
Keesokan paginya di mansion Anthony
Nina bangun seperti biasa jam 06.00 pagi di menyiapkan pakaian Anthony juga membangunkannya.
tok..tok..tok Nina masuk ke kamar Tuan Anthony
"Tuan, bangun ini udah pagi," Ucap Nina lembut
"Hmm Nina aku gak masuk kerja," Bisik Anthony masih memejamkan matanya
"Kenapa tuan apa tuan sakit," ujar nina cemas lalu menempelkan tangan nya pada dahi Anthony yang ternyata panas
"Aku panggilin dokter ya," tanya nya
Anthony menggeleng membuat Nina panik dan cemas mengetahui tuannya sedang demam lalu dia berinisiatif merawat sang tuan lalu dia turun kebawah memberitahu pelayan lain kalo tuan Anthony sedang sakit.setelah itu dia kedapur mengambil kompres dan sebaskom air lalu membawanya ke kamar Tuannya.Setelah itu Nina mengompres dahi sang tuan Dan merawatnya dengan sabar. juga membawa obat penurun panas dan air minum.
"Tuan buka matamu sebentar minum obat dulu," bujuk Nina dengan tatapan khawatirnya
Anthony membuka mata lalu meminum obat dan meneguk air.setelah itu Nina menyuruhnya tidur supaya demamnya segera turun.saat akan keluar dari kamar tuannya dan membiarkannya istirahat tapi Anthony malah mencegahnya dan memegang tangannya
"Nina temenin aku disini sampe aku sembuh," pinta Anthony dengan pandangan memohon
__ADS_1
"Baiklah tuan aku akan tetap disini sampe tuan sembuh," balas Nina
Anthony pun merasa tenang dan dia memejamkan kedua matanya lalu tertidur sambil menggenggam tangan Nina.Nina terus memandangi sang tuan yang tertidur lelap dan dia juga merasa sedikit lelah lalu menyandarkan kepalanya di kepala ranjang.lalu ikut tertidur disamping sang tuan dan tangannya masih digenggam Anthony.
3jam kemudian Anthony bangun dan melihat jam menunjukkan pukul 09.00 pagi.lalu dia melirik kesampingnya dan melihat Nina ada disampingnya menemaninya.Anthony tersenyum bahagia lalu dia mengelus pipi Nina.
"Terima kasih Nina kamu telah merawat ku," ucapnya lalu mengecup kening Nina lalu bangun dan pergi ke kamar mandi.
Sementara Di mansion Derren, Kanaya masih terlihat mual mual pagi ini.dia berlari ke kamar mandi dan memuntahkannya disana.derren pun dengan sigap membantu memijit tengkuknya agar mengurangi mual sang istri.
"Sayang aku pengen Mangga muda," ucap Kanaya dengan nada manja
"Tapi kamu baru mual sayang dan perutmu pagi ini belum diisi," balas Derren
"Cup cup sayang baiklah aku ambilin mangga dari kulkas," hibur Derren
"Tidak mau aku maunya dari pohonnya langsung dan kamu harus memanjatnya," rengek Kanaya
Derren menepuk jidaknya dan memijit pelipisnya, dia pusing menghadapi ngidamnya sang istri.tetapi dia juga menikmatinya walaupun dia harus bersabar.
"Baiklah aku akan panjat pohonnya yang ada disamping Mansion," balas Derren pasrah
__ADS_1
Kanaya pun tersenyum cerah dan merasa meneteskan air liurnya membayangkan makan mangga muda.lalu derren keluar sari mansion menuju pohon Mangga yang berasa disamping Mansion.sementara Kanaya duduk di ruang makan sambil menunggu sang suami datang membawa mangga muda.Mommy dan Daddy menghampiri Kanaya di meja makan.
"Kamu minta apa sama derren sayang,"ucap Mommy lembut
"minta mangga muda mom dan derren harus memanjatnya dari pohonnya," Cerocos Kanaya
mommy dan daddy saling berpandangan dan hanya bisa tersenyum.mommy pun memaklumi dan memahami sang menantu yang lagi mengidam.derren memanjat pohon dan mendapat dua mangga muda lalu dia turun dan membawanya masuk ke mansion.Kanaya yang melihat sang suami membawa Mangga langsung berbinar dan menghampiri sang suami.
"Ini mangganya sayang," ucap Derren menyerahkan mangganya pada sang istri
"Terima kasih sayang ," ucap kanaya lalu mengecup bibir sang suami sekilas.
lalu dia fokus pada mangga nya dan memakannya dengan lahap.sementara derren hanya mengernyit dan hanya tersenyum melihat sang istri makan mangga muda.setelah menghabiskan mangga nya dia berjalan menghampiri sang suami.
"Maaf ya sayang aku ngrepotin kamu," Ucap Kanaya sedih
"Hei sayang kamu kok nangis kamu gak ngrepotin aku sayang,itu kewajiban aku untuk memenuhi ngidam kamu.kan disini ada malaikat kecil kita," balas Derren tersenyum sambil mengelus perut rata sang istri.
Kanaya pun terharu mendengar perkataan sang suami.Derren memeluk sayang sang istri dan mengecupnya.lalu berjalan menuju ruang tamu dan berbincang disana.
"Besok periksa ke dokter kandungan ya sayang dan setelah itu kita jalan jalan ke taman " ujar Derren
__ADS_1
"Iya sayang," jawabnya antusias
daddy dan mommy sangat bahagia karena sebentar lagi jadi kakek dan nenek.dia bersyukur memiliki Menantu seperti Kanaya yang baik hati dan sederhana san mereka mendoakan supaya Anak dan menantunya selalu diberi kebahagiaan.