Cinta Kanaya

Cinta Kanaya
Cinta Kanaya - 51


__ADS_3

"Sayang apapun yang terjadi kamu akan selalu percaya sama aku kan,"tanya Derren menatap Kanaya serius


Kanaya merasa bingung dengan ucapan sang suami dan dia pun menganggukkan kepalanya lalu tersenyum.


"Iya sayang aku akan selalu percaya sama kamu,"balasnya


"Gimana kalau resepsi kita di percepat,"usul Derren sambil mengelus perut sang istri


"Emang kenapa sayang,"tanya Kanaya dengan raut heran


"Enggak papa sayang aku hanya ingin dipercepat saja,"jawab Derren meyakinkan istrinya


"Baiklah aku setuju padamu sayang,"balas kanaya tersenyum


mereka keluar dari kamar dan bergabung bersama mommy dan daddy dituang tamu.


"Mom resepsi pernikahan kami akan dipercepat," ucap Derren


"kenapa memangnya Derren," tanya mommy


"Enggak papa kok mom,"balas Derren


"Baiklah nak,"sahut Daddy


mereka berbincang bersama membicarakan persiapan resepsi derren dan kanaya sambil membawa camilan dan juga menonton televisi.Kanaya bersandar pada dada bidang suaminya dan sang suami mengelus perutnya.

__ADS_1


satu minggu kemudian


Tak terasa umur kandungan Kanaya menginjak 14 minggu dan perutnya mulai terlihat membuncit.Derren menjaga Kanaya dengan ekstra hati hati.Pagi itu Kanaya menunggu diruang makan dan Derren datang membawakan segala susu buat sang istri.


"Sayang minumlah,"ucap derren menyerahkan pada Kanaya


"Terimakasih sayang,"balasnya lalu meneguk susunya sampai tandas


"Sayang kamu duduk saja ya jangan ikut mengurusi segala persiapan resepsi kita,"ucap derren lembut


"Baiklah sayang aku akan nurut oke,"balasnya sambil mengelus perutnya yang mulai membuncit


Derren jongkok dan mencium perut buncit sang istri lalu mengelusnya dengan penuh kasih sayang.lalu menatap sang istri dan mencium bibir istrinya.Derren fokus pada istrinya dan mengerjakan pekerjaan kantor dibawa kerumah.


"Kita duduk di Gazebo ya sayang," ajak Derren


lalu Derren menuntun sang istri menuju ke Gazebo yang berada disamping mansion sementara mommy dan daddy lagi sibuk mengurusi persiapan resepsinya.Sampai di Gazebo derren menyuruh istrinya duduk.


"Sayang apapun yang terjadi kamu harus memilih keselamatan anak kita ya,"ucap Kanaya tiba tiba sambil mengelus perutnya yang sedikit buncit


Deg.. Jantung Derren seperti mendadak berhenti mendengar pertanyaan istrinya yang membuatnya takut.lalu dia memandang istrinya dengan tatapan takut dan sedih.


"Kita akan membesarkan anak kita bersama sayang, jangan berbicara seperti itu,"balas Derren sedih sambil memegang tangan istrinya


Kanaya menghela nafas kasar dan menatap suaminya dengan tatapan lembut.lalu dia membelai wajah tampan suaminya sambil tersenyum.

__ADS_1


"Iya sayang kita akan membesarkannya bersama sama,"sahut Kanaya sambil mengecupi wajah tampan suaminya


lalu mereka saling melempar senyum satu sama lain dan Kanaya bersandar pada sang suami sambil mengelus perutnya.mereka menikmati udara segar pada pagi hari dan hembusan angin.


"Udara disini segar sekali,"ucap Kanaya


"iya sayang,"balas Derren


Sementara Dona sudah merencanakan untuk membalas derren melalui istrinya pada pernikahan mereka nanti.


"Tunggu kejutan dari ku sayang,"ucapnya menyeringai


Di Gazebo Kanaya merasakan feeling nya tidak enak pada saat resepsi pernikahan mereka minggu depan dan dia tidak mengatakannya pada suaminya karena dia tidak mau membebani pikiran suaminya.


"Apa yang kamu fikirkan sayang,"tanya derren


"eh..enggak kok sayang aku enggak mikirin apa apa,"balasnya gugup


"Ingat sayang kamu jangan mikirin yang berat berat oke,"Sahut derren lembut lalu mengecup bibirnya


"Iya sayang,"jawab Kanaya singkat


lalu mereka menikmati pagi hari dengan bersantai bersama dan bercerita tentang awal pertama mereka bertemu sampai sekarang.


TBC.

__ADS_1


jangan lupa ya like , vote ,rate dan komen okok 😂😂😂😂😁😁😁😁


__ADS_2