
Pagi ini setelah memeriksakan kandungan, derren melajukan mobilnya menuju ke Taman.Sampai di taman dia memarkirkan mobilnya ditempat parkir,lalu mereka keluar dari mobil dan duduk di sebuah bangku taman.
"Suasana nya menyejukkan ya sayang,"ucap Kanaya
"Iya sayang sekalian buat kamu refreshing kalau kamu di mansion terus pasti bosan kan,"Balas Derren tersenyum
"Kamu benar sayang," sahut Kanaya
Kanaya bersandar pada bahu sang suami sambil menghirup udara segar di taman.derren juga melakukan hal sama menghirup udara segar dan mengelus perut rata sang istri.Dari kejauhan ada sepasang mata menatap mereka dengan tatapan tajam dan benci, dia adalah Karina.
"Akan ku pasti kan kamu kehilangan istrimu derren,"ujar Karina penuh kebencian
karina mengikuti mereka dari klinik sampai ke tanan ini karena dia masih merasa sakit hati atas perlakuan derren Padanya kemarin.dia berencana mencelakai istrinya derren juga janin nya.
"Kalau aku tidak bisa memilikimu maka wanita lain juga tidak bisa memilikimu,"Sahut Karina emosi dan tersenyum jahat
Kanaya tersenyum dan merasa rileks berada di taman yang udaranya segar.Derren pun tersenyum bahagia melihat sang istri tersenyum dan dia pun mencium tangan sang istri.
"Sayang tiba tiba aku ingin makan es krim,"ucap Kanaya manja
"baiklah aku akan beliin kamu sayang
eskrim rasa cokelat kan?" tanya derren
"Kamu tungguin disini ya jangan kemana mana," lanjut derren sambil mengecup kening sang istri
"Iya sayang,"balas Kanaya patuh
lalu Derren pergi membeli es krim rasa cokelat pesanan sang istri di kedai eskrim.sementara Karina merasa senang karena ada kesempatan buat dirinya menyakiti Kanaya.lalu dia berjalan menghampiri Kanaya yang duduk di kursi taman.
"Halo nyonya derren," sapa Karina sambil tersenyum menyeringai
"Kamu siapa,"tanya Kanaya bingung
"Aku Karina mantan kekasih suamimu,"jawab Karina tersenyum mengerikan sambil membawa pisau
Kanaya pun merasa ketakutan melihat karina membawa pisau dan ingin berbuat jahat padanya.Karina yang melihat Kanaya ketakutan hanya tersenyum sinis dan mulai mendekati Kanaya.Kanaya pun berdiri dan melangkah mundur dengan raut wajah ketakutan.
__ADS_1
"Kenapa kamu menyakitimu," ujar Kanaya ketakutan dan menangis
"Aku enggak rela kamu bersama derren jika aku tidak bisa memiliki derren kamu juga gak bisa memiliki derren,"teriak Karina sambil mencengkeram tangan Kanaya dengan emosi meluap luap.
Kanaya semakin menangis dan ketakutan berharap sang suami segera menolongnya.Karina mencoba menusuk perut Kanaya tapi tangan Kanaya mencegahnya hingga pisau itu menggores muka Karina.karina semakin emosi karena wajahnya tergores pisau dan dia semakin kuat mencengkram tangan Kanaya.Kanaya merasa kesakitan karena tangannya dicengkram.
"Rasakan ini j******," maki Karina sambil mencoba menusukkan p***u ke perut Kanaya
Kanaya menendang perut karina hingga karina tersungkur.Derren yang sudah membeli es krim segera kembali ke bangku taman sang istri.sampai di taman dia melihat istrinya di celakai oleh karina dan membuatnya mengeraskan rahangnya.lalu derren berlari kencang menuju ke tempat sang istri dan tanpa sadar membuang es krimnya.
