Cinta Kanaya

Cinta Kanaya
37.Cinta Kanaya - 37


__ADS_3

Ke esok kan harinya Kanaya melepaskan pelukan derren dan berlari ke kamar mandi dan muntah muntah.


Hoek..Hoek.Hoek


derren terbangun mendengar sang istri muntah lagi dia pun menghampirinya.dia memandangi wajah sang istri yang pucat dan memijat tengkuk Kanaya yang terus mengeluarkan cairan bening.dia merasa khawatir terhadap keadaan sang istri.


"Aku panggilin dokter yah," bujuknya khawatir


"Gak.." tiba tiba tubuh Kanaya jatuh dan derren dengan sigap menangkapnya dan dia khawatir pada istrinya yang jatuh pingsan.derren menggendong sang istri dan membawanya ke ranjang.


lalu dia menghubungi dokter keluarga mereka yaitu dokter Ricky.15 menit kemudian dokter ricky datang, mommy dan daddy mengikutinya dari belakang.


"Derren, istrimu kenapa nak,"tanya


mommy cemas


"Dia dari semalam mual mual terus mom," balas Derren khawatir menatap wajah pucat sang istri


"Semoga menantumu baik baik saja," ujar mommy


lalu dokter Ricky memeriksa keadaan Kanaya dan kemudian tersenyum menatap mereka bertiga. derren mengernyitkan dahi karena dokter Ricky tersenyum


"Bagaimana keadaan istriku dokter,"tanya Derren dengan raut wajah cemas


"dia baik baik saja, selamat ya Derren kamu akan jadi seorang daddy," ucap dokter Ricky


Derren kaget dan tersenyum lebar karena sekarang dia jadi seorang ayah.lalu dia memeluk mommy juga daddy-nya yang merasa jadi nenek kaek sekarang.


"Mom, dad aku jadi seorang daddy sekarang," ucap Derren bahagia


"Selamat nak,kamu jadi daddy dan kami jadi nenek kakek ucap Daddy sambil memeluk derren


"Kamu harus selalu menjaga Kanaya dan anak kalian dengan baik," Sahut mommy sambil tersenyum bahagia


"Iya mom pasti aku akan menjaga mereka dengan baik," Janji Derren


sang dokter pun memberikan vitamin pada derren untuk Kanaya dan lalu meninggalkan keluarga itu yang sedang bahagia.lalu derren menghampiri Kanaya yang terbaring lemah di ranjang.


"Sayang terimakasih sudah memberiku anak dirahimmu sayang,"ucap derren mengecup kening sang istri lalu mengelus perut rata sang istri yang berisi buah cinta mereka.


engh..Kanaya membuka kelopak matanya dan menatap derren juga mommy dan Daddy-nya yang tersenyum bahagia.dia mengerutkan keningnya merasa aneh dan menatap suaminya.


"Sayang aku kenapa," tanya Kanaya

__ADS_1


"disini ada buah cinta kita sayang," ucap derren sambil mengelus perut rata sang istri


"Jadi aku hamil sayang," sahut Kanaya menangis bahagia


Derren menganggukkan kepalanya, Kanaya langsung memeluk sang suami sambil menangis bahagia karena mengandung buah cintanya dengan sang suami.


"Aku bahagia sayang akhirnya aku jadi mommy," ucap Kanaya


"Aku juga sangat bahagia sekarang aku jadi daddy,"balas Derren lalu mengecup bibir sang istri dan melumatnya,Kanaya pun membalas ciuman sang suami menyalurkan rasa bahagia mereka.


hosh..hosh meliihat sang istri kehabisan nafas Derren melepaskan ciuman mereka.mereka ter engah engah lalu derren menatap istrinya dengan tatapan penuh cinta.


"kamu istirahat ya, i love you sayang," ucap Derren


"iya sayang ,I love you too hubby," balas Kanaya merona


lalu Derren bergegas mandi dan turun kebawah membiarkan sang istri istirahat. Derren turun ke bawah menemani mommy and daddy nya di ruang tamu sambil berbincang.


sementara di mansion Anthony , dia ingin mengantar Nina pulang kerumah ortunya.


