
"Fel , ayo kita bikin jus di dapur," ajak Bianca antusias
" ayo Bianca ," balas Felicia tersenyum
Mereka berdiri dan berjalan bersama menuju ke Dapur.Sementara Jackson hanya menggerutu di dalam hatinya. Mommy dan Daddy memperhatikan nya.
"Kamu kenapa nak," tanya Daddy penasaran
"Tidak apa apa Dad," balas nya tersenyum kecil sambil memandang Daddy nya
"Kamu tidak sedang memikirkan Felicia kan sayang," goda Mommy tersenyum
"Enggak mungkinlah aku memikirkan gadis bar bar itu," elak Jackson
Mommy dan Daddy tertawa melihat reaksi dari putera nya itu.Sementara Jackson hanya tersenyum masam melihat nya.
"Jadi itu panggilan kesayanganmu pada Felicia ya nak," goda Mommy lagi
"Apaan sih mommy aku memanggilnya seperti itu karena dia kemarin berani menginjak kaki ku," gerutu Jackson kesal
"Kok bisa kenapa memangnya," tanya Mommy penasaran
"Rahasia entar kalau aku ceritain lagi pasti diketawain lagi sama mommy dan daddy," sungut Jackson kesal
"Iya sudah nak kalau tidak ingin cerita," jawab Mommy
__ADS_1
Sementara Bianca dan Felicia selesai membuat jus lalu mereka membawa nya ke ruang tamu.Mereka langsung duduk di sofa dan menikmati jusnya.
"Om tua kamu mau tidak jus nya," tanya Felicia sambil menyedot jus strawberry nya
Jackson melirik Felicia yang menikmati jus nya.dia hanya terfokus pada bibir mungil milik Feli yang menggoda nya.
"Kenapa aku cuma fokus pada bibir nya," batin Jackson kesal
"Mana kata nya buat aku," tanya Jackson
Feli berhenti meminum jusnya lalu dia menatap Jackson dengan lekat.Lalu dia mendapat ide untuk mengerjai nya.
"Buat aja sendiri," celetuk Feli enteng
Feli berpamitan pada keluargaJackson.
"Om , tante aku permisi mau ke kamar," pamit Feli dengan sopan
"Iya Feli ," balas Mommy Kanaya
"Bi aku masuk ke kamar dulu ya," ucap Feli pada Bianca
"Iya feli," sahut Bianca sambil tersenyum
Felicia berdiri lalu berjalan menuju ke kamar nya tanpa berpamitan pada Jackson. Sementara Jackson mendengus melihat tingkah Feli seenak jidat nya.
__ADS_1
"Dasar gadis bar bar tidak punya sopan santun," ucap Jackson kesal
"Kenapa kakak harus marah Feli sudah pamitan pada aku dan mommy juga Daddy," ucap Bianca menatap kakak nya intens
"Oh atau karena dia tidak pamit pada kakak makanya kakak marah.hey sadarlah Kak kamu seperti suami yang marah pada istri nya karena enggak pamit," sindir Bianca to the poin
"Sok tahu banget sih Bi," protes Jackson jengkel
Mommy dan Daddy hanya Jengah melihat kedua anak nya yang berdebat. Sementara Jackson merasa di skak mat dengan ucapan adik nya lalu berdiri dan berjalan meninggalkan ruang tamu.Dia langsung menaiki tangga menuju ke kamar nya.
"Sensi amat kayak cewek saja," gerutu Bianca kesal
"Sudah lah Bianca dan sebaiknya kamu juga masuk ke kamar sayang," sahut Mommy mengalihkan pembicaraan
"Iya mommy aku tidur dulu ya hari sudah larut malam ," pamit Bianca
"Iya nak pergilah ke kamar ," balas Daddy tersenyum tipis
mereka semua masuk ke kamar masing masing. Sementara Di kamarnya Jackson sedang membaringkan tubuhnya di atas ranjang. Dia masing terngiang ucapan dari adik nya.
"Kenap aku harus memikirkan gadis bar bar itu," gumam Jackson jengkel
Dia memejamkan kedua matanya menuju ke alam mimpi.Begitu juga dengan Felibyang sudah terlelap terlebih dahulu di kamar nya.
TBC
__ADS_1