Cinta Kanaya

Cinta Kanaya
46.Cinta Kanaya - 46


__ADS_3

selesai sarapan deren berpamitan pada istri , mommy dan daddy -nya.sebenarnya dia merasa malas harus berangkat ke kantor tetapi Kanaya membujuknya.


"Sayang, aku berangkat dulu ya," ucap Derren mengecup kening sang istri lalu turun ke perutnya


"Iya sayang hati hati ya,"balas Kanaya


"Mom,Dad aku berangkat dulu," pamit Derren


"Iya berangkatlah ada mommy juga daddy yang jaga Kanaya," sahut mommy


derren pun beranjak dari kursinya dan berjalan keluar dari Mansion.dia pun masuk dan melajukkan mobilnya menuju ke perusahaannya.Sampai di perusahaan dia di sapa para karyawannya seperti biasa.


"Pagi pak," sapa mereka


"Pagi," balasnya datar


lalu berjalan melewati mereka menuju ke ruangannya.dia duduk di kursi nya sambil melamun,tiba tiba Anthony masuk tanpa ketuk pintu seperti biasa.


"Woy bro," teriak Anthony


"Astaga thon, bisa enggak sih masuk ketuk pintu dulu,"ucap Derren sewot


"Sorry bro,kenapa kamu melamun?' tanya Anthony penasaran


"Lagi kangen istri aja yang lagi hamil muda," Jawab Derren


"Woah selamat bro,"ucap Anthony


senang tapi tiba tiba dia mengingat Nina


"Kenapa kamu thon," tanya derren mengerutkan dahi melihat sepupunya yang sedikit melamun


Anthor tersadar dari lamunannya dan menatap Derren sebentar lalu menghela nafas kasar.


"Kekasihku belum siap menikah lebih tepatnya menunggu jawabannya setuju atau tidak menikah denganku,"cerocos Anthony frustasi

__ADS_1


"Siapa nama kekasihmu?" tanya Dereen penasaran


"Nina Belvania,"Ujar Anthony sambil memicingkan matanya menatap Derren


Derren terkejut lalu tersenyum kecil menatap Anthony.sementara Anthony bingung dengan sepupunya yang tiba tiba tersenyum setelah mendengar nama kekasihnya.


"Kekasihmu itu sahabat dari Istriku Kanaya," jelas Derren


"Wah wah dunia memang sempit ya," Balas Anthony


"Gimana kalau kita ber empat makan siang bersama besok siang di restauran,"usul Anthony


"Oke aku setuju dengan idemu," Sahut Derren


"Baiklah Aku pergi dulu,see you,"pamit Anthony


Anthony pun meninggalkan ruangan Derren.sementara derren masih gelisah di ruangan nya dan merindukan istrinya.


tok..tok.tok asisten Han membuka pintu ruangan sang bos.


"Pak sebentar lagi meeting dimulai,"ucap Asisten Han


Derren berjalan dengan wajah dingin dan datar nya dan asisten Han mengikutinya dari belakang.sampai di ruangan meeting para investor sudah berada disana semua.


"Baiklah kita mulai meeting ini sekarang,"ujarnya dingin


selama 1 jam Asisten Han menyampaikan laporan yang dibawanya dan menjelaskannya di depan para investor.setelah selesai menjelaskan asisten han mundur dan giliran Derren.


"Ada pertanyaan," tanya derren


"tidak ada pak,"sahut investor


"Baiklah meeting ini selesai dan silahkan bubar,"sahut Derren menatap para investor


Derren menyandarkan kepalanya pada kursi dia merasa lelah dan ingin cepat pulang bertemu istrinya.Asisten Han merasa khawatir dengan keadaan bossnya ini.

__ADS_1


"Apakah anda sakit tuan," tanya Asisten Han


"Tidak Han aku cuma lelah dan ingin segera pulang menemui istriku,"gumam Derren


"biar saya antar tuan,"usul Asisten Han


"Tidak usah Han," tolak derren lalu pergi berjalan keluar dari perusahaan.


Derren melajukan mobilnya dengan menuju Mansion.selama perjalanan dia hanya memikirkan sang istri dan ingin memeluknya.sampai di mansion dia berjalan masuk menuju ke mansion.dia melihat sang istri sedang duduk di ruang tamu bersama mommy dan daddy.


"Sayang,"panggil Derren berjalan cepat menghampiri istrinya


Kanaya menoleh dan tersenyum melihat suaminya pulang.lalu dia berdiri dan berjalan menghampiri suaminya.


grep... Derren memeluk Kanaya dan menghirup aroma sang istri yang membuatnya kecanduan.lalu dia mengecup kening dan bibir sang istri.


"sayang aku merindukanmu,"Ucap derren manja


"Kamu enggak malu diliat mommy dan daddy tuh,"jawab Kanaya malu


"Enggak," balas derren menatap istrinya


sementara daddy dan mommy hanya terkikik geli dan tertawa terbahak bahak melihat kelakuan putranya.


"Benarkah dia putra kita dad," canda mommy


"enggak tahu mom," balas daddy tertawa


derren yang mendengar candaan orang tuanya hanya bisa cemberut dan kesal.


"Sayang,liat tuh mommy dan daddy," rengek Derren


"Astaga sayang,"sahut Kanaya terkikik geli mendengar rengekan suaminya


"Dasar bayi besar," cibir Kanaya pada suaminya

__ADS_1


TBC.


jangan lupa rate, vote,like dan komen oke


__ADS_2