
"Kamu jangan memancing emosi nya Rafael dan seharusnya kamu menyemangati nya Jack," tegur Alex kesal
Jackson hanya diam dan dia menghela nafas kasar.Dia menyandarkan kepala nya di kursi dan Jackson merasa pusing.Sementara Alex membuang nafas nya kasar dan tetap menatap sahabat nya Jackson.
"Berilah kesempatan untuk Rafael menunjukkan cintanya dan dukung lah dia bukan malah memancing emosinya," ucap Alex bijak
"Aku yang salah dan kamu memang benar," ucap Jackson
Jackson melirik arlojinya menunjukkan jam 09.00 lalu dia kembali fokus pada pekerjaan nya.Jackson menatap Alex lalu tersenyum menyeringai.
" Bagaimana hubungan mu dengan Adelia," tanya Jackson sambil fokus pada laptop nya
Alex tersenyum kikuk mendengar pertanyaan dari sahabat nya ini. Sementara Jackson melirik nya sambil terkekeh melihat tingkah Alex.
"Kenapa kalian sudah jadian," tebak
Jackson
""Belum aku masih dalam tahap menyatakan cinta dan saling megenalnya terlebih dahulu," balas Alex nyengir
Jackson hanya mendengus mendengar jawaban dari sahabat nya Alex. Sementara Alex hanya mengaruk kepala nya yang tidak gatal.
Di ruang nya Felicia menerima berkas dan memeriksanya setelah itu mengantarkan ke ruangan Jackson.
__ADS_1
Dia berjalan keluar dari ruangan menuju ke ruangan bos mesum nya.
Tok..tok..tok Felicia mengetik pintu ruangan Jackson.Alex yang mendengar nya segera berdiri dan membuka nya. Cklek pintu terbuka Alex melihat Felicia berdiri sambil membawa berkas.
"Maaf pak saya mau memberikan berkas ini pada Pak Jackson," ucap Felicia
"Ayo silahkan masuk," ajak Alex memperhatikan Felicia
Felicia mengangguk lalu masuk ke dalam begitu juga dengan alex.Jackson tersenyum melihat kedatangan Felicia. Felicia berjalan mendekat ke arah Jackson dan menyerahkan berkas nya.
"Pak saya mau memberikan Berkas ini pada anda dan saya permisi," ucap Felicia menaruh berkas nya di meja dan berbalik
Jackson menarik tangan Felicia dan membuat Felicia menoleh.Dia bingung dengan tingkah bos nya ini.
"Sayang jangan panggil aku pak donk," ucap Jackson
Felicia mendengus lalu memutar bola mata nya malas.Sementara Alex terkejut mendengar ucapan Jackson. Dia penasaran hubungan antara Jackson dan sekertaris nya itu.
"Ini di kantor dan ingat kamu bukan kekasihku dasar om tua mesum," umpat Felicia kesal
Alex langsung mengerti dan dia pun tertawa terbahak bahak mendengar ucapan Felicia.Sementara Jackson langsung menatap Alex tajam dan diabaikan oleh Alex.Felicia mencoba melepaskan tangan Jackson tetapi tidak bisa.
"Ayolah lepasin tanganku om," pekik Felicia
__ADS_1
"Tidak akan sebelum kamu mencium ku di bibir," balas Jackson tersenyum menyeringai menatap Felicia
Felicia melotot dan menatap tajam bos mesum nya ini.Dia sangat kesal dengan sikap bos nya yang kelewat tak tahu malu.
"Aku tidak mau dan kamu apa tidak malu dilihat sahabat mu itu hah," sungut Felicia kesal
Jackson langsung menatap Alex dan menyuruh nya keluar dan meninggalkan nya bersua bersama Felicia. Alex mengerti degan tatapan dari Jackson pada nya.
"Baiklah aku pergi dan selamat bersenang senang kawan," goda Alex tersenyum
Alex keluar dari ruangan Jackson. Sementara di dalam Felicia masih di cegah oleh Jackson.Jackson masih menunggu Felicia mencium nya.Dia memperhatikan semua gerak gerik Felicia.
"Ayo bagaimana sayang mau tidak mencium ku kalau tidak aku tidak akan membiarkamu keluar," ucap Jackson santai
"Baiklah aku akan mencium mu om sayang," gerutu Felicia
Jackson tersenyum penuh kemenangan mendengar jawaban Felicia. Felicia mendekati Jackson lalu mendekatkan wajahnya di wajah Jackson. Cup Felicia mencium Jackson sekilas lalu menjauh. Jackson menarik Felicia hingga duduk di pangkuan nya.Dia tersenyum lalu mencium dan ******* bibir Felicia yang terasa manis.Felicia menikmati nya dan membalas ciuman dia Jackson.
Beberapa menit kemudian mereka menyudahi ciuman nya.
"Sudah kan om," ucap Felicia terengah-engah
"Aku sudah bilang panggil aku Jackson dan aku ingin kita tetap seperti ini," ungkap Jackson menatap Felicia intens
__ADS_1
TBC