Cinta Masa Puber

Cinta Masa Puber
Hari Raya (1)


__ADS_3

Di sekolah,


Para siswa disibukkan dengan kegiatan bersih-bersih lingkungan dikarnakan akan ada hari libur. Sebelum kelas bersih, para siswa belum diizinkan untuk pulang. Para siswa yang diberi ancaman seperti itu dengan semangat empat lima mereka membersihkan lingkungan kelas mereka masing-masing dengan giat supaya cepat selesai dan mereka bisa pulang dengan bebas. Libur sekolah memang tidak lama karena ini hanya hari raya idul adha atau hari raya kurban. Libur hanya 2 hari itu pun karena ada hari minggu. Tapi tidak apalah yang pentimng libur bagi siswa SMP ini.


Di kelas Famela


Semua anggota kelas sedang sibuk berbagi tugas membersihkan kelas tak terkecuali. Mereka saling bahu membahu untuk membersihkan kelas dan menjagannya agar tetap bersih dan tentunya agar mereka cepat pulang.


Famela, Nadia dan Fitri kebagian tugas untuk membersihkan jendela


“Fam besok kita lihat penyembelihan di masjid kan?” tanya Nadia


“Iya dong, habisnya kita keliling dari ruumah fitri, kamu terus aku gimana? Kita habisi makanan hehe” kata Famale


“Iya siipp aku setuju sekali kalo itu” kata Nadia


“Gimana fit kamu setuju gak?” tanya Famela


“Aku mah kalo soal makan setujuh aja haha” kata Fitri kami pun tertawa bersama


“ok berarti besok habis sholat Ied kita kumpul di rumah Famela aja ya sebelum ke masjid” kata Nadia


“ok siipp” jawab Famela dan Fitri serentak


1 jam kemudia


Setelah semua kelas bersih para siswa pun akhirnya diizinkan untuk pulang ke rumah masing-masing.


“Fam kita mampir ke took kue dulu ya akum au beli bahan untuk es cream” kata Nadia


“Iya Nad sekalian akum au beli bahan untuk brownis” kata Famela


“Wah cocok banget ya besok kita kumpulin makanan buatan kita, supaya kita bisa nikmatin bersama” kata Nadia


“Tentu apa lagi makannya bersama-sama, coba kalo makan sendiri palingan lihatnya aja udah kenyang sendiri” kata Famela


“Oh iya kamu mau ketoko baju gak?” tanya Nadia


“enggak aku malah pengen mampir ke toko sandal mau beli sandal aja” kata Famela sembari menunggu angkot yang akan mereka naiki


“hem ok deh nanti aku juga mau lihat-lihat dulu kalo ada yang cocok akum au beli juga” kata Nadia


Setelah mereka mendapat angkot yang akan mereka naiki mereka langsung menaikinya.


Setelah seharian keliling berbelaja bersama Nadia akhirnya Famela bisa beristirahat dengan tenang diatas kasurnya


“akhirnya bisa rebahan juga, padahal hanya keliling beberapa toko aja tapu capeknya minta ampun. Oh iya aku lupa ngasih kabar Alvaro dari tadi sibuk sama Nadia sampai lupa dengan Alvaro” gumam Famela sembari mencari hp nya dan akan mengirim pesan ke Alvaro


“waduhh gawat nih sudah ada 5 misscall dan 20 pesan” panik Famela saat mengecek hp nya ternyata sebanyak itu pesan dari Alvaro


“Ayyy maaf baru ngasih kabar, aku baru pulang belanja bareng Nadia soalnya tadi pulang sekolah langsung belanja dan gak pulang ke rumah dulu buat ambil hp dan ngasih kabar ke kamu, maaf ya ayy” pesan dari Famela


1 menit


3 menit


5 menit


“waduhh kok belum dibalas-balas ya, kalo Alvaro marah sama aku gimana ya” cemas Famela


5 menit kemudian

__ADS_1


“iya ayy gak papa tapi jangan ulangi lagi ya, aku khawatir dari tadi aku telpon terus aku kirim pesan tapi gak ada balasan apa-apa dari kamu” Alvaro


“iya ayy gak bakal gitu lagi” Famela


“ya udah istirahat gih, besok kan hari raya pasti nanti mau bantu ibu buat masak” Alvaro


“iya aku istirahat dulu ya” Famela


“Iya ayy” Alvaro


“untung Alvaro gak marah sama aku” kata Famela sembari tersenyum dan memejamkan mata untuk tidur sebentar karena sebentar lagi akan masuk waktu ashar


Malam harinya


Setelah selesai membantu ibunya menyetrika pakaian tiba-tiba Famela demam dan akhirnya Famela istirahat lebih awal.


