Cinta Masa Puber

Cinta Masa Puber
Bersama


__ADS_3

"sayang kamu ada di rumah gak?" alvaro


"iya. emang kenapa?" famela


"emm gak pp" alvaro


"oh ya udah" famela


"btw sayang kamu ada buku paket bahasa indonesia gak?" alvaro


"emm ada kenapa emangnya?" famela


"ih kok gak di bales sih dasar alvaro ngeselin" gerut ku


1


2


3


.


.


.


10 minutes


"fam ada temen kamu itu" ibu famela


"iya bu sebentar" kata ku


"eh tapi siapa ya yang kerumah? perasaan aku gak ada janji sama temen-temenku" gumam ku heran sambil merapihkan pakaianku


"alvaro? aldi?" kata ku kaget melihat mereka yang datang


"hai" kata mereka


"kalian tau rumah aku dari mana? kenapa kalian kesini?" tanya ku


"tanyanya satu-satu kali" kata aldi


"udah tinggal jawab aja" kata ku kesal


"tau lah masak rumah pacar sendiri gak tau" kata alvaro dengan PD nya


"kalo aku kesini cuma mau nganter alvaro" kata aldi


"emangnya mau ngapain kesini?" tanyaku


"orang kedatangan tamu ith disambut dikasih minum dikasih makan" kata aldi


"oh iya hehe aku lupa. kalian mau minum apa?" tanya ku


"gak usah repot-repot fam. kami kesini cuma sebentar. aku cuma mau pinjem buku" kata alvaro


"oh kenapa harus ke rumah? kan bisa aku bawa pas sekolah" kata ku


"biasalah pengen survei" sambar aldi


"kamu kira petugas sensus" kata ku


"iya kan aku sensus dulu biar nanti tinggal ngehalalinnya gampang" goda alvaro


"ih apaan sih kalian ini gak jelas banget" kata ku malu


"kalo gitu aku ambilin bukunya dulu ya" kataku sambil jalan menuju meja belajar


"nih bukunya" kata ku


"oh iya aku pinjem dulu ya sayang" kata alvaro tapi ketika bilang sayang suaranya lirih


"hemn iya" kata ku malu


"ehemm udah belom nih" kata aldi


"iya ayo. kami pulang dulu ya fam" kata alvaro kepada aldi dan pamit kepadaku


"iya hati-hati" kata ku


Di sekolah


"guys besok katanya kita diliburkan loh tapi.." kata putri


"yeahh" kata kami bersorak ria


"ehh tunggu dulu ada tapinya" tambah putri


"yahh put kok gitu sihh" kata mela


"iya. besok itu kita ada kegiatan jalan santai gitu" terang putri


"ohh gitu yang penting gak belajar" teriak septi dengan semangat


"iya betul itu" kata hikma dengan semangat


"pakaiannya bebas sopan apa seragam sekolah?" tanya nadia

__ADS_1


"seragam sekolah lah say" kata fitri


"kan jalan santai disaat hari aktif sekolah" sambungku


"semangat buat besok guys" kata hikma


Keesokan harinya


“fam itu nadia sudah jemput bareng sama fitri juga” kata ibu ku


“iya bu tunggu sebentar” kata ku yang lagi menggunakan jilbab


“masuk aja nadia fitri. Famela lama kalo lagi dandan” kata ibu


“ihh ibu jangan percaya guys “ kata ku


“kamu sih lama banget makek jilbab doang” kata nadia


“ya sabar napa” kata ku


“iya sudah-sudah. Famela kan pengen tampil beda biar alvaro makin klepek-klepek” goda fitri


“ihh apaan sih kamu fit” kata ku malu


"heyyy" sapa hikma


"sendirian aja nih? yang lain mana?" tanya fitri


"aku tadi keseni bareng temen aku itu si via" kata hikma


"oh iya iya" kata ku


"ehhh itu si putri sama septi" kata nadia


"putriii septii" teriak fitri


"eh jangan teriak teriak malu dilihat orang" kata hikma


"haiii guysss" sapa putri dan septi


"gak usah teriak teriak kali fit" kata septi


"biar denger sis" kata fitri


" eh si mela mana?" tanya septi


"masih di jalan katanya" jawab putri


kami semua pun hanya bisa ber'oh'


"ih pd banget ya" kata putri


"oh gitu awas aja kalo mau minta comblangin" kata mela


"kamu aja gak ada pacar kok mau nyomblangin orang noh cari pacar buat sendiri dulu" kata septi yang mengundang tawa pada kami semua


"udah-udah sebentar lagi stars ayo baris yg rapi" kata ku melerai perdebatan yang mungkin tidak akan ada habisnya


"iya-iya yang gak joms lagi" kata nadia


"what?" kaget hikma, septi, putri dan mela


"oh iya kami lupa cerita" kata fitri


"ayo cerita" kata mereka berempat dengan kesal


Dan fitri pun menceritakan semua kejadian antara aku dan alvaro sehingga mereka pada minta pj padahal sudah beberapa hari yang lalu jadiannya hehehe tidak hanya itu fitri juga menceritakan tentang nadia dan pacarnya yang baru kemarin jadian


Di sepanjang jalan dari stars sampe finish kami bercerita ria sambil menikmati jalan yang lumayan jauh untuk kami tempuh


"alhamdulillah sampe juga" kata ku


"iya alhamdulillah" kata mereka berenam serentak


"lumayan juga ya capeknya" kata mela


"itu tandanya kamu jarang olahraga" kata fitri


"tapi gak kerasa kok capeknya" kata nadia


"iya kan kita dari tadi sambil cerita terus apa lagi cerita tentang doi" kata septi


