Cinta Masa Puber

Cinta Masa Puber
Pilihan


__ADS_3

Nah lanjut lagi ini guys walau saya masih sibuk UAS tapi masih semangat buat cerita ini


Jadi jangan lupa like dan komen jika ada kata-kata yang salah maupun kurang menarik 😊


Auto POV


Apel pun selesai dan kami akan menjalankan tugas kami yaitu jum'at bersih. para siswa pun kembali ke kelas masing-masing


"eh fam ngapain kamu ngendap-ngendap kayak gitu?" tanya fitri


"suuuttt nanti aku jelasin sekarang tutupin aku biar gak ketahuan orang" jawabku lirih


"ok ok itu nadia sudah tau? kayaknya dia lagi ngarahin anak-anak supaya kamu leluasa buat ke kelas" tanya fitri


"iya fit dia sudah tau. tadi pagi dia lihat aku ngendap-ngendap kayak gini juga" kataku


"eh fam kamu masih hutang penjelasan sama aku" kata fitri


"iya iya ini aku jelasin" kata ku


"eh ada apa ini?" tanya nadia


"aku mau jelasin sama fitri tentang kelakuanku tadi mengendap-endap" kata ku


"iya sudah ceritakan saja siapa tau fitri bisa ngasih solusi dia kan sudah ahlinya" kata nadia


"udah cepetan cerita ini malah ngomongin aku sudah ahlinya" kata fitri kesal


Dan akhirnya aku menceritakan alasan aku kenapa agak menghindar dan bertingkah aneh


"famela kamu itu harus nentuin pilihan kamu dan gak bisa terus-terusan sembunyi-sembunyi kayak gini. sebisa kamu menghindarinya pasti kamu harus menyelesaikannya juga" kata fitri dengan dewasa


"iya aku tau fit tapi aku belum siap aku juga bingung sama perasaan ku aku takut dia cuma menjadikan ku bahan taruhan kamu tau sendiri mereka berdua sahabatan terus mereka bilang sukanya sama aku barengan masak tiba-tiba bisa barengan bahkan sering chatting dengan topik yang sama cuman beda kata-katanya aja" kata ku menjelaskan


"tenang aku sudah tau dari aldi kalo alvaro itu benar-benar suka sama kamu makanya aku bisa bicara kayak gini" kata fitri


"jadi kamu sudah tau semua ini tapi gak bilang ke aku? kamu mah gitu fit. kalo gitu udah temuin aja tuh alvaro mungkin dia mau nembak kamu beneran" kata nadia


"kamu gak nanya" kata fitri


"tapi aku takut. aku masih butuh waktu" kata ku cemas


"ya udah besok aja hari sabtu" kata nadia


"iya lihat aja lah situasinya gimana" kata ku pasrah


"aku bingung apakah pilihanku akan membuat sakit hati orang karena aku menerima salah satu diantara keduanya tapi bagaimanapun aku harus menentukan pilihan betul kata fitri tadi. ya udah lah nanti pas pulang sekolah aku lihat dia chat apa enggak kalo memamng dia beneran suka bagaimanapun tingkah ku dan cara ku saat ini pasti dia akan memperjuangin aku" gumamku dalam hati


tak terasa kegiatan pada hari ini sudah berakhir dan melelahkan. aku dan siswa lainnya bisa pulang kerumah dan istirahat


"fam yuk pulang" ajak nadia


"yang lain gimana?" tanya ku


"biasa seperti kemarin dengan kesibukan yang sama" kata nadia


"ok ok kalo gitu hayuk" kata ku


"fam itu kan alvaro" kata nadia


"iya itu dia. haduh gimana ini" kata ku bungung


"udah tenang aja. ada aku disini" kata nadia menenangkan


"famela besok aja ya" kata alvaro sambil melajukan motornya dengan membonceng temannya, rasanya dia masih buru-buru

__ADS_1


aku bingung jawab apa hanya senyum kaku yang ku berikan


Pipiku rasanya memanas dan memerah seperti tomat ketika alvaro mengatakan hal itu.


"ehemm besok yang akan menentukan pilihannya semoga terbaik ya" kata nadia


"hemm doakan saja ya" kata ku dengan muka yang masih merah


Setelah sampai di rumah aku membuka aku sosmed ku dan aku sudah disuguhi chat yang dikirim oleh alvaro


"hai" katanya


"maaf ya tadi gak jadi. tadi pagi kamu aku tunggu gak dateng-dateng terus pas habis apel kamu juga gak kelihatan" katanya menjelaskan


"juga. iya gak papa" jawabku


"kamu tadi kesiangan ya?" tanya nya


"iya aku tadi kesiangan soalnya ada tugas yang lupa aku kerjain" kata ku berbohong


"oh ya udah kalo gitu, yang penting kamu gak terlambat kan?" tanyanya


"alhamdulillah enggk" jawab ku


"kamu sudah makan belum?" tanyanya


"iya sudah. ini baru banget habis makan" jawabku


"emm iya. besok beneran ya? aku tunggu kamu di depan gerbang sekolah" terangnya


"insyaallah" jawabku


"haduhh gimana ini kalo pagi-pagi berarti aku sendirian. aku gak sanggup kalo sendirian. apa aku datengnya agak siang aja ya? gak mungkin kalo aku bareng nadia dia datengnya siang banget aku takut telat" gumam ku frustasi


