
Sampai Di mansion Anthony, Nina keluar dari mansion tanpa menunggu Anthony.Anthony merasa Nina menghindarinya dan dia harus meyakinkan nina bahwa dia memang tulus pada nya.
Anthony POV
Nina aku sayang kamu dan aku menerima kamu apa adanya dan tanpa memandang statusmu nina.sejak bertemu dengan mu pola pikirku berubah tidak lagi menganggap wanita merepotkan tapi wanita itu butuh kasih sayang dan perlindungan karena hati mereka ada yang rapuh ada juga yang kuat.Aku ingin melindungi kamu dan menyayangimu hingga maut memisahkan kita Nina
Anthony berjalan masuk ke mansion dan disambut para pelayan.tanpa membalas Sapan mereka dia berjalan menaiki tangga menuju kamarnya.
sementara di kamar nya dia merasa bingung dengan perasaannya di satu sisi dia ingin menerima Anthony tapi disisi lain dia merasa sadar diri dia hanya seorang pelayan.
"Tiba tiba aku kangen Kanaya dan ingin cerita in semuanya padanya,"ujar Nina
lalu dia mengambil hapenya yang dinakas dan mencari kontak Kanaya dan mengiriminya pesan.
"Nay, ini aku Nina gimana kabarmu,"tulis Nina pada pesan itu
setelah itu Nina berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.setelah mandi dan berganti pakaian dia embaringkan tubuhnya di ranjang dan terngiang ngiang perkataan Anthony.
Di Kamar Kanaya dan Derren
kanaya bangun dan meregangkan ototnya setelah beristirahat. drrt..drtt hapenya berbunyi lalu dia mengambil hapenya yang ada dinakas.lalu membaca pesan masuk dari Nina dan dia merasa merindukan sahabatnya itu.
"Kabarku baik Nina dan sekarang aku udah nikah," balas Kanaya
"Gimana kalau kita ketemuan," usul Kanaya
setelah itu Kanaya menaruh hapenya kembali ke nakas.
Cklek pintu kamar terbuka derren datang dan menghampiri sang istri yang sudah bangun.
"Sayang kamu masih mual engga," tanya Derren cemas
__ADS_1
"Enggak kok sayang kan tadi udah dikasih obat pereda mual," jawab Kanaya sambil mengelus perut rata nya
lalu derren menempelkan tangannya pada perut rata sang istri sambil mengelusnya.tidak lupa Derren mencium Kanaya juga mencium perut sang istri.
"Baik baik disana ya anak Daddy, jangan nyusahin mommy dan cepat lahir nak," ucap Derren pada perut sang istri
Kanaya hanya tersenyum haru mendengar ucapan sang suami yang gak sabar ingin anak mereka cepat lahir.
"Sayang aku ingin mandi setelah itu makan," ucap Kanaya
"Baiklah tapi hati hati sayang," tegur Derren
"Iya sayang," jawab Kanaya lembut
lalu Kanaya berjalan pelan menuju kamar mandi dengan hati hati.dia membersihkan tubuhnya yang sedikit lengket.setelah mandi dia berganti pakaian.Derren menunggunya dan menggandeng sang istri menuruni tangga dengan hati hati.sesampainya diruang makan derren memanjakan sang istri dengan melayaninya sepenuh hati.
"Kamu mau makan apa sayang," tanya derren
"Emang nanti kamu gak sakit perut sayang," sahut Derren heran
Kanaya berkaca kaca mendengar ucapan derren dan membuat derren gelagapan dan cemas. mommy menghampiri anak dan menantunya.
"Ambilin aja derren apa yang istrimu minta, itu namanya ngidam nak," sahut mommy
"Baiklah mommy," jawab derren
lalu derren mengambilkan nasi , sayur dan sambal pada piring Kanaya.Kanaya pun tersenyum lebar lalu memakannya dengan lahap dan tanpa sisa.derren yang melihatnya hanya meneguk air ludahnya kasar dan hanya bisa tersenyum melihat sang istri yang lahap sekali semenjak hamil.setelah itu Kanaya minum dan meneguknya hingga tandas.mommy mengelus pipi kanaya dengan sayang dan mengecup kening sang menantu.
"Setelah ini istirahat ya sayang," kata mommy
"Iya mom," jawab Kanaya sambil tersenyum
__ADS_1
lalu Derren membawa Kanaya menaiki tangga pelan pelan menuju kamar mereka.sampai dikamar dia menyuruh kanaya duduk di ranjang.
"Tunggu disini ya sayang,aku mau buatin susu ibu hamil buat kamu," Ucap Derren
"Iya sayang,"balasnya
lalu derren menuruni tangga menuju ke dapur membuatkan susu ibu hamil buat sang istri.setelah itu membawanya masuk ke kamar mereka.
cklek pintu kamar terbuka Derren membawa satu gelas susu rasa cokelat kesukaan sang istri.
"Ini sayang ," ucap Derren menyerahkan segelas susu pada istrinya
Kanaya menerimanya dan meneguknya sekali tandas.lalu di mengelap bibirnya yang terkena susu dan membaringkan dirinya diranjang. Derren meletakkan gelas kosong itu ke nakas lalu merebahkan tubuhnya disamping sang istri.
"Oh iya sayang tadi Nina temanku kirim pesan padaku," ujar Kanaya antusias
"Nina teman Sma mu itu," tebak Derren
"Emang kenapa sayang," tanya Derren
"Iya, aku mau ngajak ketemuan sama dia udah lama kami gak ketemu," balas Kanaya
"Baiklah aku anterin ya sayang," sahut Derren
"Iya sayang, ayo kita tidur," ajak Kanaya
Kanaya menempelkan kepalanya pada dada bidang sang suami dan derren memeluk pinggang Kanaya san merapatkan Tubuh mereka tapi tidak sampai menindih perut Kanaya.lalu dia memejamkan matanya ke alam mimpi.Derren mencium puncak kepala Kanaya lalu tidur menyusul sang istri.
TBC .
Jangan lupa like ,vote dan komen ya
__ADS_1
biar aku semangat oke