
"Aku belum ada pengalaman sekali tentang sekertaris kantor sebaiknya aku tanya si om," gumam Felicia
Felicia keluar dari ruangan nya menuju ke ruangan Jackson berada. Tok..tok..tok Feli mengetuk pintu ruangan Jackson.
"Masuk," ujar Jackson datar
Cklek pintu ruangan terbuka Feli langsung masuk ke dalam ruangan Jackson.Sementara Jackson menatap Felicia dengan intens dan juga tajam.
"Permisi pak saya ingin tahu tugas tugas seorang sekertaris?" tanya Felicia gugup
"Kemari lah aku akan mengajarimu Feli," ujar Jackson tersenyum menyeringai
Felicia berjalan mendekat ke arah Jackson.Dia menundukkan kepala nya tidak berani menatap bos nya ini.Jackson hanya terkekeh melihat Felicia seperti kelinci yang takut pada singa.Dia langsung menarik tangan Felicia dan menyuruh nya duduk di pangkuan Jackson.
"Apa yang kamu lakukan pak," tanya Felicia gugup
"Panggil aku dengan sayang ," ujar Jackson sambil membelai paha Felicia
Felicia merutuki kesialan nya hari ini.Dia kesal dengan Jackson yang selalu berbuat mesum pada nya. Felicia ingin menendang Jackson hingga ke planet mars rasanya.
__ADS_1
"Tidak mau pak," tolak Felicia
"Baiklah sepertinya kamu mau aku membuatmu lemas di atas ranjang ya," ancam Jackson tersenyum mesum
"Oke oke sayang cepat beritahu aku menjadi sekertaris yang benar," ungkap Felicia serius
Jackson tersenyum penuh kemenangan mendengar Felicia memanggilnya sayang.Felicia pun turun dari pangkuan bos mesum nanya ini.Lalu Jackson mengajari dan memberitahu Felicia tentang tugas tugasnya.1 jam kemudian Jackson telah selesai mengajari nya. Felicia hanya mendengus karena Jackson seringkali mencuri beberapa kali kesempatan untuk mencium nya.
"Dasar bos mesum sinting," ucap Felicia kesal
"Jadi itu panggilan kesayanganmu untukku sayang," goda Jackson tertawa
Felicia keluar dari ruangan Jackson dan masuk ke ruangan nya sendiri. Sementara Jackson tertawa puas melihat raut wajah kesal Felicia. Dia senang bisa membalas perbuatan gadis bar bar itu pada nya tadi pagi.Mengingat kejadian tadi pagi membuatnya malu sekaligus jengkel.
Brak Alex dan Rafael masuk ke dalam ruangan Jackson tanpa mengetuk. Jackson menatap keduanya tajam tetapi diabaikan oleh Rafael dan Alex.
"Kalian tidak bisa ya mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum masuk," ucap Jackson dengan nada datar nya
"Sorry bro," balas Alex nyengir
__ADS_1
"Oh ya Raf bagaimana perkembangan hubunganmu dengan bianca?" tanya Jackson penasaran
Rafael menghela nafas kasar lalu menatap Jackson dengan raut wajah kecewa nya.Jackson menunggu jawaban dari Rafael yang sedari tadi diam.
"Bianca tidak ingin membuka hatinya untukku dan menyuruhku mencari gadis lain Jack," ungkap Rafael kecewa
"Mungkin memang kamu harus cari yang lain," celetuk Jackson enteng
Rafael melotot dan menatap tajam Jackson.Dia tidak terima dengan ucapan Jackson yang seakan menyuruhnya berhenti mengejar Bianca. Sementara Jackson bingung dengan tatapan Rafael pada nya.
"Emang apa aku salah bilang begitu lagian aku saranin ya mending kamu nyerah daripada sakit hati jika Adikku Bianca memilih pria lain," tegur Jackson
"Tetapi yang Aku suka adikmu Jack," ungkap Rafael emosi
"Sudah cukup kalian ribut dan adu mulut terus.Ingatlah kita ini sahabat bro dan kamu Jack jangan memancing emosi Rafael," sahut Alex datar dan menatap Jackson tajam
Rafael berdiri dan berjalan keluar dari ruangan Jackson dipenuhi amarah.Brak dia membanting pintu dengan keras. Sementara Alex meghela nafas kasar lalu melirik Jackson yang diam.
TBC
__ADS_1