"iya dan yang bagusnya lagi doinya itu gak jelas keberadaannya" kata hikma dan kami pun tertawa bersama


"fam itu alvaro" kata nadia


"oh iya. tapi kan tumben dia sama pacar mu? bukannya mereka gak akrab ya walau dia satu kelas?" kata ku bingung


"iya juga ya fam. ah udah lah masa bodo" kata nadia


Nadia baru jadian juga ya guys. Tapi duluan aku 3 hari hehehe dan kebetulan sekali pacarnya itu satu kelas sama pacar famela juga


Kegiatan jalan santai selesai dan semua yang ikut sudah mulai pulang ke rumahnya masing-masing tinggal tersisa aku, nadia, fitri, hikma, dan putri sedangkan mela dan septi sudah pulang


"duh masih pagi banget ini kalo mau pulang ke rumah" kata nadia


"iya nih. aku males pulang" kata putri

__ADS_1


"main aja yuk" ajak fitri


"kemana?" tanya ku


"kerumah ku saja ayo. kita makan-makan terus habisnya kita keliling wisata dekat rumah ku" kata hikma


"nah betul tu ke rumah hikma aja" kata putri


"dasar kamu. pasti mau ketemu sama kak ronal ya" goda ku


"ih enggak lah. disana kan udaranya masih sejuk" elak putri


"iya deh iya masih sejuk kan ada yang menyejukkan" goda nadia


"udah udah ayo berangkat sekarang aja nanti keburu siang" kata fitri


"kita naik apa ini?" tanya hikma


"naik angkot aja. kalo kita banyak kan mau supirnya nganterin ke daerah rumah mu" kata putri


"ehhh kalian mau kemana?" kata rian yang tiba-tiba muncul di depan kami


"iya nih gak ajak-ajak pula" kata aldi


"eh kok ada kalian sih" kata fitri


"kenapa emangnya gak boleh?" tanya anggi sedangkan alvaro cuma senyum-senyum sambil lihat kearah famela


"gak juga sih" kata putri


"kalian mau kemana? dari tadi nanya malah gak di jawab-jawab" tanya rian lagi


"mau main lah" kata fitri


"kami ikut" serentak alvaro, aldi, rian dan anggi


"iya tapi naik angkot" kata hikma


"no problem" kata mereka


"kemana tapi?" tanya anggi


"ke rumah hikma" kata ku


"yee deket daerah rumahku itu jadi gak jauh pas mau pulangnya" kata aldi


"udah ayo kalo mau ikut" kata fitri yang sudah menemukan angkot untuk kami naiki


Sampai di rumah hikma kami para cewek sibuk di dapur untuk membuat makanan karena perut kami semuanya lapar hehehe disini yang gak ikut cuma fitri sama putri biasa lah mereka berdua itu gak suka sama yang namanya dapur sukanya meja makan. Alhasil famela dan nadia lah yang memasak semua dengan bantuan hikma karena yang pumya rumah itu hikma, tapi hikma belum terlalu bisa memasak jadia dia hanya membantu famela dan nadia dalam memasak sekalian belajar katanya.


20 menit kemudian makanan sudah selesai dimasak dan sudah di sajikan. Jadilah kami makan bersama sambil diselingi canda gurau. Kami sangat menikmati makan bersama ini. Sehabis makan kami pergi jalan-jalan disekitar rumah hikma yang banyak menyajikan pemandangan alam yang masih sangat asri dan terjaga


"ehem" alvaro berdehemen sontak aku menole ke samping


"ngomong dong jangan diem aja" kata alvaro


"iya" jawabku sambil senyum ke arahnya


"lihat tuh temen-temen kamu itu hobinya selfi terus dari tadi" kata alvaro memulai mencairkan suasana diantara kami berdua yang hanya duduk sambil menikmati pemandangan yang ada


"iya emang mereka sukanya kaya gitu" kata ku


"kamu gak ikut?" tanya alvaro


"mager. enakan gini aja nikmati angin sepoi-sepoi" kata ku sambil menghirup udara yang sejuk ini


"jadi setiap kumpul kamu menyendiri kaya gini?" tanya alvaro


"ya enggak lah. terkadang kan diantara kami pasti ada pas saat kumpul itu butuh sendiri entah itu aku nadia bahkan yang lain. kami saling memaklumi. kaya sekarang aku pengen nikmati udara yang ada dan mereka tidak marah akan hal itu. karena setiap orang itu berbeda walaupun sama dalam hal visi dan misi pertemananya" kata ku


"sama aja berarti ya" kata alvaro


"sama gimana?" kata ku penasaran


"kamu dan sahabatmu itu sama kaya persahabatanku dengan para sahabatku itu" kata alvaro


"hemm iya. itulah yang dinamakan sahabat. bukan berarti harus selalu bersama walau pada tempat yang sama tetapi saling memberi ruang untuk saling berkembang dan menempatkan dirinya. tapi bukan juga acuh atau egois terhadap sahabatnya" kata ku


"iya kamu betul yang" kata alvaro


"apa? yang?" kata ku


"iya yang sayang" kata alvaro


"ihh kalo yang lain denger gimana. malu akunya" kata ku


"mereka masih asyik sendiri-sendiri itu loh dan gak akan denger" kata alvaro


Dan kami pun akhirnya lepas dari rasa kecanggungan. kami saling bertukar cerita dan larut dalam bercanda dan gurau.


Hai guys maaf ya baru sempet upload lagi


Maklum masih liburan😊


Maaf kalo banyak kata-kata yang typo dan kurang nyambung


Jangan sungkan beri komennya ya 👌🏼

__ADS_1


__ADS_2