
Nah lanjut lagi ini guys
Maaf ya readers saya baru selesai UAS dan telat uploadnya
Jadi jangan lupa like dan komen jika ada kata-kata yang salah maupun kurang menarik 😊
Apel pun selesai dan kami akan menjalankan tugas kami yaitu jum'at bersih. para siswa pun kembali ke kelas masing-masing
"famela mana ya di? kok aku gak lihat" kata ku sebal
"paling dia ngumpet" kata aldi sambil ketawa cengengesan
"kalo doain itu yang baik. awas aja kalo aku udah jadian sama famela. siap-siap jones sendiri kamu" kata ku kesal dan sekalian mengejek aldi
"ehh kok gitu sih. aku kan sudah bantu kamu. giliran kamu bantu aku balik biar aku bisa sama fitri" kata aldi
"oh jadi minta imbalan ini ceritanya" kata ku
"hehehe ya begitulah" kata aldi cengengesan
"padahal aku mau nembak famela habis apel ini. malah orangnya gak ada lagi. masak segitu takutnya dia sama aku" kata ku
"ya udah tenang aja. nanti kan pulang sekolah bisa. mungkin dia malu kalo banyak yang lihat. kemungkinan dia mau nolak kamu kecil takut kamu malu" ejek aldi
"eh kamu doa in aku biar gak diterima sama famela ya" emosi ku
"hedehh enggak gitu aku cuma bercanda biar gak tegang tegang amat. aku tau kamu gak sabar lagi supaya bisa pacaran sama famela" kata aldi
"hem ya udah kita ke kelas aja. udah gak mood masak cuma lihat sahabat nya aja" kata ku kecewa
"ya udah ayo" ajak aldi
"aku kurang tau apa yang aku rasakan saat melihat famela. dia beda dari cewek yang lain. aku bukan merebut gebetan sahabat ku tapi yang namanya soal hati gak bisa di paksa. Tapii apa aku segitu buruknya ya sampe famela menghindar terus padahal dia yang pengen aku ngungkapin perasaan ku secara langsung. sebenernya famela itu suka sama aku apa enggak sih, kok aku di gantungin sama cewek sih" gumam ku
"alvaro" panggil aldi
"alvaro putra wijaya" panggil aldi lagi
"eh iya kenapa?" jawabku saat aldi membuyarkan lamunan ku
"kamu itu sebenernya mikirin apa sih? kok sampe segitunya. famela ya?" selidik aldi
"hmm" jawabku
"udalah gak usah dipikirin di jalanin aja. nanti pas pulang apa besok kan masih bisa. lagian gak usag takut kalo di tolak. famela gitu mungkin dia lagi nguji kamu. kamu tahan ala enggak nunggu dia sampe dia siap untuk lihat kamu beneran ngungkapin rasanya sama dia" nasehat aldi
"emm mungkin yang di bilang aldi ada benernya juga ya. famela gitu cuma mau nguji aku. lagian mana mungkin dia nolak dia aja ngasih harapan kecuali kalo aku gagal dalam ujian yang dia mainin saat ini. tenang famela aku akan berusaha untuk lulus dalam ujian ini dan akan aku buktikan kalau aku memang suka dan sayang sama kamu" gumam ku dalam hati
"eh ni anak apa kesambet ya. habis dikasih nasehat malah tambah bengong" kata aldi
"kata siapa aku bengong, ya udah ayo ke kantin aku yang traktir" kata ku bersemangat
"tumben. emang ada apa kok kamu pakek acara traktrir segala?" tanya aldi bingung
"udah ikut aja. mau gak? kalo gak mau ya udah gak usah ikut" kata ku
__ADS_1
"eh iya aku ikut. masak rezeki di tolak" kata aldi gembira
tak terasa kegiatan pada hari ini sudah berakhir dan melelahkan. aku dan siswa lainnya bisa pulang kerumah dan istirahat
"yo alvaro kita pulang" aja aldi
"ya udah ayo" kata ku
"angga sama anggi gak bareng kita tadi aku ketemu anggi di kantin. soalnya mereka mau ke rumah saudaranya" kata aldi menjelaskan
"oumm ya udah" kata ku malas
"eh alvaro itu kayaknya si famela deh sama temenya" kata aldi sambil menunjuk ke arah cewek yang dia maksud
"oh iya betul itu famela" kata ku dengan senyum yang sulit diartikan
"famela besok aja ya" kata ku sambil melajukan motornya dengan membonceng aldi, rasanya dia bingung dan gugul saat aku mengatakan hal itu. dia hanya senyum kaku yang dapat aku lihat dari spion
"semoga besok adalah hari yang baik yang bisa membuat aku dan kamu menjadi kita fam" gumam ku dalam hati penuh harap
