Cinta Masa Puber

Cinta Masa Puber
Cemburu


__ADS_3

Keesokan harinya


"Hai sayang, aku di depan rumahmu nih"


Aku yang baru bangun tidur pun melihat handphone mendapati pesan seperti itu. "sepagi ini ya ampun" gumam ku


"Famela di depan ada temanmu loh ayo cepetan bangun" teriak ibu ku


"ya sebentar bu, Famela sudah bangun" jawabku


"mandi dulu sana" perintah ibu ku


"Ya udah ibu suruh dia masuk ya" kata ibu


"ya Bu" kata ku


Setelah mandi aku duduk di samping sofa yang Alvaro duduki


"yang sayang kamu masih marah ya?" tanya alvaro


aku pun hanya diam tak menjawab kata-kata darinya


"Sayang" agak setengah berteriak


"eh jangan gitu dong nanti kedengeran Ibu gimana sih kamu ini" kata ku menahan kesal


"ini kamunya sih dipanggil nggak nyahut. kamu masih marah ya sama aku? maaf lah kalau gitu itu" kata alvaro menjelaskan


"aku berangkat sama Aldi ya kan Di? kita nggak ada ceweknya cuma rombongan teman cowok dekat rumah" jelas alvaro lagi


"mau ada cewek apa cowoknya gak masalah. aku gak pernah ngelarang kamu buat pergi kemana-mana dan sama siapa pun. tapi kamu udah nggak jujur sama aku" kata ku kesal


"kamu tahu nggak? kamu kayak gitu tuh nambah buat aku khawatir kamu minta doa terus gak jelas doa buat apa dan kamu mau kemana gitu kan gak jelas. aku jadi nething. aku kira kamu sakit" kata ku kesal


"maaf aku janji gak bakal ngulangin ini lagi" kata alvaro menyesal


" eemmm kalau gitu sebagai gantinya minggu depan kita sama nadia double date ya" pinta alvaro


"kok sama nadia sih? tanya ku


"Ya iya lah kemarin kan Dia ngajak aku tapi kan akunya nggak bisa katanya kalau aku mau berarti kamu mau juga. kamu mau kan?" kata alvaro menjelaskan


"waduhh nadia gak mikir-mikir kalo ngomong kan aku juga yang kena" gumam ku dalam hati


"yang hei" alvaro memanggil


"eh kenapa?" tanya ku bingung


"kamu itu kenapa dari tadi aku ajak ngomong malah bengong. kamu mau kan?" kata alvaro


" emmm gimana ya?" kata ku bingung


"udah pokoknya, minggu depan ya?" kata alvaro memaksa


"oh iya mau keluar gak hari ini?" tanya alvaro


"males" kata ku singkat


"ihh gak seru kamu fam" kata aldi


"ya gimana di aku mager kalo hari libur gini" kata ku. aku emang paling males mandi dan keluar rumah kalo lagi hari libur kaya gini hehe


"oh ya udah kalo gitu, aku pulang dulu ya mau istirahat besok kan sudah harus sekolah" kata alvaro


"iya" jawab ku


"pulang dulu ya sayang kamu jangan lupa sholat makan dan istirahat" pamit alvaro dan berpesan


"iya" kata ku


"pulang duluan ya fam" pamit aldi


"iya di" kata ku sambil mengantarkan mereka ke depan rumah


"hati-hati" kata ku dan di balas senyuman yang paling manis dari alvaro


Keesokan harinya


Setelah upacara selesai semua siswa dan siswi berhamburan menuju kantin untuk sekedar membeli minum maupum membeli makanan ya maklum lah kadang terburu-buru takut telat kalo harus makan di rumah hehe


Sama halnya aku dan sahabatku kami ke kantin karena haus sehabis upacara


"Duhhh haus banget nihh" kata mela


"iya nih tenggorokan ku rasanya kering bqnget nih" kata septi


"ya iya lah orang kalian teriak-teriak bukannya nyanyi" kata fitri


"iya betul itu fit sakit telingaku dengerin mereka tadi" kata putri


"udah yuk beli minum" ajak hikma

__ADS_1


"yang penting jangan beli minuman dingin ya kalo lagi kaya gini nanti sakit radang" saran ku


"iya betul kata famela" kata nadia membenarkan


"eh guys masuk yuk" ajak hikma


"oh iya ada pelajarannya bu senti" kata ku


"sebentar lagi lah" kata mela


"jangan gitu lah. kalo telat nanti kita disuruh jawab soal di papa tulis loh" kata fitri


"kan ada famela nanti biar famela yg jawabnya" kata septi santai


"huftt beginilah kalo punya teman males belajar" gumam ku dalam hati


"masalahnya kalo disuruh jawab satu-satu gimana?" kata nadia


"iya juga ya" kata septi


"kan famela bisa kode-kode sama kita" jawab enteng mela


"enak kalo bisa. kalo famela disuruh keluar kelas ke kantor guru misalnya" kata fitri


" iya juga ya" kata septi


"udah ayo masuk keburu telat ini" kata ku mengajak mereka masuk ke kelas


"iya nih keburu bu senti masuk" kata hikma


Dikelas


"untung bu senti belum masuk" kata septi


"iya untung aja" kata fitri


"tapi kok telat ya ibunya tumben banget" kata mela


"bukan tumbem" kata ketua kelas kami yg baru memasuki kelas


"hari ini akan diadakan ulangan harian dadakan untuk itu kita disuruh belajar terlebih dahulu dan spesialnya ulangannya satu-satu menghadap bu senti" kata agung si ketua kelas


