
Kanaya merasa bosan berada di Gazebo lalu dia menatap sang suami lalu tersenyum
"Sayang aku bosan disini," Rengek Kanaya
"Baiklah kita masuk ke dalam,"ajak Derren
Derren mengajak Sang istri masuk ke dalam mansion dan dia menyuruh istrinya duduk di ruang tamu.lalu mommy menghampiri Kanaya dan duduk disebelahnya.
"Sayang kamu suka warna apa buat buat tema resepsimu nanti,"tanya mommy antusias
"aku suka warna merah mom,"jawab Kanaya
"Baiklah nanti akan di padukan warna kesukaan Derren hitam,"balas mommy
"Usia kandunganmu berapa nak,"lanjut Mommy sambil mengelus perut buncit sang menantu
"14 minggu mom,"sahut Kanaya tersenyum
Mommy tersenyum mengangguk dan mengelus perut buncit menantunya itu dengan lembut.sementara Derren dan daddy membicarakan tentang resepsi derren.
"Dad sebaiknya kita mengundang keluarga dan beberapa kolega bisnis kita saja dad karena aku enggak mau Kanaya kelelahan dan juga keamanan diperketat,"ucap derren serius sambil menatap sang istri dari kejauhan
"Baiklah nak sesuai keinginanmu daddy menyetujuinya,"balas Daddy
Derren dari merasakan feelingnya tidak enak saat resepsi mereka nanti.tapi dia tidak bilang pada istrinya karena takut Kanaya jadi stress dan mencoba berfikir positif.lalu dia menghela nafas kasar dan mencoba tersenyum dan tenang menghampiri mommy dan Istrinya setelah berbicara dengan daddy.
"Lagi ngomongin apa sih kok kayaknya seru banget,"ujar Derren
"Ini ngomongin warna tema resepsi kita sayang dan aku pengennya warna merah,"ucap Kanaya
"Iya sayang sesuai sesuai keinginanmu ratuku,"balas Derren sambil mencium tangan Kanaya
Kanaya terbahak bahak melihat kelakuan suaminya yang sangat lucu dan membuatnya sedikit malu.
"Apaan sih sayang malu tahu,"bisik Kaaaya sambil tersenyum malu
__ADS_1
"Oh ya sayang boleh kan aku belanja keperluan anak kita bersama Nina,"ucapnya memelas
"Baiklah aku akan menemani kalian oke,"balas Derren cepat
Kanaya menyetujui ide suaminya dan tersenyum lalu dia menghubungi sahabatnya.
"halo Nin kamu nanti bisa temenin aku enggak ke mall buat belanja keperluan baby,"ucap Kanaya
"Bisa kok Nay,nanti aku temenin,bye,"Ucap Nina di telepon
"Oke nin,"jawab Kanaya lalu mematikan sambungannnya.
Kanaya tersenyum lebar mendengar sahabatanya bisa menemaninya dan Derren tersenyum melihat istrinya yang antusias membeli keperluan baby mereka.
Sementara Di mansion Anthony Orang tua Anthony mengunjunginya sekaligus ingin melihat calon menantunya.
"Siapa sayang,"tanya Anthony
"Kanaya dia mengajakku ke mall hari ini,"balas Nina
"Oh begitu,"jawab Anthony singkat
"Selamat datang tuan besar,nyonya besar,"sapa para pelayan
kedua orang tua Anthony masuk ke dalam dan menghampiri Anthony.
"Anthony,"panggil Mommy Sania heboh
Anthony dan Nina menghampiri orang tua Anthony dan mengenalkan dirinya.
"Mommy,"ucap Anthony terkejut
"Dasar anak nakal kamu enggak pernah mengunjungi mommy dan daddymu hah,"ujar Mommy Sania marah lalu Menjewer kuping Anthony
Nina dan daddy hanya tertawa terbahak bahak melihat adegan mommy menjewer Anthony.lalu Mommy Sania menghampiri Nina dan menyambutnya ramah.
__ADS_1
"Halo sayang kamu pasti Nina,"tanya Mommy Sania lembut sambil memegang pipi Nina
"Iya tante aku Nina,"balas Nina tersenyum kikuk
"Panggil aku mommy sayang,"sahut Mommy sania
"Iya mommy,"balas Nina
Nina mengajak daddy dan mommy untuk duduk diruang tamu dan Anthony mengikutinya dari belakang.
"Gimana kabarmu sayang,"tanya mommy Sania
"Sangat baik mom,"balas Nina
"Oh ya kapan kalian menikah,"tanya mommy sambil menatap Anthony juga Nina secara bergantian
"1 bulan lagi mom,"sahut Anthony santai
"Ayolah dipercepat saja sayang mommy enggak sabar menimang cucu,"ucap Mommy antusias
Nina menunduk menahan malu dan Anthony terkekeh lalu tersenyum nakal pada calon istrinya.
"Apa kita buatkan cucu buat mommy sekarang aja sayang,"celetuk Anthony frontal pada Nina
"Mesum,"pekik Nina dengan pipi merona
"Boleh juga nak,"ujar mommy enteng dan tersenyum menggoda nina
Nin terbelalak dan malu mendengar ucapan calon mertuanya itu.Daddy hanya terkekeh mendengar ucapan anak dan istrinya itu.Nina menatap sang Daddy mertua sambil memelas untuk menolongnya.
"Ya sudah segera buatkan cucu buat mommy dan daddy dua satu laki laki satu perempuan gimana nak,"sahut Daddy memprovokasi sambil tertawa
Anthony mengedipkan matanya pada mommy dan juga daddy lalu dia tersenyum menyeringai menatap Nina.
nina hanya menelan ludahnya kasar dan merasa merinding melihat senyum Anthony yang mengerikan.
__ADS_1
TbC
jangan lupa like , vote dan komen