"Sayang kamu gak papa kan?" tanya Derren cemas lalu memeluk sang istri
"Aku takut derren," ucapnya terisak memeluk tubuh sang suami
"Kamu tenang sayang aku sudah disini maafin aku ya,"sahut derren dengan raut penyesalan
Derren menatap tajam dan aura nya dingin menatap nyalang Karina.
"Dasar wanita sialan," umpat Derren emosi
"Dialah wanita sialan itu derren yang merebutmu dariku," teriak Karina sambil menujuk Kanaya yang ada di pelukan derren.
lalu derren menghubungi polisi untuk menangkap Karina.
kemudian polisi datang dan membawa karina yang terus meronta dan mencaci maki derren apalagi Kanaya.setelah polisi itu pergi Derren mencoba menenangkan sang istri.
"Sayang aku disini jangan takut," bujuk Derren sambil memeluk sang istri yang masih ketakutan kaget.
tiba tiba Kanaya merasa perutnya sakit dan berkeringat dingin.ternyata darah mengalir dibawah kakinya
"Sayang perutku sakit," ucap Kanaya kesakitan
"Kamu kenapa sayang,?" tanya derren panik
lalu derren melihat ada darah di kedua kaki istrinya, dia kaget dan panik. dia pun menggendong istrinya ke mobil.lalu melajukan mobilnya menuju rumah sakit dengan kencang.
"Sayang sabar ya bentar lagi sampai rumah sakit,"ucap derren merasa panik melihat sang istri yang kesakitan dan mengeluarkan sarah di kakinya.
__ADS_1
sesampainya dirumah sakit dia mengendong sang istri yang terus merintih.
"Dokter, suster tolong istri saya," teriak derren
dokter dan suster datang membawa ranjang dorong lalu derren meletakkan sang istri ke ranjang.suster pun membawa Kanaya ke ruang UGD untuk segera ditangani. sementara derren menunggu diluar dengan cemas dan kalut.Derren menghubungi mommy dan daddy untuk segera kerumah sakit.
lalu Daddy dan mommy datang dengan tergopoh gopoh.
"Gimana keadaan Kanaya derren,"ucap mommy cemas
"Masih ditangani Mom.maafin derren yang gagal melindungi Kanaya," ujar derren penuh penyesalan
"Sudahlah son semua nya sudah terjadi dan sebaiknya kita berdoa semoga Kanaya dan janinnya selamat,"Sahut Daddy tegas
derren menganggukkan kepalanya dan berdoa semoga Kanaya juga calon anak mereka selamat dan baik baik saja.tak lama dokter pun keluar dan menghela nafas lega.
"Bagaimana keadaan istri dan calon anak kami dok? " tanya derren cemas
"Istri dan janin anak anda selamat.tetapi istri anda masih lemah dan kami akan pindahkan ke ruang ICU," ujar dokter
Derren menghela nafas lega mendengar istri dan calon anak mereka selamat.derren memeluk orang tuanya dan kemudian dia menemui sang istri yang dipindahkan ruangannya.cklek derren membuka pintu ruang rawat istrinya,derren merasa dadanya sesak melihat istri tercintanya terbaring lemah dengan wajah pucat di ranjang .lalu dia mendekati sang istri dan menggenggam tangan istrinya.
"Sayang maafin aku karena aku gagal melindungimu,"ucap derren lirih sambil meneteskan air matanya
Kanaya membuka matanya perlahan dan menatap wajah sang suami yang menangisinya.lalu tangannya menyentuh pipi sang suami.
"Jangan menangis sayang,"ucap Kanaya lirih dan pelan
"Sayang kamu sudah sadar," tanya derren senang
"Gimana keadaan janin kita sayang,"tanya Kanaya panik sambil meraba perut ratanya
"Dia selamat sayang,"balas derren tersenyum sambil mengelus perut sang istri.
Kanaya bernafas lega dan tersenyum bahagia karena janinnya selamat.lalu dia menatap sang suami sambil tersenyum dan derren pun mencium keningnya.
"Kamu istirahat ya sayang,"ujar derren
__ADS_1
"iya sayang," jawabnya