Ketika jam 10 malam Famela terbangun dan melihat hp ternyata ada pesan dari Alvaro


“Maaf ayy baru bisa bales pesan kamu, aku tadi habis bantu ibu setrika terus badan aku gak enak jadi aku langsung istirahat” Famela


“pasti kamu kecapekan ya ayy, makanya jangan terlalu kecapekan dan jangan telat makan, ini sudah minum obat belum?” Alvaro


“iya ayy, sudah ayy" Famela


“istirahat sana biar besok bisa keliling. Oh iya besok aku main ke rumah gak papa kan?” Alvaro


“iya ayy ini mau istirahat kamu juga ya jangan tidur larut malam. Iya gak papa ayy, sama siapa aja ayy?” Famela


“iya ayy. Paling sama Aldi terus Habil. Good Night and sweet dreams ayy” Alvaro


“Good Night too ayy” Famela


Keesokan harinya


Setelah selesai sholat Ied seperti rencana kemarin yang telah Famela, Nadia dan Fitri rencanakan berkumpul di rumah Famela untuk berangkat ke masjid lagi melihat hewan kurban yang akan disembelih.


“ayo sudah pada makan semua kan” tanya Fitri


“sudah lah, ayooo” semangat Nadia


“Ok siipp” kata Fitri


“sebentar aku pamit sama ibu ku dulu” kata Famela


5 menit kemudian


“ayo guys” ajak Famela dan diberikan anggukan oleh kedua sahabatnya


Di masjid


“wah banyak banget ya herwan kurbannya” kata Fitri


“iya ada 10 ekor sapi dan 13 ekor kambing” kata Famela yang tau karena bapaknya panitia penyembelihan hewan kurban


“wahh banyak banget ya enak di buat sate” kata Nadia


“ihhh kamu ini makanan terus yang dipikirin padahal badan paling kurus” kata Fitri sambal tertawa cekikikan dan Famela pun ikut tertawa


“badan aku tu ideal” kata Nadia


“ideal dari mana?” tanya fitri

__ADS_1


“udah kalian ini malah berantem, nanti kalo sapinya ngamuk lari kea rah sini kalian gak tau” kata Famela menengahi dengan candaan


“hehehe iya juga ya kata Famela kalo kita di tabrak sapi gimana ya rasanya?” pikir Fitri yang sudah mulai menghayal


“ini malah bayangin yang enggak-enggak udah yuk lihat itu hewannya habis ini kita pulang” kata Nadia


Setelah melihat beberapa hewan kurban disembelih kami pun beranjak untuk pulang ke rumah dan rumah yang paling awal kami tujuh yaitu rumah Fitri


“ayo guys masuk” ajak Fitri


“Assalamu’alaikum” ucap Famela dan Nadia serentak


“Waalaikumusalam, masuk Famela Nadia” kata Ibu Fitri dan Bapaknya


“Iya bu” jawab Famela


Ibunya Fitri sibuk menyiapkan sajian buat kami padahal kami bisa mengambilnya sendiri hehe maklum ini kan hari special buak seperti hari biasanya


“Ayo silahkan di cicipi makanannya” kata ibunya Fitri


“Iya bu” kata Nadia


“Terima kasih bu” kata Famela


“oh iya ibu sama bapak tinggal ya, mau ke masjid soalnya” kata ibunya


“iya bu” kata kami serentak


Setelah ibunya Fitri dan bapanya pergi katanya mau ke masjid kami akhirnya memulai obrolan


“ayo dimakan guys gak usah malu-malu” kata Fitri menggoda kami


“iya tenang aja pasti habis makannya” kata Nadia


"oh iya pacar kalian mana nih? Padahal ada pacar tapi lebaran sendirian aja nih” sindir Fitri


“Eh kayak yang ngomong aja enggak” kata Famela


“Punyaku sebentar lagi datang ya” kata Fitri


“wah enaknya, punyaku masih di luar kota di rumah ibunya” kata Nadia


“sabar ya Nad, punya mu Fam?” tanya Fitri


“punyaku gak tau nih mau main ke rumah ku jam berapa dia bilang semalem sih mau main ke rumah” kata Famela


Tin tin


“ehh itu dia pacarmu Fit” kata Nadia


“ya udah aku samperin dulu ya” kata Fitri dan dibalas anggukan olek Famela dan Nadia


Setelah itu jadilah Famela dan Nadia racun nyamuk di antara Fitri dan pacarnya. Sedih banget ya padahal punya pacar rasa gak punya


Sehabis dari rumah Fitri selanjutnya ke rumah siapa ya?


Tunggu kelanjutan ceritannya ya guys


Maaf sudah lama gak up ceritanya ya


Jangan lupa vote, like dan berikan kritik serta saran ya untuk cerita ini

__ADS_1


Terima kasih guyss🤗😄😄


__ADS_2