
Pagi itu di kediaman Mansion keluarga Alexander ,Kanaya menata makanan di atas meja makan.dia menunggu suami dan kedua anak mereka yang kini sudah tumbuh dewasa.Jackson dan Bianca menuruni tangga menuju ke ruang tamu.mereka berdua mencium pipi wanita paruh baya itu.
"Selamat pagi mommy," sapa Bianca tersenyum cerah
"Pagi mom," sahut Jackson
"Pagi sayang," balas Kanaya tersenyum menatap kedua anak nya
Derren keluar dari kamar nya dan berjalan menuju ke meja makan.dia bergabung dengan istri dan kedua anak nya.Derren menghampiri istrinya lalu mencium kening dan bibir istri nya didepan kedua anak nya.
"Sayang malu dilihat anak kita," protes Kanaya
Derren hanya tersenyum sementara Jackson hanya acuh dan biasa melihat kemesraan orang tua nya.Sedangkan adiknya Bianca memutar bola mata nya malas dengan kelakuan daddy nya.
"Daddy enggak malu apa dilihat aku dan kak Jack," protes Bianca sebal
"Kenapa kamu harus protes nak, kakak mu aja tersenyum dan biasa saja," balas Derren pada putri nya
"Ya iyalah biasa aja lha kak Jack setiap malam pergi ke club lalu berciuman dengan wanita disana dan berakhir di atas ranjang bersama wanita yang berbeda," ungkap Bianca keceplosan
__ADS_1
Jackson melotot mendengar ucapan adiknya lalu dia menatap adiknya tajam.Sementara Kanaya langsung memberikan tatapan tajamnya pada putra sulung nya itu.Jackson yang ditatap sang Mommy hanya menyengir dan memasang wajah tanpa dosa nya.
"Mommy sudah bilang jangan suka pergi ke club dan mainin perempuan Jackson," tegur Kanaya tegas
"Kalau kamu tidak bisa mendengarkan ucapan dan nasehat dari mommy lebih baik jangan memanggilku Mommy," ucap Mommy Kanaya sendu sekaligus marah
Jackson merasa bersalah telah menghiraukan nasehat mommy nya dan membuatnya bersedih.Dia langsung menghampiri mommy nya dan memeluk wanita paruh baya tersebut.
"Maafin Jackson mom akan sikap aku yang menghiraukan ucapan mommy dan Jackson mohon mommy jangan bersedih," Sesal Jackson
Mommy Kanaya menghapus air mata nya lalu memandang putra sulung nya.Dia tersenyum mengangguk lalu memeluk sang putra.
"Ingat sayang kamu punya adik perempuan dan kamu harus menjaga nya dari pria jahat makanya mommy takut mereka yang kamu sakiti akan membalasmu lewat Bianca adikmu," ungkap Mommy Kanaya cemas
"Aku mengerti mom dan aku akan melindungi Bianca dari siapapun yang ingin menyakiti nya," ujar Jackson serius
"Ayo sarapan sayang ," ajak mommy
Mereka pun melanjutkan sarapan bersama tanpa ada obrolan.
__ADS_1
Selesai Sarapan Jackson dan Bianca berpamitan pada kedua orang tua nya.
"Mom ,Dad kami berangkat dulu ya," pamit Bianca
"Iya sayang hati hati, dan kamu Jackson antar Bianca sampai ke kampus nya," balas Mommy
"Siap mom kami berangkat dulu," sahut Jackson
Mommy Kanaya mengangguk lalu Jackson dan Bianca berjalan keluar dari mansion.Sementara Mommy Kanaya Menyusul suami nya ke ruang tamu setelah membereskan meja makan.
"Apakah aku terlalu mengekang putra kita Dad," ucap Kanaya sendu
"Tidak sayang kamu melakukan itu untuk kebaikan Jackson dan lagipula Dia sudah Dewasa dan pasti bisa melindungi adiknya Bianca," balas Derren dengan bijak
"Daripada bermain wanita lebih baik Jackson segera mencari pasangan dan lalu menikah karena usia nya sudah 27 tahun," ucap Kanaya
"Iya aku tahu tetapi biarlah Jackson yang mencari sendiri kalau kita menjodohkan nya malah membuat dia membangkang pada kita," jawab Derren
"Iya Daddy aku setuju denganmu," balas Kanaya tersenyum lega
__ADS_1
TBC