
Di Perusahaan Alexander Group
Jackson berada diruangan nya dan dia melirik arloji nya menunjukkan jam 12.30. dia merasa bosan menghadapi berkas laporan lalu menandatangani nya setiap hari nya. Berarti dia sudah berkutat pada laptop nya selama 3 jam lebih.Jackson menghela nafas kasar dan merasa lelah.Dia berdiri dan keluar dari ruangan nya.Jackson berjalan ke mobil nya dan melajukan nya kencang. 30 menit dia sampai di depan kampus Bianca.Dari kejauhan Bianca bersama sahabatnya berjalan sambil mengobrol.
"Itu mobil siapa," tanya Savira penasaran
"Mobil kakak Aku ," balas Bianca santai
"Oh begitu ya sudah aku duluan Bi," ucap Savira tersenyum
Bianca mengangguk dan dia langsung menghampiri mobil kakak nya lalu masuk ke dalam.Jackson langsung menancapkan gas nya meninggalkan area kampus.Di dalam mobil hanya keheningan melanda kedua nya dan membuat Bianca jenuh.
"Sudah lama menunggu kak," tanya Bianca
"Tidak baru saja kok," balas Jackson
"Kak kenapa wajahmu kayaknya kesal begitu," ujar Bianca membuka pembicaraan
"Tidak kenapa kenapa hanya moodku yang buruk hari ini ," balas Jackson singkat
"Ya sudah," balas Bianca
Bianca lebih menatap pemandangan dibalik jendela.Jackson kembali fokus menyetir lalu dan beberapa menit kemudian mereka telah sampai di Mansion.Mereka turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam mansion. Jackson berjalan mendahului adiknya lalu menaiki tangga menuju ke kamar. Sementara Bianca hanya terheran dengan sikap kakak nya itu.Dia menatap kedua orang tua nya yang juga heran terhadap Jackson.
"Sore Mommy , Daddy ," sapa Bianca
__ADS_1
"Sore sayang," balas Mommy Kanaya tersenyum
"Oh ya kenapa dengan kakakmu Bi," tanya Daddy Derren
"Aku juga enggak tahu mungkin ada masalah dengan seorang gadis,aku kekamar dulu ya Mom," celetuk Bianca tertawa
"Iya sayang," balas Mommy lembut
Bianca langsung berjalan menaiki tangga menuju ke kamar nya yang berada di ujung kanan kamar kakak nya.Kamar Jackson berada di sebelah Kiri.
Di dalam kamar Jackson dia sedang membayangkan wajah gadis SMA itu yang ternyata cantik dan manis.Tiba tiba Jackson menggelengkan kepala nya untuk menghapus bayangan gadis itu.
"Kenapa wajahnya terbayang terus di otak ku," ucap Jackson kesal
"Hemm sebaik nya aku mencari tahu siapa gadis itu daripada aku mati penasaran," ungkap Jackson
"Mom , Dad dua sahabatku nanti malam akan datang ke sini," ucap Jackson setelah mendarat kan pantat nya di sofa
"Pria atau wanita sayang," ucap Mommy penasaran
"Pria lah mom," balas Jackson
"Ku kira perempuan nak," balas mommy terkekeh
"Boleh kok kok sayang biar mereka datang ke sini nanti malam," lanjut Mommy
__ADS_1
Bianca turun dari tangga menuju ke ruang tamu berkumpul bersama keluarga nya.Dia duduk di sebelah sang mommy tercinta.
"Ini pada bahas apa mommy ? " tanya Bianca penasaran
"Begini lho Bi , kata kakakmu sahabat nya nanti malam mau kesini," ungkap Mommy
"Kalian mommy buatkan minuman ya sebentar," ucap wanita paruh baya tersebut
"Mom aku bantu ya," usul Bianca
Mommy mengangguk lalu mereka berdua berjalan menuju ke dapur. Sampai di dapur Bianca membuatkan kopi tanpa gula buat kakak nya dan dirinya membuat jus.
Sementara mommy membuatkan kopi untuk suami nya.Suami dan Putera nya itu ternyata memiliki selera minuman yang sama yaitu Kopi tanpa gula.
Selesai membuatnya Bianca membawa nya ke ruang tamu diikuti sang Mommy.
"Ayo diminum kak Jack dan Daddy," ucap Bianca
Jackson dan Daddy mengangguk lalu mengambil segelas cangkir kopi.Bianca menikmati segelas jusnya sementara mommy minum teh.Mereka mengobrol dengan santai sambil saling menggoda.
"Kak Jack wajahmu kesal gara gara seorang gadis ya," tebak Bianca asal
uhuk..uhuk Jackson tersedak kopi nya Mendengar pertanyaan adik nya. Sementara kedua orang tua nya dan Bianca memperhatikan nya ekspresinya.
Jackson menghela nafas kasar lalu menatap mereka semua.
__ADS_1
Dia langsung menceritakan kejadian itu pada keluarga nya.Keluarga nya langsung tertawa mendengar cerita dari Jackson apalagi Bianca adik nya tertawa puas.
TBC