Mentari pun menyapa dengan senyumnya yang hangat, menerobos sinar di cela-cela gonden yang menutupi jendela


"emmm sebentar lagi. 5 menit lagi ya" kata ku sembari mata tang masih setia tertutup


"ini sudah jam 6.10 famela" teriak ibu ku karena aku susah buat dibangunkan


"ha?? jam 6.10" kata ku kaget


"makanya cepetan siap-siap nanti terlambat" kata ibu ku


"mau pura-pura dateng kesiangan ini malah kesiangan beneran" gerutku dalam hati


Setelah sampai di sekolah untung pintu gerbangnya belum di tutup karena 5 menit lagi baru akan ditutup. akhirnya aku langsung berlari menuju ke kelas


"eh fam kok baru dateng sih?" tanya hikma


"iya nih aku kesiangan bangun" jawabku


"oh iya aku tadi lihat alvato pagi-pagi sendirian di depan gerbang gak tau tuh anak nunghuin siapa" kata hikma


"haduh pasti itu dia nungguin aku. eh sebentar kata hikma tadi alvaro sendirian wahh coba kalo aku temuin kan kami ngobrolnya berdua aku kira dia ngajak temennya untuk nungguin aku di depan gerbang" gerutku dalam hati kesal


"emmm gak tau juga ya. ya udah ayo masuk" kata ku mengalihkan pembicaraan


"eh fam jangan bilang kalo kamu menghindar dari alvaro ya pagi ini tadi" kata nadia dengan berbisik


"enggak kok. beneran aku memang kesiangan tanyakan aja sama ibu ku kali gak percaya. lagian aku sudah memiliki jawaban untuk pilihan tersebut" jelasku pada nadia


"hemm kirain kamu mau menghindar lagi" kata nadia


"hehe ya enggak lah" jawab ku

__ADS_1


teettt teettt


"ayo guys kita ke kantin udah laper nih" ajak hikma


"ayo ayoo rasanya energi ku yerkuras habis pelajaran fisika" kata septi


"ih lebay banget kamu sep" kata mela


"tapi emang menguras energi loh" kata putri


"kalian ini dasar perut karet" sambhng fitri


"ya udah jangan debat terus ayo langsung cus jalan" kata nadia


"ayo" tambah ku


Kami pun langsung pergi menuju ke kantin. Aku dan nadia berjalan di belakang sahabat ku yang lain yang sudah sangat lapar pasalnya habis pelajaran fisika katanya sangat menguras energi hehehe


"ehh fam itu bukannya alvaro ya?" tanya nadia sambil menunjuk arah anak cowok yang keluar dari kantin


"emm yang mana?" tanya ku yang kebingumgan pasalnya kantin ramai pengjnjung saat jam istirahat


"itu loh yang baru keluar daei kantin" jawab nadia


"ehh fam kayaknya orangnya mau lewat sini deh" sambung nadia


"waduhh kita gimana? balik aja apa kita sembunyi?" tanyaku bingung


"hedehh ya kita jalan biasa aja lah ngapai juga kita balik lagi ke kelas atau sembunyi emang kita buronan? oh iya akh baru inget kamu kan buronan cintanya dia" cicit nadia


"ehh kok gitu sih hemm ya udah kalo gitu pura-pura gak lihat aja" kata ku


"biarin kalo kamu gitu nanti aku panggil aja alvaronya" goda nadia


"ehhh ya jangan dong. iya iya aku bakalan jalan biasa aja tanpa nunduk" jawabku pasrah


"good" kata nadia


"haduh gimana nih alvaro semakin dekat jantung aku kok dag dig dug kenceng banget ya" gumam ku dalam hati


"famela" sapa alvaro sambil tersenyum ke arah ku


"sumpah ini senyumnya manis banget bikin aku meleleh dan salting aja" gumam ku dalam hati


"hmm" jawab ku sambil membalas senyumnya tadi


"cieee yang barusan disapa dan dikasih senyuman termanis" goda nadia


"iihh apaan sih kamu ini nad" elak ku


"tuh merah pipi mu kayak tomat hehe" goda nadia


"udah ah nad jangan bahas itu lagi" kata ku


"siap kan mental untuk nanti pulang sekolah ya fam. untuk ngasih kepastian biar dia ngerasa gak digantungin gitu kan gak enak kalo di gantungin kayak jemuran aja" cicit nadia


"iya iya tenang aja. hari ini aku pasti nentuin pilihanku. tapi kamu jangan jauh jauh dari aku ya nad soalnya aku takut kalo dia macem-macem" kata ku


"iya iya tenang aja aku gak bakal ninggalin sahabat ku dari orok ini" kata nadia menenangkan ku


Mau tau kelanjutan ceritanya? Apakah saat pulang sekolah ini famela dan alvaro akan jadin atau tidak?


Tunggu di episode selanjutnya ya


Maaf ya guys baru sempet upload lagi maklum lagi sibuk UAS hehe

__ADS_1


Jangan lupa like dan beri komentar supaya tau letak kesalahannya dimana. Terima Kasih


__ADS_2