Setelah sampai di rumah aku membuka aku sosmed ku dan aku menyuguhi chat yang ku kirim ke famela
"hai" kata ku
"maaf ya tadi gak jadi. tadi pagi kamu aku tunggu gak dateng-dateng terus pas habis apel kamu juga gak kelihatan" kata ku menjelaskan
"juga. iya gak papa" jawabnya
"kamu tadi kesiangan ya?" tanya ku
"oh ya udah kalo gitu, yang penting kamu gak terlambat kan?" tanya ku
"alhamdulillah enggak" jawabnya
"kamu sudah makan belum?" tanya ku
"iya sudah. ini baru banget habis makan" jawabnya
"emm iya. besok beneran ya? aku tunggu kamu di depan gerbang sekolah" terang ku
"insyaallah" jawab nya
"besok pagi aku tetep nungguin kamu di depan gerbang mau alasan kamu kesiangan apa itu memang keaiangan beneran aku gak peduli. misal besok pagi aku gak bisa ngungkapin pas pulang sekolah aku relain ngungkapinnya dan aku besok sudah berniat gak bawak motor supaya pulangnya bisa jalan bareng sahabatku dan sahabatmu. semua rencana sudah aku susun famela kamu gak bisa nolak lagi. aku sudah berusaha supaya kamu bisa nerima aku" gumam ku dalam hati
Mentari pun menyapa dengan senyumnya yang hangat, menerobos sinar di cela-cela gonden yang menutupi jendela
"ma aku pergi dulu ya" pamitku pada mama
"iya alvaro hati-hati. sudah sarapan kan?" tanya mama lenuh perhatian
" iya sudah ma. oh iya aku gak bawa motor hari ini ma ya" kata ku
"lah kenapa?" tanya mama bingung
"gak papa ma" kata ku sambil mencium punggung tangan mama
__ADS_1
Setelah sampai di sekolah aku menunggu kedatangan famela di depan gerbang sendirian
"eh itu kan sahabatnya famela. tapi famelanya kok gak ada ya. apa mungkin famela sudah datang masak sepagi ini hem mungkin famela kesiangan beneran hari ini" firasat ku
"alvari ayo masuk ke kelas sebentar lagi jam pelajaran akan dimulai" ajak aldi yang barh datang
"hm" kata ku sambil berjalan
"kamu nungguin famela lagi? gimana famelanya ada?" tanya aldi
"iya. kamu pasti bisa lihat dari muka aku kali famela dateng gimana kalo gak gimana" kata ku malas
"hem iya aku tau. ya udah nanti pas pulang sekolah aja. aku sudah bilang sama fitri. beres lah pokoknya" kata aldi yang sudha menjalankan rencana kami
"ok makasih ya aldi" kata ku
"iya sama-sana bro" kata aldi
teettt teettt
"ayo guys kita ke kantin udah laper nih" ajak habil
"ayo ayoo rasanya energi ku terkuras habis pelajaran matematika" kata arief
"ih lebay banget kamu rief" kata aldi
"tapi emang menguras energi loh" kata habil
"kalian ini dasar perut karet" sambung apri
"ya udah jangan debat terus ayo langsung jalan" kata aldi
"ayo" tambah ku
Kami pun langsung pergi menuju ke kantin.
"guys aku ke kelas duluan ya. aku lupa tadi kalo aku dipanggil sama bu devi" kata ku pada sahabat ku
"oh ya udah kalo gitu sana temuin dulu" sambung apri
Saat aku keluar dari kantin aku tidak sengaja melihat famela yang akan kekantin bersama sahabatnya.
"kayaknya dia sungkan deh kalo ketemu aku. tapi ya udah lah biarin aja, mungkin dia emang malu kalo langsung ketemu, melihat kami kan baru kenal juga" gumam ku dalam hati
"famela" sapa ku sambil tersenyum manis ke arah famela
"hmm" jawab nya sambil membalas senyum ku tadi
"jawaban yang gugup terlihat dari caranya yang salting ketika menjawabnya dan senyumannya itu yang membuat aku ingin menghentikan waktu itu barang 1 menit. tunggu aku nanti pulang sekolah fam aku bakalan ngungkapin semua isi hati aku dan aku harap kamu mau menerima ku" gumam ku dalam hati sambil tersenyum-senyum sendiri
Mau tau kelanjutan ceritanya? Apakah saat pulang sekolah ini famela dan alvaro akan jadin atau tidak?
Tunggu di episode selanjutnya ya
Maaf ya guys baru sempet upload lagi maklum lagi sibuk UAS hehe
__ADS_1
Jangan lupa like dan beri komentar supaya tau letak kesalahannya dimana. Terima Kasih