"what?" kompak kami satu kelas


"gila bener tu" kata temen satu kelas ku


"iya nih kira-kira berapa soal ya?" tanya teman satu kelas ku yg lainnya


"huuuhhhh" sorak kami satu kelas


"udah buruan belajar nanyi keburu dateng bu sentinya" kata agung menenangkan kamj satu kelas


Setelah ulangan tibalah bel istirahat


"akhirnya bisa menghirup udara segar juga" kata mela


"iya nih. tertekan banget aku didalam kelas tadi" kata septi


"eh fam gimana kamu tadi? pasti enak jawabnya" kata nadia


"enak apanya. soalnya yg bagian ku beda sama kalian" kata ku


"iya lah. kalo kamu dikasih soal yg seperti punya kami kamu cepet yang jawabnya" kata hikma


"tapi kamu kelihatannya lancar tadi jawabnya" kata fitri


"iya lancar tapi aku belum pd sama jawabanku tadi" kata ku


"yang penting udah dijawablah" sambung ku


"iya betul sekali itu daripada gak jawab sama sekali" kata nadia


"eh guys ke kantin yuk" ajak fitri


"iya nih perut ku udah gak bisa dikontrol nih" kata putri


"yee kalo kamu mah perut karet cepet laper banyak makan" kata septi


"iya tapi badan tetep kayak lidi" kata mela gelak gawa kami pun menggelegar


"uda yuk keburu habis" kata putri


"iya juga yuk" ajak nadia


"aku duduk depan kelas aja" kata ku


"aku juga mah sama famela" kata hikma


"oh ya udah kalo gitu mau nitip apa mau nyusul nanti" tawar fitri


"kalo aku gak dua-duanya" kata ku

__ADS_1


"kalo aku titip snack aja ya buat nanti nyemil di kelas" kata hikma


"ok" kata nadia


Setelah nadia, fitri, septi, putri dan mela pergi ke kantin tinggal lah aku dan hikma di depan kelas


"fam coba kamu jawabin soal yg aku kerjakan tadi aku pengen tau jawabannya bener apa engga" pinta hikma


"ok ok mana soal nya sini aku jawab kalo aku bisa tapi ya" kata ku


"iya ini dia soal ya" kata hikma


"oh ini soalnya" kata ku sambil menjawab soal dan hikma memperhatikanku menjawab.


Tiba-tiba ada orang datang


"emm kamu famela kan?" tanya seorang cewek yang berdiri bersama kedua orang temannya


aku pun mendongak ke atas melihat siapa yang sedang berbicara


"iya. kenapa ya?" tanya ku


"ohh gak papa. kamu pacarnya alvaro kan?" tanya cewek itu lagi


"i-iya. emang kenapa ya?" tanya ku lagi


"gak papa. makasih ya" kata cewek itu


"ehh iya iya" kata ku. aku bingung kok orang itu bilang makasih


"kamu kenal sia cewek itu?" tanya hikma


"ya enggak tau lah. emang kamu tau?" tanya ku


"enggak lah. tapi kok dia nanyain kamu pacar alvaro apa bukan?" kata hikma


"ya mana ku tau" jawabku singkat


"apa jangan-jangan dia mantannya alvaro ya?" kata hikma menerka-nerka


"ehh yyang dikatain hikma ada benernya juga ya. apa mungkin itu mantan pacarnya alvaro ya" gumam ku dalam hati


"gak tau ah" kata ku pada hikma


"ya udah nanti tanya aja sama alvaro pas pulang sekolah" saran hikma


"iya" kata ku


Pulang sekolah


"alvaro" panggil ku


"iya ada apa yang?" tanya alvaro


"aku boleh nanya gak?" tanya ku


"iya boleh lah. emang kamu mau nanya tentang apa?" tanya alvaro


"emm tapi kamh jawabnya yang jujur ya?" kata ku


"iya sayang ku cepetan mau nanya tentang apa?" kata alvaro


"emmm kamu ada mantan gak di sekolah ini?" tanya ku dengan ragu


alvaro pun tertawa mendengar pertanyaan ku


"kok malah ketawa sih?" tanya ku dengan kesal


"kamu mah cuma mau nanya tentang itu aja kudu nanya boleh apa engga. emang kenapa? apa ada yang bilang dia mantan aku?" kata alvaro


"enggak sih" kata ku


"terus kenapa kamu nanya kayak gitu? kamu cemburu ya?" kata alvaro dan godannya


"ehh enggak gitu. tadi tu ada orang yang dateng ke aku. terus orangnya itu nanya "emm kamu famela kan?" terus aku jawab iya kenapa gitu kan terus orangnya nanya lagi "ohh gak papa. kamu pacarnya alvaro kan?" terus aku jawab iya tapi pas aku tanya kenapa orangnya jawab gak papa terus malah ngucapin makasih" crocos ku


"oalah itu. ya udah nanti aku cari tau ya siapa orangnya. kamu gak usah cemberut gitu dong" kata alvaro


"siapa yang cemberut aku kan cuma nanya soalnya aku tu penasaran" kata ku


"penasaran apa cemburu? goda alvaro


"tau ah" kata ku kesal


"ehh kok malah ngambek sihh. jangan ngambek dong sayangg" bujuk alvaro


"tau ah gak jelas" kata ku


Maaf ya teman-teman aku baru sempet update lagi ceritanya. Maaf juga kalo ceritanya kurang bagus dan banyak kata yang typo.


Jangan lupa vote dan like ya ceritanya dan jangan segan-segan unruk memberi komentar baik kritik maupun saran ya.

__ADS_1


Terimakasih 😊


__ADS_2