"Nina, ayo aku antar kamu kerumahmu," ajak Anthony


"Gak usah tuan saya bisa pergi sendiri dengan naik angkutan atau taxi," tolak Nina dengan halus


Nina menghela nafas kasar dan menatap Anthony lalu menganggukkan kepalanya.


"Baiklah tuan," jawab Nina


Anthony pun tersenyum lebar lalu berjalan keluar dari mansion dan masuk kedalam mobil.setelah memastikan Nina masuk kemobil anthony melajukan mobilnya menuju alamat rumah yang diberitahu Nina.selama perjalanan nina memandang keluar dari dalam kaca mobil.Anthony menyetir sambil melirik Nina yang memandang keluar.


"Nina, apa kamu sudah punya kekasih," tanya Anthony penasaran


Nina menoleh dan mengernyitkan dahinya atas pertanyaan tuannya itu.


"Belum kenapa tuan bertanya seperti itu," tanya Nina heran


"Tidak kenapa napa, kalau aku ingin kamu jadi pacarku apa kamu mau nina," Sahut Anthony menatap Nina


nina merasa kaget atas ucapan tuannya itu.dia bingung harus menjawab bagaimana.


"Maaf tuan saya menolak karena saya cuma pelayan pribadi anda dan saya tidak pantas buat anda tuan," tolak Nina


Anthony merasa kecewa dengan penolakan Nina.setelah itu hanya keheningan yang melanda mereka nina dengan pikirannya dan Anthony dengan perasaan kecewanya.setibanya dirumah Nina, nina pun keluar dari mobil dan berjalan masuk kerumahnya.Anthony mengikuti nina dan memandangi rumah sederhana milik Nina.

__ADS_1


"Ibu,Ayah nina pulang," panggil Nina


"Nak kamu udah pulang,"ibunya Nina


"lho kamu sama siapa nak, Dia pacarmu ya," goda Ayah Nina


Anthony berjalan menghampiri mereka dan nina mengenal kan nya pada ayah ibunya.Anthony yang mendengar ucapan ayah nina hanya tersenyum tipis.


"ish ayah, dia bukan pacar Nina tapi majikan Nina," protes Nina


"Sudah sudah siapa namamu nak," sapa ibunya nina melerai keduanya


"Saya Anthony bi," balas Anthony dengan sopan


lalu mereka berjalan ke ruang makan dan disana Nina ber bicara tentang banyak hal pada ayah ibunya.


"Ayah, ibu aku merindukan kalian," ucap Nina sambil menangis


"Kami juga merindukan kamu nak,"Balas ibunya nina sambil memeluk anaknya


Anthony dan Ayah Budi yang melihat mereka menangis hanya tersenyum haru dan bahagia.ayah Budi melirik Anthony yang menatap anaknya dengan tatapan cinta dan sayang lalu dia tersenyum


"Nak jaga anak saya ya dan lindungi dia," bisik Ayahnya Nina


"Paman tahu kalau kamu mencintai nya," lanjut ayahnya Nina


Anthony terkejut dan tersenyum mendengar bisikan ayah Nina.


"Pasti paman,"sahut Anthony tersenyum malu


setelah itu Anthony dan nina bersiap untuk kembali ke mansion,nina berat meninggalkan orang tuanya yang ia rindukan.Anthony menatapnya dan mengerti bahwa pasti nina masih merindukan orang tuanya


"Nina kamu pasti bisa kesini tiap hari," ucap Anthony


"Benarkah tuan,"ucap Nina senang


"ayah , ibu aku kembali dulu ya," ucapnya


"Iya nak," balas ibu


"Paman, bibi kami pergi dulu," ucap Anthony


"iya nak thony, kalian hati hati," saut Ayah

__ADS_1


Anthony dan Nina keluar dari rumah orang tua nina dan masu kedalam mobil.lalu Anthony melajukan mobilnya meninggalkan area pekarangan rumah nina menuju Ke Mansion nya.


__ADS_2