejut dengan pertanyaan putranya itu kemudian tersenyum sekilas lalu dia menatap sang istri dengan tatapan nakal nya.
"Baiklah Nanti malam Jackson tidur sendiri ya biar mommy dan daddy yang akan berkerja keras," ucap Derren asal
"Memang nya gimana cara nya membuat dedek bayi di perut mommy dad dan apakah harus tidur dulu bersama mommy, ucap Jackson polos dan penasaran
Kanaya melotot dan menatap tajam suami nya yang berbicara sembarangan di depan putra mereka. Derren menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal dan bingung menjawab pertanyaan putra nya yang sepertinya semakin penasaran.
"Pokoknya nanti malam jangan ganggu mommy dan daddy oke dan di pastikan 9 bulan lagi kamu punya adik," ucap Derren
"Oke Dad," balas Jackson
Kanaya menghela nafas lega dan mereka melanjutkan sarapan bersama.selesai Sarapan Derren mengantar Jackson ke sekolah dan berpamitan pada sang istri.
__ADS_1
"Mommy aku berangkat kesekolah dulu," ucap Jackson
"Iya sayang," balas Kanaya mengecup kedua pipi putra nya
"Ish mommy aku sudah besar," protes Jackson
Kanaya tertawa melihat putranya yang tidak terima dia menciumi pipi nya.lalu dia beralih ke sang suami dan Derren mendekati istri nya lalu mencium kening dan bibi sang istri.
"Daddy, jangan cium cium mommy ku," ujar Jackson posesif
Derren hanya mendengus mendengar ucapan putra mereka yang sangat posesif pada Kanaya.Kanaya hanya terkiki geli melihat tingkah putranya yang sangat posesif padanya.
"Sudahlah sayang berangkat lah sebelum Jackson teriak lagi," ucap Kanaya
Derren berjalan keluar dari mansion dan masuk ke dalam mobil, dia melirik putran nya yang ada disebelahnya yang berwajah masam.lalu melajukan mobilnya meninggalkan Mansion.
Sementara di Mansion Anthony, Nina juga sudah melahirkan seorang putri yang bernama Adelia Belvania Dickson.Nina merasa sangat bahagia melihat putri kecilnya sekarang berumur 2 tahun dan saat ini mereka menemani putri mereka bermain.
"Mama," panggil Adelia
"Sayang kamu sudah bisa Memanggilku mama," pekik Nina tersenyum
"Putri Papa pintar ya," sahut Anthony menatap putrinya dengan Gemas
__ADS_1
"Papa," ucap Adelia tertawa
Nina langsung menggendong Adelia dan menciumi nya dengan gemas. Adelia tertawa melihat sang mama yang menciuminya bertubi tubi begitu juga dengan Papanya Anthony.
"Sayang sebaik nya kita memberi Adel seorang adik," bisik Anthony mesum
"Ck itu sih maumu adel belum mengerti dan dia masih kecil Anthony,"ucap Nina sambil melototi sang suami
Anthony tertawa melihat sang istri yang sangat memahami keinginan nya.Adelia hanya menatap kedua orang tua nya yang tertawa sambil mengoceh dan mencebikkan bibirnya karena merasa diabaikan orang tua nya
"Sayang kamu ngambek yah diabaikan mama dan papa," ucap Nina
"Baiklah anak papa yang cantik kamu akan punya adik Adel," sahut Anthony asal
Nina merasa geram dengan ucapan suaminya dan menatap tajam Anthony tetapi Anthony mengabaikan nya.lalu dia mengambil alih putr mereka dari gendongan sang istri.Nina hanya menggelengkan kepala nya dengan tingkah suami nya yang ternyata sangat mesum akut
"Sayang nanti malam bersiap siaplah melayaniku," ucap Anthony sambil tersenyum menyeringai menatap Nina
"Dasar mesum," bisik Nina pelan
TBC
jangan lupa like , vote dan komen oke
__ADS_1
ps. : 2 episode lagi akan tamat ini novel.